MEDAN, INVERSI – Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan jembatan gantung Sungai Gomo di Nias Selatan.
Bobby Nasution menjelaskan, kehadiran jembatan gantung Sungai Gomo akan menjadi akses penting untuk pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat di Sumut.
“Sungai Gomo merupakan jalur penyebrangan utama warga,” kata Bobby dalam keterangan resmi kepada wartawan dikutip Senin (22/12/2025).
Berdasarkan keterangan resmi, Wapres Gibran memastikan percepatan pembangunan jembatan gantung sepanjang 40 meter yang merupakan solusi atas persoalan keselamatan warga serta keterbatasan akses pendidikan.
“Pembangunan jembatan gantung Sungai Gomo merupakan kebutuhan mendesak untuk menjamin keselamatan warga sekaligus meningkatkan akses pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Wapres.
Sedikitnya, terdapat 60% siswa SMKN 1 Boronadu yang menggunakan jembatan tersebut. Jika sungai meluap, maka ada 4 desa yang akan terisolir. Hal tersebut membuktikan betapa pentingnya jembatan tersebut.
Oleh sebab itu, Gibran telah meminta rencana pembangunan jembatan tersebut segera ditindaklanjuti secara terpadu dengan memperhatikan kondisi geografis dan aspek keselamatan, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia juga meminta semua pihak berkolaborasi menyelesaikan permasalahan di Kepulauan Nias, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
“Dan saya kira masalah-masalah yang ada di Nias ini nanti akan kita keroyok bersama, bapak ibu semua, Pak Kades, bupati, gubernur, para Menteri, nanti ke depan akan lebih kita perhatikan,” ujarnya.
Selain meninjau sungai, Wapres juga meninjau dan berdialog dengan siswa SMKN 1 Boronadu.
Ia juga menyerap aspirasi masyarakat terkait keterbatasan sinyal telekomunikasi, akses listrik, ketersediaan BBM, serta belum masuknya sejumlah program pemerintah seperti cek Kesehatan gratis, makan bergizi gratis dan sekolah rakyat.
Selain Gubernur Bobby Nasution, turut mendampingi Wapres Gibran yakni Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung dan Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia.