EAST RUTHERFORD, New Jersey — Kylian Mbappé kembali menunjukkan magisnya di panggung Piala Dunia. Sang kapten Prancis mencetak dua gol saat Les Bleus bangkit dari awal yang lambat untuk menaklukkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026, Selasa (16/6) di Stadion New York/New Jersey (MetLife Stadium), Amerika Serikat.
Setelah tampil relatif tenang sepanjang babak pertama, Mbappé mengambil alih permainan usai jeda dan memimpin Prancis meraih kemenangan penting dalam upaya mereka memburu gelar Piala Dunia ketiga.
Bintang Real Madrid itu memecah kebuntuan pada menit ke-66. Mbappé melewati kapten Senegal Kalidou Koulibaly, menerima umpan Michael Olise, lalu dengan tenang menaklukkan kiper Édouard Mendy.
Selebrasi unik langsung diperlihatkan oleh Mbappé. Ia melakukan gestur memainkan seruling, sebuah janji yang sebelumnya sempat ia ungkapkan dalam wawancara televisi menjelang turnamen.
Keunggulan Prancis bertambah pada menit ke-82 melalui Bradley Barcola. Pemain pengganti tersebut hanya membutuhkan dua menit setelah masuk ke lapangan untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Senegal sempat memberikan ancaman ketika Ibrahim Mbaye memperkecil ketertinggalan pada masa injury time. Namun harapan kebangkitan tim Afrika itu langsung dipadamkan oleh Mbappé beberapa saat kemudian.
Penyerang berusia 27 tahun tersebut melepaskan tembakan spektakuler dari jarak hampir 30 yard. Bola meluncur deras, menukik di bawah mistar gawang dan tak mampu dijangkau Mendy, memastikan kemenangan Prancis dengan cara yang luar biasa.
Dwigol itu membuat Mbappé resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis dengan koleksi 58 gol internasional. Ia melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Olivier Giroud dengan 57 gol.
Mbappé juga semakin mendekati jajaran pencetak gol terbesar dalam sejarah Piala Dunia dan terus memburu rekor 16 gol turnamen milik Miroslav Klose.
Prancis sebenarnya kesulitan menemukan ritme permainan pada babak pertama. Mereka bahkan beruntung tidak tertinggal ketika striker Senegal Nicolas Jackson mengenai tiang gawang di pertengahan babak.
Namun setelah turun minum, pasukan Didier Deschamps tampil dominan. Prancis melepaskan 10 tembakan berbanding hanya satu milik Senegal pada babak kedua, sebelum akhirnya mengubah superioritas mereka menjadi tiga gol.
Kemenangan ini memberikan awal ideal bagi Prancis di Grup I. Les Bleus memburu penampilan ketiga secara beruntun di final Piala Dunia.
Selanjutnya, Prancis akan menghadapi Irak di Philadelphia sebelum menutup fase grup melawan Norwegia. Sementara itu, Senegal akan berhadapan dengan Norwegia pada pertandingan keduanya.