By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Lulusan SMK Jadi Penyumbang Terbesar Pengangguran? Cek Faktanya!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Lulusan SMK Jadi Penyumbang Terbesar Pengangguran? Cek Faktanya!

Terkini

Lulusan SMK Jadi Penyumbang Terbesar Pengangguran? Cek Faktanya!

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional pada Februari 2025 tercatat sebesar 4,76 persen. Angka ini menunjukkan penurunan tipis sebesar 0,06 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) terbaru. Penurunan ini menjadi sinyal positif bahwa pasar kerja Indonesia bergerak ke arah yang lebih baik, namun tantangan pengangguran masih membayangi sejumlah provinsi.

Contents
Pertumbuhan Pekerjaan Terbesar di Sektor PerdaganganJawa Barat: Tingkat Pengangguran Usia Muda Masih Mengkhawatirkan10 Provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka TertinggiTantangan Pasar Kerja dan SolusinyaPeluang dari Ekonomi Digital

BPS mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka di Papua menjadi yang tertinggi secara nasional, yakni 6,92 persen. Posisi kedua ditempati Kepulauan Riau dengan 6,89 persen, disusul Jawa Barat (6,74 persen), Banten (6,64 persen), dan Papua Barat Daya (6,61 persen). Fakta ini menunjukkan bahwa meskipun tren nasional membaik, ada disparitas yang cukup lebar antarprovinsi.

Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka juga masih menjadi tantangan besar di daerah dengan tingkat urbanisasi tinggi. BPS melaporkan jumlah angkatan kerja pada Februari 2025 mencapai 153,05 juta orang, naik 3,67 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pun meningkat 0,80 persen poin menjadi 69,52 persen. Dari total angkatan kerja tersebut, penduduk bekerja mencapai 145,77 juta orang, atau naik 3,59 juta dari tahun lalu.

Pertumbuhan Pekerjaan Terbesar di Sektor Perdagangan

Data BPS mengungkapkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi kendaraan bermotor, menjadi penyumbang pertumbuhan lapangan kerja terbesar. Tercatat ada tambahan 980 ribu pekerja di sektor ini. Sektor ini memang menjadi tulang punggung perekonomian di banyak daerah, terutama yang memiliki aktivitas komersial tinggi.

Rata-rata upah buruh pada Februari 2025 juga mengalami kenaikan, dari Rp3,04 juta pada Februari 2024 menjadi Rp3,09 juta atau naik 1,78 persen. Kenaikan ini memberi sinyal positif bagi daya beli masyarakat, meskipun inflasi dan biaya hidup tetap menjadi faktor yang harus diperhatikan.

Jawa Barat: Tingkat Pengangguran Usia Muda Masih Mengkhawatirkan

Di level provinsi, Jawa Barat menjadi salah satu daerah dengan TPT tertinggi, yakni 6,74 persen. Yang mengkhawatirkan, BPS Jawa Barat mencatat tingkat pengangguran usia muda masih sangat tinggi. Berdasarkan Sakernas, pengangguran laki-laki mencapai 26,67 persen, sedangkan perempuan sebesar 19,42 persen.

Dari sisi wilayah, pengangguran di perkotaan tercatat sebesar 24,02 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan di perdesaan yang sebesar 22,04 persen. Perbedaan ini menggambarkan bahwa persaingan kerja di kota masih sangat ketat, meskipun peluang kerja relatif lebih banyak.

Yang menjadi sorotan adalah fakta bahwa mayoritas penganggur usia muda di Jawa Barat adalah lulusan SMA dan SMK. Data 2024 menunjukkan 72,36 persen penganggur berasal dari jenjang ini, dengan SMK menjadi penyumbang terbesar, yakni 40,71 persen. Hal ini menandakan adanya kesenjangan antara keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri.


10 Provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka Tertinggi

Pengangguran

Berdasarkan data BPS, berikut daftar 10 provinsi dengan TPT tertinggi pada Februari 2025:

Baca Juga :

Naraya MAN 10 Jakarta Barat Sabet Medali Perak di Kejuaraan Taekwondo Internasional 2025
DBL Camp 2025: Tempat Para Calon Bintang Basket Indonesia Unjuk Gigi!
  1. Papua – 6,92 persen
  2. Kepulauan Riau – 6,89 persen
  3. Jawa Barat – 6,74 persen
  4. Banten – 6,64 persen
  5. Papua Barat Daya – 6,61 persen
  6. DKI Jakarta – 6,18 persen
  7. Sulawesi Utara – 6,03 persen
  8. Maluku – 5,95 persen
  9. Sumatera Barat – 5,69 persen
  10. Kalimantan Timur – 5,33 persen

Daftar ini menunjukkan bahwa tingkat pengangguran masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah padat penduduk dan daerah dengan perekonomian yang sedang bertransformasi.

Tantangan Pasar Kerja dan Solusinya

Meski ada penurunan TPT secara nasional, pemerintah dan pemangku kebijakan perlu fokus pada beberapa tantangan utama:

  1. Kesenjangan Lapangan Kerja Antarwilayah – Beberapa daerah memiliki peluang kerja yang lebih besar, sementara daerah lain kekurangan industri dan investasi.
  2. Mismatch Keterampilan – Banyak lulusan pendidikan menengah belum memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, terutama di sektor teknologi dan industri kreatif.
  3. Pengangguran Usia Muda – Angka pengangguran di kelompok usia muda masih sangat tinggi, yang dapat berdampak pada produktivitas jangka panjang.

Solusi yang bisa diambil antara lain memperluas pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri, mendorong investasi di daerah dengan TPT tinggi, serta memberikan insentif bagi sektor usaha untuk menyerap tenaga kerja muda.

Peluang dari Ekonomi Digital

Ekonomi digital dapat menjadi salah satu jawaban untuk mengurangi pengangguran, khususnya di kalangan anak muda. Peluang kerja di sektor ini mencakup e-commerce, teknologi finansial, hingga industri kreatif digital. Dengan modal keterampilan digital yang tepat, anak muda bisa memiliki peluang kerja yang lebih luas, bahkan lintas wilayah.

Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi kabar baik, tetapi belum cukup untuk menutupi kesenjangan yang ada di beberapa daerah. Papua, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat masih menjadi daerah dengan tantangan pengangguran terbesar. Untuk mengatasinya, dibutuhkan kebijakan yang lebih spesifik, mulai dari peningkatan keterampilan tenaga kerja hingga pemerataan investasi.

Masa depan pasar kerja Indonesia akan sangat bergantung pada bagaimana pemerintah, industri, dan dunia pendidikan bekerja sama dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi global.

You Might Also Like

Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
TAGGED:Pengangguransmk
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jagoan Pencak Silat dari MTsN Tebing Tinggi! Emas & Perak dari Kejuaraan Dunia Bikin Indonesia Bangga Jagoan Pencak Silat dari MTsN Tebing Tinggi! Emas & Perak dari Kejuaraan Dunia Bikin Indonesia Bangga
Next Article Anti-Klimaks! ‘Superstar Knockout Vol.3’, El Rumi Tumbangkan Jefri Nichol Lewat TKO Cepat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index