By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Upah Minimum Jatim Diproyeksi Naik 5–7 Persen, Diputuskan 24 Desember
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Upah Minimum Jatim Diproyeksi Naik 5–7 Persen, Diputuskan 24 Desember

Ekonomi

Upah Minimum Jatim Diproyeksi Naik 5–7 Persen, Diputuskan 24 Desember

yenny hardiyanti
By
yenny hardiyanti
6 months ago
Share
2 Min Read
Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. (Foto : Ist)
Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. (Foto : Ist)
SHARE

SURABAYA, INVERSI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mematangkan proses penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 dengan mengacu pada formula resmi dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono, menyebut rumus UMP menggunakan variabel inflasi dan pertumbuhan ekonomi dengan koefisien alfa di rentang 0,5 hingga 0,9.

“Jika dihitung berdasarkan kondisi ekonomi Jawa Timur saat ini, besaran kenaikan UMP berada pada kisaran 5,2 hingga 7 persen. Ini formula UMP yang nanti harus diterjemahkan lagi ke UMK,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Untuk penetapan UMK, Pemprov Jatim masih menunggu usulan dari masing-masing kabupaten dan kota. Selain itu, pemerintah provinsi juga akan mendengarkan masukan dari serikat pekerja, termasuk SPSI, serta kalangan pengusaha yang diwakili Apindo.

Pertemuan dengan kedua belah pihak dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat sebelum rumusan final UMK ditetapkan.

Adhy menegaskan, prinsip utama dalam penetapan UMK adalah keadilan dan proporsionalitas, terutama dalam menjaga disparitas upah antara wilayah ring 1 dan daerah di luar ring 1 yang upah minimumnya relatif lebih kecil.

“Kami ingin tetap ada kenaikan, tetapi proporsional. Jangan sampai disparitas antara ring 1 dan di luar ring 1 semakin lebar,” katanya.

Ia juga menyoroti ketimpangan upah di wilayah yang secara geografis berdekatan, seperti Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kota dan Kabupaten Kediri, serta Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, disparitas yang terlalu jauh perlu ditekan agar lebih berkeadilan.

Baca Juga :

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
XPENG Indonesia Pamerkan Teknologi AI dan Mobilitas Masa Depan di IIMS 2026

Terkait jadwal, Adhy menyebut batas akhir penetapan UMP dan UMK adalah 24 Desember. Pembahasan internal Pemprov Jatim akan dimulai lebih dulu, kemudian dilanjutkan dengan rapat bersama organisasi buruh dan pengusaha, serta Dewan Pengupahan.

“UMP itu sifatnya pedoman. UMK nanti akan sangat bergantung pada usulan Dewan Pengupahan kabupaten/kota yang disampaikan ke bupati dan wali kota, lalu kami rumuskan di tingkat provinsi,” jelasnya.

Pemprov Jatim berharap penetapan upah minimum tahun ini tidak hanya menjamin kenaikan bagi pekerja, tetapi juga tetap menjaga iklim usaha dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.

Baca Juga : https://inversi.id/ump-jakarta-2026-hari-ini-pramono-tiga-insentif-buruh/

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:JatimPemprov JatimUMKUMPUpah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jelang Lonjakan Nataru, Kemenhub Tambah Jalur Jawa–Sumatera dan Perkuat Kendali Transportasi Nasional
Next Article Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau posko terpadu jelang Nataru 2025/26. (Foto : Pemprov Jateng) Infrastruktur Siap, Pemprov Jateng Tegaskan Kesiapan Hadapi Nataru 2025/2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index