Halo Inversi! Siswa SDN Debasah 1 Bondowoso bikin bangga sekolah dan daerah dengan prestasi di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Antar Pelajar Jawa Timur 2025 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang.
Kompetisi ini diikuti ribuan atlet Taekwondo se-Jawa Timur, jadi pencapaian siswa SD ini benar-benar luar biasa!
Arena Persaingan Super Ketat
Bayangin aja, ada 3.205 atlet dari 36 kabupaten/kota yang ikut, terbagi ke dalam 88 kontingen. Mereka turun di dua kategori: kelas prestasi (708 atlet) dan kelas semi prestasi (2.497 atlet).
Selain jadi ajang kompetisi, Kejurprov juga jadi sarana penting buat menjaring atlet potensial yang siap maju ke tingkat nasional, bahkan internasional.
Bangga! Anak Bondowoso Bawa Pulang Medali
Tiga siswa SDN Debasah 1 Bondowoso sukses bawa pulang medali:
- Crysant Dahayu (kelas 6B) – Juara 2
- Barnes Ozora (kelas 6C) – Juara 1
- Zildan Riskian (kelas 6A) – Juara 1
Mereka tampil percaya diri, berani, dan berhasil menaklukkan lawan-lawannya di arena pertandingan.
Dukungan Sekolah dan Orang Tua
Kepala sekolah Slamet Reyadi mengaku sangat bangga dengan pencapaian anak didiknya. Menurutnya, prestasi ini bukan hanya soal medali, tapi juga jadi motivasi buat siswa lain. “Semoga kemenangan ini bisa memicu semangat belajar dan prestasi di bidang lainnya,” ujarnya.
Di SDN Debasah 1, Taekwondo jadi ekstrakurikuler unggulan selain Tahfidzul Quran. Jadi, anak-anak di sini tidak hanya ditempa secara fisik, tapi juga akademik dan spiritual. Kombinasi yang keren banget buat membentuk karakter pelajar berprestasi.
Menuju Level Lebih Tinggi
Menurut Wakil Ketua Umum Pengprov Taekwondo Jatim, ajang ini juga bagian dari seleksi ketat menuju POPNAS 2025 di Jakarta. Jadi, peluang buat anak-anak berprestasi ini makin terbuka lebar buat tampil di kancah nasional.
Kesimpulannya: Prestasi siswa SDN Debasah 1 Bondowoso ini bukti nyata kalau usia muda bukan halangan buat bersinar. Dengan disiplin, semangat, dan dukungan lingkungan, siapa pun bisa jadi juara!