By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pertalite Aman Sampai Akhir Tahun! Purbaya: BBM Subsidi Tak Akan Naik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pertalite Aman Sampai Akhir Tahun! Purbaya: BBM Subsidi Tak Akan Naik

EkonomiTerkini

Pertalite Aman Sampai Akhir Tahun! Purbaya: BBM Subsidi Tak Akan Naik

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan pemerintah akan menjaga harga BBM subsidi agar tidak mengalami kenaikan hingga 31 Desember 2026. (Foto, Antara/Rizka Khaerunnisa)
SHARE

JAKARTA – Di tengah perhatian publik terhadap penyesuaian harga BBM non-subsidi per 10 Juni 2026, pemerintah menegaskan satu hal penting yang perlu diketahui masyarakat, harga BBM subsidi dipastikan tetap aman hingga akhir tahun.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang memastikan pemerintah akan menjaga harga BBM subsidi agar tidak mengalami kenaikan hingga 31 Desember 2026, meskipun dunia masih menghadapi ketidakpastian ekonomi, fluktuasi nilai tukar, dan gejolak harga energi global.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa negara tetap memprioritaskan perlindungan terhadap kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap kenaikan biaya hidup, terutama pengguna BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar.

“BBM subsidi tidak naik sampai akhir tahun,” tegas Purbaya dalam keterangannya, Selasa (10/6) di Jakarta.

Kepastian tersebut menjadi kabar penting bagi jutaan masyarakat yang setiap hari bergantung pada BBM subsidi untuk bekerja, berdagang, bertani, melaut, maupun menjalankan usaha kecil. Dengan tetap terkuncinya harga BBM subsidi, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Di sisi lain, pemerintah juga menjelaskan bahwa produk seperti Pertamax Series maupun Dex Series merupakan BBM komersial non-subsidi yang memang dirancang mengikuti mekanisme pasar. Karena tidak memperoleh dukungan subsidi negara, harga produk-produk tersebut akan bergerak menyesuaikan perkembangan harga minyak mentah dunia, kurs rupiah, dan kondisi pasar energi internasional.

Karena itu, penyesuaian harga yang terjadi pada BBM non-subsidi dipandang sebagai bagian dari dinamika pasar yang juga terjadi di berbagai negara lain.

Purbaya menegaskan pemerintah tidak berencana memberikan stimulus tambahan untuk menahan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, langkah tersebut justru berpotensi menambah beban fiskal negara yang pada akhirnya harus ditanggung seluruh masyarakat. “Kita tidak akan memberikan stimulus untuk BBM non-subsidi,” ujar Purbaya.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya pemisahan yang jelas antara kebijakan perlindungan sosial dan mekanisme pasar. Negara tetap hadir melindungi masyarakat yang membutuhkan melalui subsidi energi, sementara produk komersial mengikuti prinsip ekonomi yang berlaku secara global.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Gisellma Firmansyah, Pemeran Linda di Film Vina: Sebelum 7 Hari
Mandiri Ekonomi Untuk Sektor Pangan! Peluang Generasi Muda Jadi Creator Lokal

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan anggaran negara. Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat, pemerintah harus memastikan bahwa subsidi benar-benar diberikan kepada kelompok yang membutuhkan, bukan kepada konsumen yang secara ekonomi mampu membeli BBM dengan harga pasar.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah konsisten menjaga keseimbangan antara perlindungan sosial dan kesehatan fiskal. Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi di tengah gejolak harga energi dunia menjadi salah satu bentuk intervensi negara yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ketika banyak negara harus menaikkan harga energi secara menyeluruh akibat tekanan global, Indonesia masih mampu menjaga stabilitas harga BBM subsidi bagi jutaan masyarakat.

Karena itu, fokus utama kebijakan energi nasional saat ini bukan sekadar menjaga harga tetap rendah untuk semua kelompok, melainkan memastikan bantuan negara tepat sasaran. Dengan harga Pertalite dan Solar yang tetap terkunci hingga akhir 2026, pemerintah ingin memastikan bahwa kelompok masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan perlindungan yang memadai.

You Might Also Like

Minyak Dunia Tembus US$100 Lagi! Indonesia Masih Survival Mode
Karimun Masuk PSN! Tangki BBM Raksasa Disiapkan, Stok Energi Makin Aman
Fakta PHK Samarinda ! Disnaker: Proyek Tambang Berakhir, Bukan Sebab RKAB
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian
DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
TAGGED:BBM Subsidi tidak naikMenteri Keuangan Purbaya Yudhi SadewaSolar
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pertamax Naik, Tapi Tenang! Harga RI Masih Termurah di ASEAN
Next Article Laut Dunia Masuk Fase Kritis! PBB Peringatkan Ancaman Lingkungan Kian Mengkhawatirkan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia

1 day ago
Internasional

Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri

2 days ago
Internasional

Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth

2 days ago
Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index