By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: KNEECAP Grup Musik Hip Hop Asal Irlandia, Terima Ancaman Usai Dukung Palestina di Coachella 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » KNEECAP Grup Musik Hip Hop Asal Irlandia, Terima Ancaman Usai Dukung Palestina di Coachella 2025

Musik

KNEECAP Grup Musik Hip Hop Asal Irlandia, Terima Ancaman Usai Dukung Palestina di Coachella 2025

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Grup musik hip hop asal Irlandia, KNEECAP, menjadi sorotan publik setelah mereka secara terbuka menyuarakan dukungan untuk Palestina dalam penampilan mereka di festival musik Coachella 2025. Namun, keberanian tersebut berujung pada gelombang ancaman serius, termasuk upaya pelarangan masuk ke Amerika Serikat.

Contents
Penampilan Kontroversial di CoachellaTuntutan Boikot dan Penolakan VisaKNEECAP: Musik, Politik, dan Perlawanan

Melalui akun X resmi @KNEECAPCEOL, pada Senin, 21 April 2025, KNEECAP membagikan sejumlah tangkapan layar berisi pesan ancaman yang mereka terima. Beberapa pesan bahkan bernada kekerasan dan menyasar keselamatan para personel band.

“Saya akan berusaha memastikan kalian dilarang masuk ke AS. Kalau saya melihat kalian duluan, palu konde akan mendarat di kepala kalian karena mendukung Islam,” bunyi salah satu pesan yang ditujukan ke manajer KNEECAP.

Penampilan Kontroversial di Coachella

Grup yang terdiri dari Mo Chara, Móglaí Bap, dan DJ Próvaí ini tampil selama dua akhir pekan di panggung Sonora Coachella, yakni pada 11 dan 18 April 2025. Dalam pertunjukannya, mereka menyisipkan berbagai pesan visual yang mengecam tindakan militer Israel dan menyerukan dukungan terhadap Palestina.

Pada akhir pekan kedua, Mo Chara menyampaikan orasi yang menyentuh ribuan penonton:

“Orang Irlandia pernah ditindas oleh Inggris, tapi kami tidak pernah dibom dari langit. Palestina tidak punya tempat untuk lari. Itu rumah mereka. Kalau ini bukan genosida, lalu apa namanya?” ucapnya, disambut sorakan “Free Palestine” dari penonton.

Namun, penampilan penuh semangat tersebut tidak disiarkan langsung. Beberapa pihak menduga keputusan itu disengaja untuk menghindari penyebaran pesan politis dari KNEECAP. Bahkan, siaran langsung minggu pertama sempat terputus sebelum penampilan selesai.

Tuntutan Boikot dan Penolakan Visa

Aksi panggung KNEECAP menuai reaksi keras. Organisasi nirlaba Creative Community for Peace (CCFP) mengklaim bahwa band tersebut sebelumnya pernah menunjukkan dukungan terhadap kelompok seperti Hamas dan Hizbullah, dua organisasi yang telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

CCFP dilaporkan telah menghubungi promotor Coachella, Goldenvoice dan AEG, untuk meminta pembatalan penampilan KNEECAP di minggu kedua. Direktur eksekutif CCFP, Ari Ingel, bahkan menyerukan agar tempat hiburan dan promotor lainnya memboikot band tersebut.

Baca Juga :

Rekomendasi Wisata Idul Fitri Bagi Introvert, Tenang dan Sepi
Fakta-fakta Siskaeee dan Virly Virginia Terlibat Produksi Film Dewasa hingga Diincar Polisi

“Festival seperti Coachella seharusnya merayakan musik dan persatuan, bukan memberi panggung pada band yang memuji kelompok teroris,” ujar Ingel dalam kutipan dari The Hollywood Reporter.

KNEECAP: Musik, Politik, dan Perlawanan

KNEECAP dikenal sebagai grup hip hop yang kerap mengangkat tema sosial dan politik dalam liriknya. Dibentuk di Belfast pada 2017, mereka pertama kali mencuri perhatian melalui lagu “C.E.A.R.T.A.” yang menyuarakan keresahan anak muda Irlandia.

Selain bermusik, ketiga anggota KNEECAP juga membintangi film biopik berjudul sama yang tayang perdana di Sundance Film Festival 2024. Film ini turut memperkenalkan perjalanan hidup dan perjuangan mereka dalam mempertahankan identitas, bahasa, dan hak berekspresi.***

You Might Also Like

Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik
Quinn Salman Nyanyikan Soundtrack Garuda Di Dadaku, Lagu Bersama Sang Garuda Penuh Semangat
Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
TAGGED:Coachella 2025IrlandiaKNEECAPpalestina
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kerap Dicap Lembek, Gen Z Dibela Helmy Yahya
Next Article Setelah Bukit Duri, Joko Anwar Godok ‘Eksekutors’ yang Lebih Brutal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Musik

Mocca Ciptakan Momen Tak Terlupakan di Java Jazz Festival 2026, Ajak Penonton Naik Panggung

3 weeks ago
Musik

Andien Bawa Lagu Baru dan Kenangan Kirana di Panggung Java Jazz Festival

3 weeks ago
Musik

Bilal Indrajaya Ajak Penonton Bernostalgia lewat Lagu-Lagu The Beatles di Java Jazz 2026

4 weeks ago
Sembilan aktivis dan jurnalis WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang sempat menjadi korban penculikan Tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. IG/Kemluri)
InternasionalTerkini

Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index