By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Kapten timnas Inggris, Harry Kane hanya mampu membawa timnya bermain imbang tanpa gol melawan Ghana di laga kedua Grup L di Boston Stadium, Foxborough, AS, Selasa (23/6/2026). Hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai kapasitas Three Lions saat menghadapi tim yang memilih bertahan total. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

BOSTON — Kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia pada laga pembuka ternyata belum menjadi jaminan bahwa Inggris sudah menemukan performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. Bermain di Boston Stadium, Foxborough, AS, Selasa (23/6/2026), tim asuhan Thomas Tuchel kembali menunjukkan kelemahan lama: kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain sangat rapat.

Hasil imbang tanpa gol melawan Ghana membuat posisi Inggris di Grup L belum sepenuhnya aman sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai kapasitas Three Lions saat menghadapi tim yang memilih bertahan total.

Ironisnya, sebelum pertandingan, Harry Kane sempat mengingatkan rekan-rekannya soal tren negatif Inggris pada laga kedua turnamen besar. Dalam tiga ajang sebelumnya, Inggris selalu kehilangan momentum setelah laga perdana. Pesan Kane sederhana: kali ini harus lebih baik.

Namun kenyataannya berbeda. Sepanjang pertandingan, Inggris mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih menghadapi Ghana yang tampil sangat disiplin dalam formasi 4-5-1 racikan pelatih baru Carlos Queiroz. Tim berjuluk Black Stars itu nyaris tidak tertarik menyerang dan lebih fokus menutup setiap ruang yang bisa dimanfaatkan Inggris.

“Sebenarnya, dari kacamata kami, penampilan tim baik-baik saja,” kilah asisten pelatih Inggris, Anthony Barry, kepada ITV saat jeda pertandingan. Ia juga mengakui Ghana bertahan jauh lebih dalam daripada yang diperkirakan kubu Inggris.

Meski mendominasi, Inggris nyaris tidak memberikan ancaman berarti kepada kiper Ghana, Benjamin Asare. Statistik menunjukkan enam tembakan pada babak pertama tanpa satu pun mengarah tepat sasaran.

Masuknya Bukayo Saka, Morgan Rogers, dan Eberechi Eze di babak kedua memang meningkatkan intensitas serangan. Saka sempat memaksa Asare melakukan penyelamatan penting, sementara sundulan Nico O’Reilly membentur mistar gawang setelah menerima umpan silang Reece James.

Peluang terbaik datang ketika bola muntah jatuh ke kaki Kane. Namun kapten Inggris itu justru melepaskan tembakan tinggi di atas mistar dalam situasi yang seharusnya berbuah gol.

Di sisi lain, Ghana bahkan hampir mencuri kemenangan. Pada menit ke-79, Prince Kwabena Adu lolos ke kotak penalti dan terlibat kontak dengan Ezri Konsa. Protes keras Ghana meminta penalti tidak digubris wasit.

Baca Juga :

Anak Perusahaan Telkom, Mitratel Mencatat Pertumbuhan CAGR Dua Digit
Biodata dan Profil Tisya Amallya Putri, Lengkap dengan Umur dan Tinggi Badan

Hasil ini menjadi pengingat bahwa proyek Tuchel masih jauh dari sempurna. Saat lawan memberi ruang seperti Kroasia, Inggris terlihat tajam. Namun ketika berhadapan dengan blok pertahanan rendah dan terorganisasi seperti Ghana, kreativitas serta variasi serangan mereka masih belum cukup untuk memecahkan kebuntuan.

Piala Dunia 2026 baru dimulai, tetapi Ghana telah menunjukkan celah yang harus segera diperbaiki oleh Three Lions jika ingin melangkah jauh.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:GhanaHarry Kaneinggrispiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Next Article Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index