By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ribuan Praja IPDN Diwisuda, Tito Sebut Banyak Pemerintah Daerah Berebut Lulusan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ribuan Praja IPDN Diwisuda, Tito Sebut Banyak Pemerintah Daerah Berebut Lulusan

Pendidikan

Ribuan Praja IPDN Diwisuda, Tito Sebut Banyak Pemerintah Daerah Berebut Lulusan

Jack
By
Jack
2 hours ago
Share
3 Min Read
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengukuhkan 1.204 wisudawan praja sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) terus menjadi incaran banyak pemerintah daerah. Menurutnya, para alumni IPDN dinilai memiliki bekal akademik, kedisiplinan, integritas, hingga jiwa kepemimpinan yang kuat sehingga siap memperkuat tata kelola pemerintahan di berbagai wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menghadiri prosesi wisuda di Kampus IPDN, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu.

Pada tahun ini, IPDN meluluskan sebanyak 1.204 praja yang meraih gelar Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan. Selain itu, kampus kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri tersebut juga mewisuda lulusan program magister, doktor, serta pendidikan vokasi.

Seluruh lulusan nantinya akan menunggu proses pelantikan sebagai calon aparatur sipil negara (ASN) sebelum ditempatkan di berbagai daerah sesuai kebutuhan pemerintah.

“Kalau pelantikan nanti adalah pelantikan mereka menjadi calon PNS (pegawai negeri sipil) ya. Golongan 3A, di-direct entry istilahnya,” kata Tito.

Tito menjelaskan, seluruh praja yang berhasil lulus merupakan peserta terbaik yang mampu melewati proses seleksi sangat kompetitif. Dari sekitar 38.000 hingga hampir 40.000 pendaftar, hanya 1.204 orang yang berhasil menyelesaikan pendidikan selama empat tahun di IPDN.

Selama menjalani pendidikan, para praja tidak hanya memperoleh ilmu pemerintahan dan materi akademik, tetapi juga dibentuk melalui pembinaan fisik, mental, serta karakter yang menjadi ciri khas pendidikan di IPDN.

Menurut Tito, kualitas tersebut membuat banyak kepala daerah mengajukan permintaan agar lulusan IPDN ditempatkan di wilayah mereka karena dianggap siap menghadapi tantangan birokrasi modern.

“Karena mereka kan bukan hanya belajar akademik, ilmu pemerintahan, atau ilmu-ilmu yang lain, tapi juga mereka di sini selama empat tahun digodok masalah kesamaptaan jasmaninya, kesehatannya, ditambah lagi dengan mental ideologi, nasionalisme, integritas, militansi, disiplin, dan lain-lain,” ujarnya.

Baca Juga :

4 Daftar Manfaat Kiwi untuk Ibu Hamil, Cegah Anemia dan Lancarkan Pencernaan
7 Khasiat Binahong Merah untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Meski banyak pemerintah daerah berharap mendapatkan lulusan yang berasal dari wilayah masing-masing, Tito justru mendorong para alumni IPDN untuk lebih dahulu mengabdi di daerah lain. Menurutnya, pengalaman bekerja di berbagai wilayah akan memperluas wawasan serta meningkatkan kapasitas mereka sebagai aparatur sipil negara.

“Adik-adik ini sebetulnya enggak harus kembali ke daerahnya, mereka belajar dulu lah melihat daerah lain di Indonesia. Jadi biar mereka muter menjadi ASN Indonesia, bukan ASN di kampungnya saja,” katanya.

Mendagri juga mengungkapkan bahwa pemerintah masih menunggu jadwal resmi pelantikan para lulusan dari Istana Kepresidenan. Saat ini telah disiapkan dua opsi pelaksanaan, yakni digelar di Istana Kepresidenan atau tetap dilaksanakan di Kampus IPDN.

Ia menegaskan, pelantikan praja oleh Presiden bukanlah hal baru. Namun, untuk pelaksanaan secara serentak di Istana, pemerintah masih menunggu keputusan final.

Setelah resmi dilantik sebagai calon ASN, para lulusan IPDN akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintahan daerah, meningkatkan kualitas birokrasi, sekaligus mendukung pelayanan publik yang semakin profesional dan efektif.

You Might Also Like

Jelang 60 Tahun Hubungan Bilateral, Indonesia dan Singapura Perbarui Kerja Sama Pendidikan
Pemkab Bekasi Siapkan 100 Kuota Beasiswa Banpin, Dukung Generasi Muda Raih Pendidikan Tinggi
SDN Meruyung Sukses Gelar Serah Terima dan Pengukuhan Pengurus Komite Sekolah Periode Baru
UI-UQ Cetak 62 Lulusan Berdaya Saing Global Lewat Program Gelar Ganda
Meutya Hafid: Anak Harus Cakap Digital Tanpa Kehilangan Kehidupan Nyata
TAGGED:IPDNMendagri Tito Karnavian
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks
Next Article Comeback Emosional Anthony Joshua, Menang KO Usai Bangkit dari Dua Knockdown
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai Ditetapkan Tersangka, Datang Tanpa Rompi Tahanan

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Aliran Dana

Tak Lagi Sekadar Bank KPR, BTN Genjot Strategi Beyond Mortgage

Nama Bahlil Disoraki Kader PKB, Komen Cak Imin : “Gawat, Banyak Penggemarnya!”

Survei LSI: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Ini Faktor Pendorongnya

Momen Prabowo Guyon soal “Pemimpin Kancil” Warnai Puncak Harlah ke-28 PKB

Prabowo Ungkap Dana Efisiensi Rp300 Triliun Digunakan untuk Program Prioritas Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Jurus Bahlil Sekolahkan Anak Maluku ke Akamigas agar Jadi SDM Unggul Blok Masela

1 week ago
Pendidikan

Teddy dan Mendiktisaintek Bahas Masa Depan Beasiswa Garuda, Fokus Cetak SDM Unggul

1 week ago
Pendidikan

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional

2 weeks ago
Pendidikan

Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index