By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Sosok dan Fakta Muhammad Husen, Pelaku Mutilasi Bos Air Isi Ulang di Semarang
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sosok dan Fakta Muhammad Husen, Pelaku Mutilasi Bos Air Isi Ulang di Semarang

Terkini

Sosok dan Fakta Muhammad Husen, Pelaku Mutilasi Bos Air Isi Ulang di Semarang

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Nama Muhammad Husen masih menjadi perbincangan publik karena tega memutilasi bos air isi ulang hidup-hidup di Semarang.

Contents
Aktif Kegiatan MasyarakatKesehariannya Tidak Pernah Aneh-anehHumorisRamah

Pasalnya, sosok Muhammad Husen (28) sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap bosnya sendiri yang bernama Irwan Hutagalung (53).

Bahkan pelaku juga mengecor mayat korban menggunakan pasir dan semen sebelum melarikan diri.

Setelah berhasil ditangkap polisi, Muhammad Husen mengatakan aksi itu dilakukan karena sakit hati dengan bosnya yang sering marah-marah hingga main tangan.

Lantas bagimana sebenaranya sosok dan fakta Muhammad Husen? Berikut Inversi.id rangkumkan untuk Anda.

Aktif Kegiatan Masyarakat

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata Muhammad Husen ini aktif pada kegiatan masyarakat. Namun menurut Perangkat Desa Sambong Bejo Utomo sudah ada skeitar 10 bulan tidak pernah kelihatan karena merantau.

Perangkat desa itu juga mengungkapkan bahwa Muhammad Husen memiliki perilaku yang baik.

“Perilakunya baik, aktif di kegiatan masyarakat. Pergi dari Sambong sekitar 10 bulan lalu. Katanya pergi ke rumah temannya di Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara. Setelah itu tidak kelihatan lagi,” kata Utomo.

Kesehariannya Tidak Pernah Aneh-aneh

Hamidah yang merupakan saudara sekaligus tetangga Husen mengaku kaget saat mendengar kasus mutilasi yang dilakukan oleh Husen.

Baca Juga :

Gedung K-Link Tower Jalan Gatot Subroto Jaksel Terbakar, 20 Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Gaming Laptops and Accessories, Redefining Your Path to Victory

Menurutnya dalam keseharian Husen, ia mengungkapkan bagus dan tidak pernah melakukan yang aneh-aneh.

“Kesehariannya di sini bagus. Tidak pernah aneh-aneh. Jadi mendengar kabar seperti ini saya kaget banget,”tutur Hamidah saat ditemui di rumahnya di Desa Sambong, Banjarnegara pada Kamis, 11 Mei 2023.

Humoris

Muhammad Husen sempat bekerja di Warmindo sekitar 4 bulan sebelum bekerja sebagai pegawai depot air minum di Jalan Mulawarman Raya Semarang.

Rekan kerjanya bernama Jesi (22) mengatakan bahwa Husen merupakan sosok yang suka melawak. Karena itu, ia mengaku kaget atas kasus mulilasi yang dilakukan Husen.

Ramah

Selain humoris, Jesi mengungkapkan bahwa sosok Muhammad Husen ini juga dikenal ramah selama bekerja.

“Dia panggilannya Mas Kuncir, di sini terkenal kok dia, soalnya dia baik kalau sama costumer suka ngelawak. Makanya kalau statemennya dia nyeleneh gitu ya bener emang,” kata Jesi saat ditemui di tempat kerjanya.

You Might Also Like

Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Drawing AFC Asian Cup Qatar 2023, Indonesia Tergabung Dalam Grup D Bersama Jepang dan Iraq
Next Article Sosok dan Profil Lolly, Anak Nikita Mirzani yang Curhat Bongkar Aib Sang Ibu
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh

3 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index