INVERSI.ID – Ribuan jemaah haji dari berbagai negara memadati Masjidil Haram menjelang kepulangan mereka dari Tanah Suci. Di tengah suasana yang penuh kekhusyukan, para jemaah melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan sebagai penutup rangkaian ibadah haji yang telah mereka jalani.
Momen spiritual tersebut berlangsung dengan suasana yang tenang dan menyentuh. Para jemaah tampak mengelilingi Kakbah sambil memanjatkan doa, berzikir, serta memohon keberkahan sebelum meninggalkan Kota Makkah.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Arab Saudi (SPA) pada Minggu (31/5), arus jemaah menuju Masjidil Haram terus meningkat sejak Sabtu dini hari hingga larut malam. Banyak jemaah memanfaatkan waktu terakhir mereka di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah di area paling suci bagi umat Islam tersebut.
Selain melaksanakan Tawaf Wada, para jemaah juga mengisi waktu dengan membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, dan berzikir. Perbedaan bahasa, budaya, dan asal negara seolah melebur dalam satu tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum kembali ke tanah air masing-masing.
Pemandangan ini menghadirkan nuansa spiritual yang begitu mendalam. Suara lantunan doa dan ayat suci Al-Qur’an terdengar bersahut-sahutan di berbagai sudut Masjidil Haram, menciptakan atmosfer yang penuh ketenangan dan refleksi diri.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas jutaan jemaah, otoritas Arab Saudi menerapkan sistem operasional terpadu yang dirancang khusus pada fase akhir penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai layanan disiagakan guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib.
Sistem tersebut mencakup pengaturan pergerakan jemaah, pengelolaan akses masuk dan keluar kawasan Masjidil Haram, hingga penyediaan layanan kesehatan, petugas lapangan, serta bimbingan bagi para jemaah.
Melalui dukungan tersebut, pelaksanaan Tawaf Wada dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan terorganisasi, meskipun jumlah jemaah yang hadir sangat besar.
Di sejumlah pelataran dan koridor Masjidil Haram, tampak banyak jemaah yang larut dalam suasana haru. Mereka mengangkat tangan untuk berdoa dan mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Tak sedikit pula yang mengabadikan momen terakhir mereka di sekitar Kakbah. Foto dan video menjadi kenang-kenangan berharga sebelum mereka meninggalkan Makkah dan kembali ke negara masing-masing dengan membawa pengalaman spiritual yang mendalam.
Suasana yang tercipta di Masjidil Haram pada akhir musim haji ini juga menunjukkan kesiapan operasional Arab Saudi dalam melayani jutaan tamu Allah. Berbagai layanan yang tersedia memungkinkan para jemaah menjalankan ibadah dengan aman, lancar, dan penuh ketenangan hingga tahap akhir.
Penyelenggaraan haji yang tertata dengan baik tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah serta menjaga kenyamanan dan keamanan di Dua Masjid Suci yang menjadi pusat ibadah umat Islam dunia.