By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Viral Kemunculan Lumba-lumba Putih di Asahan, Fenomena Langka Gegerkan Warga Sumatra Utara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Viral Kemunculan Lumba-lumba Putih di Asahan, Fenomena Langka Gegerkan Warga Sumatra Utara

Terkini

Viral Kemunculan Lumba-lumba Putih di Asahan, Fenomena Langka Gegerkan Warga Sumatra Utara

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
4 Min Read
Video viral menunjukkan penampakan lumba-lumba putih di perairan Asahan, Sumut. Warga merekam kemunculan langka ini, namun hewan belum terlihat lagi. (Foto : Tangkapan Layar/TikTok/Yazir)
Video viral menunjukkan penampakan lumba-lumba putih di perairan Asahan, Sumut. Warga merekam kemunculan langka ini, namun hewan belum terlihat lagi. (Foto : Tangkapan Layar/TikTok/Yazir)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Warga Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kemunculan hewan yang diduga lumba-lumba putih di perairan Sungai Asahan.

Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok/Yazir dan viral di media sosial, memicu rasa penasaran masyarakat, terutama warga Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, lokasi tempat hewan itu pertama kali terlihat.

Dalam rekaman video yang beredar luas, hewan berwarna putih tampak beberapa kali muncul ke permukaan air. Gerakan tersebut diduga dilakukan untuk mengambil oksigen, sebagaimana perilaku lumba-lumba pada umumnya. Kejadian ini menjadi perhatian karena lumba-lumba dikenal sebagai mamalia laut yang jarang terlihat di perairan sungai, terlebih di wilayah yang relatif dekat dengan permukiman warga.

Salah seorang warga setempat, Wan Faisal, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026. Menurutnya, kemunculan hewan yang diduga lumba-lumba putih ini tergolong sangat langka dan belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan tersebut.

“Jarang sekali kejadian seperti ini. Waktu itu kebetulan melintas di Desa Sei Paham, warga langsung merekam karena kaget melihat ada hewan seperti lumba-lumba muncul di sungai,” ujar Wan Faisal saat dimintai keterangan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa selama ini masyarakat setempat lebih familiar melihat lumba-lumba di laut lepas, bukan di perairan sungai.

Kehadiran hewan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Banyak warga yang mendekat ke tepi sungai untuk memastikan langsung penampakan itu. Rasa penasaran semakin besar karena warna tubuh hewan tersebut tampak putih, berbeda dengan lumba-lumba pada umumnya yang berwarna abu-abu.

“Karena hewan itu jarang sekali muncul di sini, apalagi warnanya putih, jadi warga penasaran dan langsung merekam. Biasanya lumba-lumba ada di laut, bukan di sungai seperti ini,” tutur Wan Faisal.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak berwenang dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam turut melakukan penelusuran. Polhut Ahli Pertama UPT Balai Besar KSDA Tanjung Balai, Farid Ali Harahap, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait di wilayah Asahan.

Baca Juga :

Pelarangan Warung Madura 24 Jam, Anggota DPR Angkat Suara
Sinopsis ‘Demon Slayer Infinity Castle’, Pertarungan Epik Hashira Vs Iblis Bulan Atas

“Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, peristiwa itu terjadi sejak Sabtu. Petugas Resor Tanjung Balai bersama Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan,” kata Farid.

Ia menjelaskan bahwa pada Minggu, 11 Januari 2026, telah dilakukan penelusuran langsung ke lokasi.

Namun, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa hewan yang diduga lumba-lumba putih tersebut tidak lagi terlihat. Hingga Selasa, 13 Januari 2026, belum ada laporan kemunculan lanjutan dari warga maupun hasil pemantauan petugas.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan penelusuran melalui peta digital, belum ada lagi kemunculan lumba-lumba putih tersebut,” jelas Farid.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan koordinasi dan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan hewan itu kembali muncul.

Farid juga menjelaskan bahwa secara geografis, lokasi kemunculan lumba-lumba tersebut masih memiliki keterkaitan dengan laut lepas. Sungai Sei Paham diketahui bermuara ke arah Selat Malaka, yang merupakan jalur perairan laut terbuka.

“Jarak dari lokasi kemunculan di Sungai Sei Paham menuju muara Bagan Asahan yang mengarah ke Selat Malaka sekitar 11 kilometer,” ungkapnya.

Kedekatan jarak ini dinilai memungkinkan mamalia laut seperti lumba-lumba masuk ke perairan sungai, baik karena faktor arus, kondisi lingkungan, maupun pencarian makanan.

Fenomena kemunculan lumba-lumba putih di perairan sungai ini menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Namun, pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak mengganggu satwa liar tersebut apabila kembali muncul, serta segera melaporkan kepada instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Kemunculan hewan langka ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga ekosistem perairan, baik sungai maupun laut, agar tetap menjadi habitat yang aman bagi satwa liar. Pemerintah daerah bersama instansi konservasi diharapkan terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang perlindungan satwa dan pelestarian lingkungan.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:Lumba-lumbaSumut
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Timnas Mini Football Indonesia. Foto : Instagram : FSMIOfficial Palembang Tuan Rumah Kejuaraan Asia Mini Football 2026, Dorong Sport Tourism Nasional
Next Article Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi paparan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto : Dok. Kementerian ESDM) Menteri Bahlil Lahadalia Optimistis Impor Bensin RON 92, 95, dan 98 Bisa Dihentikan Mulai 2027
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index