By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Sayonara Jepang! Pengalaman Seleção Jadi Penentu di Menit-Menit Akhir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sayonara Jepang! Pengalaman Seleção Jadi Penentu di Menit-Menit Akhir

Pildun 2026Terkini

Sayonara Jepang! Pengalaman Seleção Jadi Penentu di Menit-Menit Akhir

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Pemain Brasil, Gabriel Martinelli menyaksikan tendangannya melewati hadangan kiper Jepang, Zion Suzuki untuk mengantarkan negaranya menang, 2-1 di laga babak 32 besar di Stadion Houston, AS, Senin (29/6/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

HOUSTON – Perjalanan Jepang di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang menyakitkan. Sempat membuat Brasil berada di ambang salah satu kejutan terbesar turnamen, Samurai Biru akhirnya menyerah 1-2 setelah Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan pada masa injury time babak kedua dalam laga 32 besar di Stadion Houston, AS,Senin (29/6).

Jepang tampil tanpa rasa gentar menghadapi juara dunia lima kali itu. Tekanan tinggi yang diterapkan pasukan Hajime Moriyasu membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan. Kesalahan umpan Danilo pada menit ke-29 dimanfaatkan Kaishu Sano, yang melepaskan tendangan mendatar ke sudut gawang Alisson Becker untuk membawa Jepang unggul 1-0 hingga turun minum.

Namun pengalaman dan ketenangan Brasil di bawah asuhan Carlo Ancelotti menjadi pembeda. Alih-alih panik atau mengganti Casemiro yang tampil kurang meyakinkan dan telah mengoleksi kartu kuning, pelatih asal Italia itu tetap mempertahankan gelandang veteran tersebut.

Keputusan itu terbukti jitu. Pada menit ke-56, Casemiro menyundul umpan silang Gabriel Magalhães untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat Brasil semakin gencar menekan pertahanan Jepang.

Penampilan gemilang kiper Zion Suzuki membuat harapan Jepang tetap hidup. Ia berkali-kali menggagalkan peluang Brasil, termasuk penyelamatan luar biasa saat menepis tembakan Vinicius Junior yang kemudian membentur tiang gawang. Namun benteng terakhir Samurai Biru akhirnya runtuh pada menit kelima injury time.

Berawal dari umpan cerdas Bruno Guimarães, Gabriel Martinelli yang baru masuk sebagai pemain pengganti berhasil lolos dan menaklukkan Suzuki. Bola sempat mengenai tiang sebelum bersarang di gawang, memastikan kemenangan dramatis Brasil sekaligus mengirim Jepang pulang.

Carlo Ancelotti kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu pelatih paling tenang di dunia sepak bola. Keputusannya mempertahankan Casemiro dan memasukkan Martinelli menjadi kunci kebangkitan Seleção.

Kekalahan ini memperpanjang kutukan Jepang di fase gugur. Dalam lima kesempatan tampil di babak knockout Piala Dunia, mereka tidak pernah melampaui babak 16 besar. Padahal sepanjang babak pertama, strategi Hajime Moriyasu berjalan hampir sempurna. Vinicius Junior, Matheus Cunha, dan Rayan berhasil diredam sehingga Brasil kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Meski demikian, tekanan tanpa henti serta pengalaman para pemain senior Brasil perlahan menguras energi Jepang. Rata-rata usia skuad Seleção yang mencapai hampir 30 tahun justru menjadi keuntungan saat pertandingan memasuki fase krusial. Pengalaman Casemiro, Marquinhos, Alisson Becker, dan Danilo membantu Brasil tetap tenang hingga mampu membalikkan keadaan.

Baca Juga :

Perbandingan Biaya Motor Bensin dan Motor Listrik, Jadi Sorotan Publik
Cerita Menhub Naik Kereta Bandara YIA ke Kota Yogyakarta, Lebih Efisien

Brasil kini melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga Norwegia melawan Pantai Gading di New Jersey. Sementara bagi Jepang, perjuangan kembali berakhir di depan “tembok fase gugur” yang belum juga berhasil mereka runtuhkan, meski sempat memberikan perlawanan sengit kepada salah satu raksasa sepak bola dunia.

STATISTIK

Penguasaan Bola: Brasil vs Jepang
72% – 41%

Tendangan ke Gawang
Off Target : 13 – 3

On Target: 6 – 2

Tendangan Sudut: 6 – 2

Pelanggaran: 4 – 10

You Might Also Like

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak
Bajak Siaran Piala Dunia 2026! Ribuan Situs Streaming Ilegal Diburu dan Ditutup
Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan
Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!
TAGGED:BrasilCasimeroGabriel MartinelliJepangpiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK
Next Article Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Soroti Mental Juara Selecao
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

Minyak Mentah Indonesia Turun 21%! ESDM Pastikan Evaluasi Harga BBM Tetap Transparan

Disorot Said Didu, Ini Alasan Bahlil Ketat Atur Kuota Timah Demi Nilai Tambah Nasional

Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Djakarta Theater Dilanda Kebakaran, BPBD Ungkap Dugaan Penyebabnya

13 hours ago
Pildun 2026Terkini

Era Baru Dimulai! Spanyol Juara Dunia, Yamal Resmi Ambil Tongkat Estafet Messi

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026

3 days ago
EkonomiTerkini

Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index