By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Izin Sekolah Dicabut di Tengah Tahun Ajaran, Wali Murid Ajukan Permohonan ke Pemprov Jabar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Izin Sekolah Dicabut di Tengah Tahun Ajaran, Wali Murid Ajukan Permohonan ke Pemprov Jabar

Pendidikan

Izin Sekolah Dicabut di Tengah Tahun Ajaran, Wali Murid Ajukan Permohonan ke Pemprov Jabar

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
3 Min Read
Sejumlah wali murid SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Bogor. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Sejumlah orang tua siswa SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Bogor mendatangi Bale Pananggeuhan Gedung Sate, Bandung, Selasa, untuk meminta kejelasan terkait kelanjutan pendidikan anak-anak mereka setelah izin operasional sekolah tersebut dicabut oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Kedatangan para wali murid ke posko bantuan hukum Jawa Barat itu dilakukan setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat yang membatalkan izin operasional sekolah di tengah berlangsungnya tahun ajaran. Keputusan tersebut muncul saat para siswa kelas XII tengah bersiap menghadapi ujian kelulusan.

“Kami sangat kaget sekali dengan SK Gubernur yang turun tentang pembatalan izin operasional sekolah di tengah tahun ajaran. Saat ini sudah Maret, dan dalam waktu dekat para siswa bakal mengikuti ujian,” kata perwakilan wali murid kelas XII Sri Malahayati di Gedung Sate Bandung, Selasa.

Sri menyampaikan kekhawatirannya karena kebijakan tersebut muncul hanya beberapa bulan sebelum para siswa tingkat akhir menyelesaikan pendidikan mereka.

Menurut dia, pemerintah diharapkan dapat memberikan solusi agar hak pendidikan para siswa tetap terjamin, terutama bagi siswa kelas XII yang hampir menuntaskan masa studi.

“Kami khawatir karena negara tidak hadir untuk bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan dan hak anak kami untuk melanjutkan pendidikan. Apalagi yang kelas XII, mereka sudah di ujung, tinggal tiga bulan lagi harusnya mereka mendapatkan ijazah,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan wali murid lainnya, Nurdyanti, yang meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kebijakan khusus agar siswa, khususnya kelas XII, tetap dapat menyelesaikan pendidikan hingga akhir tahun ajaran.

Ia berharap para siswa tetap diberi kesempatan untuk menuntaskan proses belajar dan memperoleh ijazah resmi dari sekolah tersebut.

“Prioritas saat ini adalah nasib siswa. Berikan kesempatan bagi anak-anak kelas XII untuk menyelesaikan pendidikan sampai akhir tahun ajaran dan mendapatkan ijazah resmi,” kata Nurdyanti.

Baca Juga :

Daftar Perempuan Indonesia Berpengaruh di Berbagai Bidang
Ma’ruf Amin Lakukan Kunjungan Kerja ke 3 Provinsi di Sumatera, Ini Agendanya!

Berdasarkan informasi yang dihimpun, polemik yang melibatkan SMK IDN Bogor bermula pada November 2025. Saat itu terjadi perselisihan terkait keputusan sekolah yang menjatuhkan status drop out (DO) kepada seorang siswa karena diduga melanggar aturan disiplin.

Keputusan tersebut tidak diterima oleh pihak wali murid yang kemudian melayangkan somasi serta gugatan perdata kepada pihak sekolah. Sementara itu, pihak sekolah juga menempuh langkah hukum dengan melaporkan kasus tersebut secara pidana.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang hingga menyinggung persoalan legalitas lembaga pendidikan itu. Situasi ini berujung pada terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat yang mencabut izin operasional sekolah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, para wali murid masih berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan solusi konkret agar proses pendidikan para siswa tetap berjalan dan tidak mengganggu masa depan mereka.

You Might Also Like

Peluang Emas! UMB Sediakan Beasiswa Hingga Gratis Kuliah Bagi Peserta SNBT
Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 34 Resmi Lulus, Ini Pesan Penting Panglima TNI
KPK Bongkar Modus Pungli dan Titipan Siswa dalam SPMB 2026
Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Semua Jenjang Sekolah
Dedi Mulyadi Larang Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung, Ancam Pecat hingga Proses Hukum
TAGGED:IDNSMK Islamic Development NetworkWali Murid
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mengapa Orang Bisa Terjebak Judi Online? Ini Penjelasan Psikiater
Next Article Selat Hormuz Jantung Energi Global
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Universitas Indonesia Gandeng Kampus Top China untuk Tingkatkan Riset dan Pertukaran Mahasiswa

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

1 week ago
Pendidikan

Peluang Magang di Eropa Terbuka untuk Mahasiswa FISIP Undip

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Hadirkan Pentas Pelajar 2026, Ribuan Siswa Tunjukkan Bakat Terbaik

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index