By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pemkab Pamekasan Benahi Data DTSEN, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemkab Pamekasan Benahi Data DTSEN, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Terkini

Pemkab Pamekasan Benahi Data DTSEN, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Dokumen penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Pamekasan (Sumber : antaranews.com)
Dokumen penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Pamekasan (Sumber : antaranews.com)
SHARE

Inversi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, tengah berupaya memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial melalui pembenahan Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini merupakan basis data terpadu yang memuat informasi lengkap terkait kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan perbaikan data tersebut, pemerintah daerah berharap penyaluran bantuan sosial ke depan benar-benar tepat sasaran, terutama bagi warga yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, mengungkapkan bahwa jumlah warga miskin di daerahnya sebenarnya mencapai 921.956 jiwa.

Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 535.866 warga yang terdata dalam kategori desil 1 sampai 5 di DTSEN, yaitu kelompok masyarakat yang seharusnya mendapatkan prioritas bantuan sosial. Artinya, masih ada 386.090 warga miskin yang belum masuk dalam sistem data nasional tersebut.

“Warga miskin kita sebenarnya jauh lebih banyak dari data yang tercatat saat ini. Karena itu, kami perlu melakukan pembenahan agar mereka yang berhak benar-benar terdata dan bisa menerima hak sebagai penerima bantuan sosial,” ujarnya di Pamekasan, Sabtu.

Perbaikan data ini dinilai mendesak, mengingat selama ini masih banyak laporan mengenai warga tidak mampu yang tidak pernah tersentuh bantuan. Sebaliknya, ditemukan pula warga yang tergolong mampu justru terdaftar sebagai penerima manfaat. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidakadilan, tetapi juga berpotensi menghambat efektivitas program pengentasan kemiskinan di daerah.

Sebagai langkah awal, Dinsos Pamekasan telah menginstruksikan seluruh kepala desa di 13 kecamatan untuk segera melakukan pendataan ulang. Para perangkat desa diminta memastikan seluruh warga miskin yang belum tercatat dapat diusulkan masuk dalam DTSEN. Data hasil verifikasi desa nantinya akan disinkronkan dengan sistem pusat agar tercipta basis data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya pembenahan data ini tidak lepas dari temuan Komisi II DPRD Pamekasan yang sebelumnya melakukan peninjauan ke sejumlah wilayah. Dalam kunjungan lapangan, dewan menemukan beberapa warga miskin ekstrem yang tidak pernah menerima bantuan sosial.

Temuan tersebut antara lain berada di Kecamatan Proppo, Palengaan, dan Pegantenan. Bahkan, DPRD juga mendapati adanya warga mampu yang masuk kategori miskin dalam DTSEN, seperti seorang pengusaha tembakau dari Kecamatan Kadur yang tercatat sebagai penerima bantuan.

Temuan ini kemudian menjadi sorotan dan mendorong Pemkab Pamekasan untuk bergerak cepat melakukan evaluasi besar-besaran. Menurut Herman, kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jika data tidak diperbaiki, maka program pengentasan kemiskinan akan sulit berjalan efektif.

Baca Juga :

Presiden Setujui PP Jabatan Sipil Polri, Pemerintah Kejar Kepastian Hukum
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027

Ia menegaskan bahwa perbaikan DTSEN bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab moral pemerintah untuk melindungi warganya. Dengan basis data yang akurat, pemerintah daerah dapat memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih jelas.

Hal ini juga menjadi landasan dalam penentuan kebijakan, mulai dari penyaluran bantuan pangan, perlindungan sosial, hingga program pemberdayaan ekonomi. Selain itu, pembaruan data ini juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kesalahan penyaluran bantuan serta menutup celah penyalahgunaan data.

Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan, bukan sekadar tercatat sebagai angka dalam laporan.

Herman juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD yang telah memberikan perhatian besar terhadap persoalan ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, pemerintah desa, serta masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembenahan data dan penanganan kemiskinan di Pamekasan.

Ke depan, Pemkab Pamekasan berkomitmen menjalankan proses verifikasi dan validasi data secara berkala. Dengan demikian, setiap perubahan kondisi sosial ekonomi warga dapat terpantau dan diperbarui dalam sistem. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif, antara lain dengan melapor apabila ada warga miskin yang belum terdata atau menemukan adanya penerima bantuan yang tidak sesuai kriteria.

Melalui langkah ini, Pemkab Pamekasan berharap tidak ada lagi warga miskin yang terlewat dari perhatian negara. Pembenahan DTSEN diharapkan mampu menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih transparan, akurat, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di daerah.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Bantuan SosialDataDTSENPamekasanPemkabPemkab PamekasanSasaranTepat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bantuan bagi warga terdampak banjir d ari Pemkab Pasaman Barat sampai di Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka, Minggu (21/12/2025) (Sumber : antaranews.com) Pemkab Pasaman Barat Salurkan Bantuan ke Sikabau, Pastikan Pemulihan Pascabanjir
Next Article Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat menghadiri peringatan Hari Lahir ke-21 Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Sleman, di Lapangan Pemda Sleman, Sabtu (20/11/2025). (Sumber : antaranews.com) Hari Jadi ke-21, Peradi Sleman Hadirkan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index