By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: UI-UQ Cetak 62 Lulusan Berdaya Saing Global Lewat Program Gelar Ganda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » UI-UQ Cetak 62 Lulusan Berdaya Saing Global Lewat Program Gelar Ganda

Pendidikan

UI-UQ Cetak 62 Lulusan Berdaya Saing Global Lewat Program Gelar Ganda

Jack
By
Jack
2 hours ago
Share
4 Min Read
Rektor UI Heri Hermansyah (tengah) saat menghadiri acara wisuda 62 mahasiswa program joint degree dan double degree. (Foto: Humas UI)
SHARE

INVERSI.ID – Universitas Indonesia (UI) bersama The University of Queensland (UQ), Australia, kembali menorehkan pencapaian dalam kerja sama pendidikan internasional. Sebanyak 62 mahasiswa dari program joint degree dan double degree resmi diwisuda dalam prosesi kelulusan yang berlangsung pada 16 Juli 2026.

Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah mengatakan kemitraan antara UI dan UQ telah berkembang pesat selama lebih dari 20 tahun. Menurutnya, kolaborasi kedua institusi kini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup riset, inovasi, hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Selama lebih dari dua dekade, kemitraan UI dan The University of Queensland terus berkembang dari program pendidikan menjadi ekosistem kolaborasi yang mencakup riset, inovasi, dan pengembangan talenta,” kata Rektor UI, Heri Hermansyah dalam keterangannya, Rabu.

Heri menilai jumlah lulusan yang dihasilkan melalui kerja sama UI dan UQ tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi internasional mampu memberikan manfaat bagi dunia pendidikan sekaligus mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

“Kami ingin terus memperluas kolaborasi yang tidak hanya melahirkan lulusan berdaya saing global, tetapi juga menghasilkan inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Prosesi wisuda yang digelar oleh UQ menjadi simbol eratnya hubungan kedua perguruan tinggi yang telah dibangun sejak awal tahun 2000-an. Program tersebut terus berkembang dari awalnya hanya mencakup bidang psikologi hingga kini melibatkan berbagai disiplin ilmu.

Dari total 62 lulusan, sebanyak 35 mahasiswa berasal dari program Psikologi, 18 lulusan Ilmu Komputer, empat lulusan Ekonomi, Bisnis, dan Commerce, tiga lulusan Komunikasi dan Arts, serta dua lulusan Teknik.

Melalui program joint degree dan double degree tersebut, para mahasiswa memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di Indonesia maupun Australia. Selain mendapatkan pengalaman akademik lintas negara, mereka juga terlibat dalam kegiatan riset serta membangun jejaring internasional sejak masih berstatus mahasiswa.

Kehadiran Rektor UI dalam prosesi wisuda turut menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara kedua universitas. Selama lebih dari dua dekade, kerja sama tersebut terus diperluas melalui berbagai program, mulai dari mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, hingga pengembangan inovasi yang kini diperkuat melalui UI–UQ Collaboration Centre di Science Techno Park UI, Depok.

Baca Juga :

Buat Kamu yang Mau S3 Gratis! LPDP-UIII Lagi Buka Pendaftaran Nih!
Punya Pemikiran Cemerlang, Prabowo Subianto Terkesan dengan Kepemimpinan Gus Dur

Kolaborasi ini juga mempertemukan UI dengan salah satu universitas riset terbaik dunia. Dalam QS World University Rankings 2027, The University of Queensland menempati peringkat ke-40 dunia dan tergabung dalam Group of Eight (Go8), konsorsium delapan universitas riset paling bergengsi di Australia.

UQ dikenal memiliki reputasi kuat di berbagai bidang, seperti psikologi, ilmu lingkungan, farmasi, life sciences and medicine, teknik, pertanian, pendidikan, hingga chemical engineering. Reputasi tersebut membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen UI untuk mengembangkan riset bersama di tingkat internasional.

Hingga saat ini, lebih dari 700 mahasiswa telah mengikuti program double degree maupun berbagai skema mobilitas akademik hasil kolaborasi UI dan UQ. Kehadiran UI–UQ Collaboration Centre juga semakin memperkuat sinergi kedua institusi melalui pengembangan riset bersama, supervisi mahasiswa doktoral, inovasi, pertukaran akademik, serta akses terhadap berbagai pendanaan riset internasional.

You Might Also Like

Meutya Hafid: Anak Harus Cakap Digital Tanpa Kehilangan Kehidupan Nyata
Jurus Bahlil Sekolahkan Anak Maluku ke Akamigas agar Jadi SDM Unggul Blok Masela
Teddy dan Mendiktisaintek Bahas Masa Depan Beasiswa Garuda, Fokus Cetak SDM Unggul
Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
TAGGED:UIUniversitas Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bandara Husein Bandung Resmi Beroperasi Lagi Mulai Agustus 2026, Layani Rute Domestik dan Regional
Next Article Jaksa Agung Mutasi Pejabat Kejaksaan, Rinaldi Umar Resmi Jadi Dirdik Jampidsus
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jaksa Agung Mutasi Pejabat Kejaksaan, Rinaldi Umar Resmi Jadi Dirdik Jampidsus

Bandara Husein Bandung Resmi Beroperasi Lagi Mulai Agustus 2026, Layani Rute Domestik dan Regional

Dedi Mulyadi Siapkan Kertajati Jadi Pusat Industri Pertahanan, Husein Fokus Penerbangan Komersial

Impor Minyak Rusia Dieksekusi, Stok BBM Nasional Dijaga Tetap Aman

BRI Perkuat Benteng Lawan Judi Online, Andalkan Teknologi untuk Putus Aliran Dana

Bahlil Bongkar Masa Depan! Mobil Hidrogen Diprediksi Saingi EV dalam 10 Tahun

Stok Batu Bara PLN Tembus 200 Juta Ton, RKAB Bukan Penyebab Gangguan Sektor Kelistrikan

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional

2 weeks ago
Pendidikan

Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya

3 weeks ago
PendidikanTerkini

Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026

3 weeks ago
Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index