INVERSI – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas peran aktif dan dedikasinya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Presiden dalam amanatnya saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang diselenggarakan di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026).
Dalam pidato kebangsaannya, Presiden menyoroti capaian impresif Polri yang telah membangun lebih dari 1.000 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai wilayah di Tanah Air. Infrastruktur ini dinilai sebagai tulang punggung krusial dalam upaya pemerintah memerangi malnutrisi dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
Standar Kualitas Internasional
Salah satu poin penting yang ditekankan Presiden Prabowo adalah mengenai standar operasional dan kualitas fasilitas dapur yang dikelola oleh Polri. Ia menyebut bahwa dapur-dapur gizi yang diinisiasi oleh korps kepolisian telah menetapkan tolok ukur baru dalam penyelenggaraan pelayanan pangan bagi masyarakat.
“Saya tidak ragu-ragu menyampaikan di sini bahwa dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan di hadapan jajaran pimpinan dan anggota Polri.
Lebih lanjut, Kepala Negara mengungkapkan bahwa pengakuan terhadap kualitas dapur gizi Polri tidak hanya datang dari pemerintah, melainkan juga dari berbagai pengamat dan perwakilan lembaga internasional yang telah meninjau langsung ke lapangan.
“Ini bukan sekadar penilaian saya pribadi. Banyak pengamat dan peninjau dari berbagai lembaga dunia yang datang ke Indonesia untuk melihat implementasi program ini. Mereka mengakui bahwa sebagian besar dapur-dapur yang mereka tinjau dan dinilai sangat representatif adalah dapur yang dikelola oleh Polri,” ungkapnya.
Transformasi Peran Polri dalam Ketahanan Pangan
Selain fokus pada program MBG, Presiden Prabowo juga menggarisbawahi peran strategis Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara lebih luas. Salah satu capaian yang mendapatkan sorotan khusus adalah keterlibatan Polri dalam sektor produksi jagung. Presiden menilai inisiatif ini sangat krusial dalam memperkuat ketersediaan stok pangan pokok di tingkat daerah.
“Saya menyaksikan sendiri bagaimana Polri membangun gudang-gudang pangan yang sangat dibutuhkan, dengan kualitas infrastruktur yang sangat baik dan memenuhi standar penyimpanan yang tepat,” tambah Presiden.
Tidak hanya di sektor pangan, Presiden juga memberikan penghargaan atas dedikasi Polri dalam pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan sumur bor untuk mengatasi kekeringan serta jembatan-jembatan yang menghubungkan konektivitas antarwilayah di daerah terpencil.
Menurut Presiden, inisiatif-inisiatif ini merupakan wujud nyata dari kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat.
Semangat Pengabdian dan Respons Cepat
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memuji respons cepat Polri dalam menangani berbagai permasalahan sosial, termasuk bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam. Baginya, semangat pelayanan yang tulus adalah inti dari pengabdian Bhayangkara.
“Semangat kepedulian untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana adalah cermin dari jiwa pengabdian Polri. Semangat inilah yang harus terus saudara-saudara pelihara, jaga, dan tingkatkan demi masa depan bangsa yang lebih kokoh,” tutur Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa peran Polri dalam mendukung program-program pemerintah, mulai dari peningkatan gizi hingga penguatan ekonomi pangan, adalah bagian integral dari upaya kolektif mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sinergi antara tugas keamanan dan pengabdian sosial diharapkan dapat terus berjalan beriringan, menjadikan Polri sebagai institusi yang tidak hanya disegani dalam penegakan hukum, tetapi juga dicintai karena kontribusi nyata terhadap kesejahteraan rakyat.
Penghargaan dari Presiden ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus berinovasi dalam mengawal kebijakan nasional. Dengan standar kualitas yang telah diakui dunia dan dedikasi yang tak henti, Polri diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan dan kesehatan masyarakat demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul.