By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: MAN 2 Makassar Juara IAMO, Dua Siswa Madrasah Harumkan Nama Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » MAN 2 Makassar Juara IAMO, Dua Siswa Madrasah Harumkan Nama Indonesia

Event

MAN 2 Makassar Juara IAMO, Dua Siswa Madrasah Harumkan Nama Indonesia

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – MAN 2 Makassar juara IAMO menjadi kabar menggembirakan yang patut diapresiasi. Dua siswa madrasah tersebut, yakni Akhmad Fakhri Yusdar (XI KBC) dan Muhammad Alif Alfachry Hadi Putra (XI KBC), sukses meraih juara pada ajang International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) 2025 yang digelar di Bandung, Indonesia. Prestasi ini bukan hanya membawa kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga mengharumkan nama Makassar dan Indonesia di kancah internasional.

Contents
Perjuangan Menuju Prestasi InternasionalApresiasi dari Pihak MadrasahIAMO: Ajang Bergengsi di Bidang MatematikaInspirasi bagi Generasi Muda

Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS), sebuah institusi yang fokus pada pengembangan sains di Indonesia. Tidak hanya diikuti oleh pelajar nasional, kompetisi ini juga menarik minat peserta dari berbagai negara, sehingga persaingan berlangsung ketat. Fakta bahwa MAN 2 Makassar juara IAMO menegaskan kemampuan siswa madrasah Indonesia tidak kalah dengan pelajar dari negara lain.

Lebih dari sekadar perlombaan, MAN 2 Makassar juara IAMO juga menjadi simbol bahwa generasi muda Indonesia mampu menempatkan diri sebagai bagian penting dari komunitas global yang mengandalkan matematika sebagai bahasa universal. Olimpiade ini tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga membangun jejaring pemikir muda yang menjadikan matematika sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendorong kemajuan pengetahuan umat manusia.

Perjuangan Menuju Prestasi Internasional

Keberhasilan dua siswa MAN 2 Makassar di IAMO 2025 tidak datang secara instan. Dalam kompetisi tersebut, mereka dituntut untuk menyelesaikan soal-soal matematika terapan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Materi yang diujikan meliputi penerapan matematika dalam berbagai aspek kehidupan nyata, mulai dari teknologi, ekonomi, hingga ilmu pengetahuan terapan.

Menurut pihak penyelenggara, IAMO dirancang sebagai arena untuk menguji kecerdikan siswa sekaligus wadah berbagi perspektif budaya. Kompetisi ini memberi kesempatan bagi peserta untuk tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kerja sama dalam tim.

Bagi Fakhri dan Alif, perjuangan menuju juara menjadi pengalaman berharga. Keduanya harus melalui proses pembinaan intensif bersama guru pembina di madrasah. Mereka juga berlatih mengasah kemampuan logika, ketelitian, dan strategi pemecahan masalah. Hasilnya, Indonesia kembali mencatatkan nama di panggung internasional lewat prestasi dua pelajar MAN 2 Makassar.


Apresiasi dari Pihak Madrasah

Kepala MAN 2 Makassar, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian gemilang tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah bukti nyata bahwa siswa madrasah memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh kedua ananda kami. Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan doa, siswa madrasah mampu bersaing di level dunia,” ujar Darmawati.

Ia menambahkan, kemenangan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari guru pembina yang konsisten mendampingi, orang tua yang selalu memberi semangat, hingga komite madrasah yang berperan aktif memberikan fasilitas. Sinergi inilah yang membuat MAN 2 Makassar berhasil mencetak prestasi internasional.

Baca Juga :

Mubeng Benteng, Bukan Sekadar Jalan Kaki Tengah Malam, Tapi Tirakat ala Kraton Jogja
Imbang dengan Persib, Gelandang Bali United Mengaku Sudah Kerja Keras

Selain itu, Ketua Tim Penjaminan Mutu MAN 2 Makassar, Drs. Dedi Rimantho, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari sistem pembinaan berkelanjutan. Ia menyebut, madrasah berkomitmen menjaga mutu pendidikan agar semakin banyak lahir siswa berprestasi.

“Prestasi ini adalah hasil dari sistem pembinaan berkelanjutan dan komitmen madrasah dalam menjaga mutu pendidikan. Kami bertekad terus memperkuat kualitas pembelajaran sehingga semakin banyak lahir siswa-siswa berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa,” jelasnya.

IAMO: Ajang Bergengsi di Bidang Matematika

International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) merupakan ajang olimpiade bergengsi yang mempertemukan pelajar dari berbagai belahan dunia. Diselenggarakan secara rutin, kompetisi ini bertujuan untuk menguji kemampuan pemecahan masalah sekaligus memperkuat kolaborasi internasional di bidang sains.

Berbeda dengan olimpiade matematika konvensional, IAMO menitikberatkan pada penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta ditantang untuk melihat matematika bukan hanya sebagai angka dan rumus, tetapi juga sebagai bahasa yang bisa menjawab persoalan kompleks di dunia nyata.

Bagi Indonesia, partisipasi di IAMO menjadi kesempatan emas untuk memperlihatkan bahwa pelajar tanah air mampu bersaing secara global. Prestasi dua siswa MAN 2 Makassar ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di madrasah patut diperhitungkan dalam dunia akademik internasional.


Inspirasi bagi Generasi Muda

Prestasi MAN 2 Makassar juara IAMO diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lain di seluruh Indonesia. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kemampuan berpikir logis, kreatif, dan inovatif sangat dibutuhkan.

Kisah Fakhri dan Alif menegaskan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi, siswa dari berbagai latar belakang pendidikan mampu bersaing di tingkat internasional. Hal ini sekaligus menghapus stigma bahwa madrasah hanya berfokus pada bidang keagamaan, sebab kenyataannya siswa madrasah juga dapat unggul dalam bidang sains dan teknologi.

Diharapkan, prestasi ini akan mendorong lahirnya lebih banyak siswa-siswa berbakat dari berbagai daerah di Indonesia yang berani bermimpi besar dan berkompetisi di kancah dunia.

Keberhasilan dua siswa MAN 2 Makassar meraih juara di IAMO 2025 Bandung bukan hanya sekadar kemenangan akademik, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan pendidikan madrasah di Indonesia. Prestasi ini menjadi simbol kebangkitan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global.

Dengan dukungan penuh dari guru, orang tua, serta lembaga pendidikan, bukan tidak mungkin Indonesia akan semakin sering mencatatkan prestasi di ajang internasional. Kabar MAN 2 Makassar juara IAMO seharusnya menjadi motivasi bagi semua pelajar untuk terus belajar, berinovasi, dan berprestasi.

You Might Also Like

Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
TAGGED:IAMOJuaraMAN 2 Makassar
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Membanggakan, Siswa Indonesia Sabet Lima Medali di Olimpiade Astronomi Dunia IOAA 2025
Next Article Indonesia Raih 11 Medali IESO 2025, Bukti Talenta Muda Kuasai Ilmu Kebumian
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Event

Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta

1 month ago
EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

1 month ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

1 month ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index