INVERSI.ID – Sutradara kenamaan Indonesia, Joko Anwar, memberi sinyal kuat akan memulai proyek film barunya yang berjudul Eksekutors. Rencana ini kembali mencuat setelah film terbarunya, Pengepungan di Bukit Duri, mendapat sambutan hangat dari penonton.
Lewat akun X miliknya, Joko menyampaikan antusiasmenya pada Minggu (20/4).
“Sambutan hangat buat Pengepungan di Bukit Duri bikin makin manteb buat bikin Eksekutors,” tulis Joko Anwar.
Meski belum dikonfirmasi secara resmi sebagai proyek film panjang oleh rumah produksinya, Come and See Pictures, Eksekutors sudah menarik perhatian publik karena premisnya yang cukup eksplosif.
Plot Awal: Misi Anak Muda Membasmi Koruptor
Joko Anwar membocorkan sedikit gambaran tentang Eksekutors. Film ini akan mengisahkan sekelompok anak muda yang berkumpul di suatu tempat dengan satu tujuan, mengeksekusi para koruptor.
“Suatu hari nanti, saya ingin membuat film tentang anak-anak muda yang membunuhi koruptor, berjudul Eksekutors,” ucapnya.
Ide tersebut bukanlah hal baru. Joko pernah menyampaikan rencana serupa 12 tahun lalu, tepatnya setelah ia merilis Modus Anomali. Ia bahkan menyebut latar belakang emosional dari gagasan itu.
“Judulnya Eksekutors. Cerita tentang anak muda yang membunuh semua politikus,” ujarnya saat itu.
Joko mengaku ide itu lahir dari rasa muak terhadap para pejabat yang lebih mementingkan kepentingan golongan dibanding rakyat.
Efek dari Pengepungan di Bukit Duri
Pemantapan niat untuk menggarap Eksekutors datang setelah Joko sukses merilis film thriller dystopia berjudul Pengepungan di Bukit Duri. Film ini bercerita tentang Indonesia dalam kondisi krisis sosial akibat diskriminasi dan kebencian rasial.
Kisahnya mengikuti seorang guru pengganti yang mengajar di SMA Duri, Jakarta—sekolah bermasalah yang diwarnai kekacauan dan kekerasan.
Film ini dibintangi oleh aktor muda ternama seperti Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Pitrashata Malasan, Endy Arfian, Fatih Unru, hingga atine Zaneta.
Uniknya, naskah film ini telah ditulis sejak 2007, namun baru bisa dirilis setelah 17 tahun penantian.
“Saya menunggu selama 17 tahun… Baru sekarang saya merasa cukup dewasa untuk menyampaikan cerita ini,” ungkap Joko Anwar dalam konferensi pers, Oktober 2024.
Saingi Film Lebaran, Raih Ratusan Ribu Penonton
Per tiga hari penayangan, Pengepungan di Bukit Duri sudah meraih 272.092 penonton. Angka ini cukup impresif, mengingat film tersebut bersaing langsung dengan sejumlah film Lebaran seperti Jumbo, Pabrik Gula, dan Komang.***