By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Terbit Sejak 1970-an! Pakar Bongkar ‘Warisan Izin Tambang’ di Raja Ampat, Pemerintah Wajib Cabut IUP Bermasalah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Terbit Sejak 1970-an! Pakar Bongkar ‘Warisan Izin Tambang’ di Raja Ampat, Pemerintah Wajib Cabut IUP Bermasalah

Terkini

Terbit Sejak 1970-an! Pakar Bongkar ‘Warisan Izin Tambang’ di Raja Ampat, Pemerintah Wajib Cabut IUP Bermasalah

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
8 months ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
SHARE

JAKARTA:
Pakar energi Universitas Islam Riau, Ira Herawati, menilai polemik izin tambang di Raja Ampat tidak bisa dipahami tanpa melihat sejarah panjang penerbitan izin di kawasan tersebut. Menurutnya, sebagian besar Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang kini dipersoalkan publik ternyata sudah terbit sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak era 1970-an.

Hal itu disampaikan Ira dalam diskusi Satu Tahun Kabinet Prabowo–Gibran, Jumat (14/11/2025). Ia menegaskan bahwa fakta sejarah ini penting untuk dipahami agar publik tidak keliru menilai arah kebijakan pemerintah saat ini terkait pencabutan empat IUP yang berada di wilayah konservasi Raja Ampat.

“Banyak dari izin itu merupakan warisan lama, bukan produk regulasi pemerintahan sekarang. Justru langkah pencabutan empat izin yang dilakukan pemerintah adalah tindakan yang benar untuk merapikan tumpang tindih kebijakan puluhan tahun,” ujar Ira.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan penerbitan izin-izin pertambangan di Raja Ampat bukan berasal dari masa kepemimpinannya. Bahlil menegaskan bahwa IUP tersebut sudah diterbitkan jauh sebelum dirinya menjabat, bahkan sebelum ia lahir.

Pada Juni 2025, pemerintah secara resmi mencabut izin usaha pertambangan (IUP) milik empat perusahaan di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Keempat perusahaan tersebut yakni PT Anugerah Surya Pratama, PT Nurham, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Kawei Sejahtera Mining. Saat itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan keputusan pencabutan secara langsung diambil oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ira menilai klarifikasi tersebut relevan untuk menjelaskan persoalan Raja Ampat bukan semata tentang izin baru, tetapi tentang tata kelola perizinan yang sudah lama bertumpuk. Karena itu, ia menilai pemerintah melakukan langkah tepat dengan mencabut empat dari lima IUP yang dinilai tidak selaras dengan prinsip konservasi.

“Raja Ampat adalah kawasan dengan keanekaragaman hayati tingkat dunia. Kebijakan apa pun di sana harus mengutamakan kelestarian. Pencabutan IUP yang tidak sesuai adalah hal yang bukan hanya benar, tapi memang harus dilakukan,” tegasnya.

Menurut Ira, pemerintah perlu menggunakan momentum ini untuk memperbaiki sistem evaluasi perizinan, sehingga kasus serupa tidak kembali terulang. Ia menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap seluruh izin lama di kawasan-kawasan sensitif di Indonesia.

You Might Also Like

Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026
Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi
Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar
Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung
Sepanjang 2026, Komnas Perempuan Terima 1.833 Pengaduan, DKI Jakarta Paling Banyak
TAGGED:izin tambangMenteri ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Each Zodiac Signs Symbols Dates and Traits According to Astrologists Ramalan Zodiak 17 November 2025: Prediksi Cinta, Karier, dan Energi Kosmik Hari Ini
Next Article Blok Masela Bangkit! Pemerintah Tancap Gas, Produksi Dimulai 2029
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan

ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN

Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?

Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Bergabung dengan WAICO, Indonesia Siap Ambil Peran Strategis di Era Kecerdasan Buatan

15 hours ago
Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

15 hours ago
Terkini

Antusiasme Tinggi, Lebih dari 725 Ribu Lokasi Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

15 hours ago
Internasional

AS Gempur Bandara Iranshahr, Infrastruktur Listrik Iran Lumpuh dan Warga Terluka

15 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index