INVERSI.ID – Scarlett Johansson kembali jadi perbincangan hangat di jagat sinema Marvel. Meski terlibat dalam proyek film terbaru Thunderbolts yang meraih kesuksesan box office dan banyak pujian, aktris yang dikenal dengan peran ikoniknya sebagai Black Widow itu justru meminta namanya dihapus dari credit title. Kenapa, ya?
Permintaan itu diungkapkan langsung oleh Scarlett saat berbincang bersama David Harbour dalam wawancara eksklusif untuk Interview Magazine. Dalam percakapan yang juga dikutip oleh Variety pada Kamis (12/6), Scarlett mengungkap bahwa ia sebenarnya menjabat sebagai eksekutif produser dalam proyek tersebut.
“Aku sebenarnya minta agar namaku dihapus dari credit karena aku nggak merasa benar-benar terlibat di dalamnya,” ucap Scarlett.
Gak Terasa “Connected” dengan Proyek Ini
Meski menjabat sebagai produser eksekutif, Scarlett mengaku tidak merasa “terhubung” secara personal dengan film Thunderbolts, berbeda dari proyek-proyek Marvel sebelumnya yang ia bintangi selama lebih dari satu dekade.
“Di film-filmku sebelumnya di Marvel, aku selalu punya keterikatan dengan karakterku. Seperti waktu main bareng Chris Evans di Captain America: The Winter Soldier, ada dinamika yang kuat di antara kami,” ujarnya.
Menurut Scarlett, ketika sebuah film punya terlalu banyak karakter dan alur cerita, peran aktor bisa terasa seperti alat untuk menggerakkan narasi semata. Hal ini membuat pengalaman syuting terasa kurang bermakna, meski membutuhkan komitmen waktu yang panjang.
“Kalau kamu sudah terikat lima setengah bulan untuk satu proyek, tapi tak merasa tertantang secara akting, kamu mulai mempertanyakan semuanya. Bahkan, hal-hal kecil seperti nggak bisa potong rambut atau cat kuku terasa membebani,” tambahnya.
Black Widow: Perjalanan yang Sudah Usai?
Karakter Black Widow yang diperankan Scarlett selama 11 tahun terakhir tampil di Avengers: Endgame (2019) dan tewas dalam cerita. Film solo Black Widow yang rilis setelahnya hanyalah prekuel. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah karakter itu akan kembali di semesta Marvel.
Dalam wawancara terpisah dengan Vanity Fair awal tahun ini, Scarlett mengisyaratkan bahwa ia tidak berencana kembali mengenakan kostum Black Widow.
“Saya kangen teman-teman saya dan ingin bareng mereka selamanya, tapi kisah karakter ini sudah tuntas. Saya nggak mau merusaknya,” katanya.
Johansson menilai bahwa akhir cerita Black Widow memiliki makna yang kuat bagi para penggemar. Ia ingin mempertahankan keutuhan narasi itu tanpa memaksakan kembalinya karakter hanya demi nostalgia.