By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Mengapa Orang Bisa Terjebak Judi Online? Ini Penjelasan Psikiater
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mengapa Orang Bisa Terjebak Judi Online? Ini Penjelasan Psikiater

Kesehatan

Mengapa Orang Bisa Terjebak Judi Online? Ini Penjelasan Psikiater

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Psikiater Subspesialis Psikiatri Adiksi Dr. dr. Kristiana Siste Kurniasanti, SpKJ(K). (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Psikiater Subspesialis Psikiatri Adiksi Dr. dr. Kristiana Siste Kurniasanti, SpKJ(K) menjelaskan bahwa kecanduan judi, termasuk judi online, dapat terjadi melalui beberapa pola perilaku yang berbeda pada setiap individu.

Kristiana mengungkapkan setidaknya ada tiga pola atau pathway yang dapat membuat seseorang terjerumus dalam kecanduan judi.

Pada pola pertama, seseorang biasanya hanya mencoba perjudian karena rasa penasaran atau sekadar ingin tahu. Selama individu tersebut tidak memiliki kecenderungan genetik terhadap kecanduan dan tidak memiliki karakter impulsif, kebiasaan tersebut umumnya tidak berkembang menjadi kecanduan.

“Orang yang memang tidak ada secara genetik untuk mengalami suatu kecanduan judi. Misalnya dia bermain judi online secara iseng-iseng, punya akses dan uang, dia tidak akan berakhir ke kecanduan. Karakternya juga tidak impulsif,” kata Kristiana.

Kepala Departemen Psikiatri Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu menjelaskan bahwa pola kedua biasanya terjadi pada individu yang memiliki masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan berlebih, atau mudah menyerah. Kondisi psikologis tersebut dapat meningkatkan risiko seseorang terjebak dalam perilaku perjudian hingga berujung pada kecanduan.

Sementara itu, pola ketiga berkaitan dengan karakter individu yang impulsif. Orang dengan sifat tersebut cenderung tertarik pada aktivitas yang berisiko tinggi atau melanggar norma, sehingga lebih rentan mengalami kecanduan judi dan memerlukan penanganan yang lebih kompleks.

“Yang pathway pertama itu biasanya mereka tidak datang ke tempat kita karena akan sembuh atau berhenti sendiri, misalnya ‘aku sudah kalah banyak nih, waktunya aku berhenti’. Yang akan datang ke tempat kesehatan yang pathway dua dan tiga,” tutur dia.

Kristiana menambahkan bahwa perilaku judi saat ini dikategorikan sebagai bentuk adiksi atau kecanduan perilaku. Sejak tahun 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengklasifikasikan perjudian (gambling) dan gim (gaming) sebagai jenis kecanduan non-zat.

Menurutnya, setiap individu memiliki motivasi berbeda saat mulai berjudi. Ada yang sekadar mencoba untuk bersenang-senang, mengikuti ajakan teman, hingga akhirnya terjerumus dalam kebiasaan yang sulit dihentikan.

Baca Juga :

Permintaan Maaf Robby Purba ke Sekuriti PI yang Dipecat, Saya Tahu Rasanya Jadi Kepala Keluarga
KPAI Minta Putus Mata Rantai Ultrasenioritas, Imbas Kasus Bullying yang Diduga Dilakukan Anak Vincent Rompies

Selain itu, sebagian orang juga berjudi dengan tujuan mendapatkan keuntungan finansial secara cepat. Bagi individu yang memiliki karakter impulsif dan menyukai hasil instan, aktivitas perjudian kerap dianggap sebagai jalan pintas untuk memperoleh uang.

“Ketika dia berkaitan dengan judi online yang tadinya iseng-iseng, kemudian berakhir ke suatu kecanduan karena memang karakteristiknya itu senang sesuatu yang instan dan yang impulsif, akhirnya memang bermasalah,” imbuh dia.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:Judi OnlineKesehatan Mentalpsikologi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tips Mudik Sehat: Dokter Anjurkan Pengemudi Istirahat Setiap 2 Jam Saat Berkendara
Next Article Izin Sekolah Dicabut di Tengah Tahun Ajaran, Wali Murid Ajukan Permohonan ke Pemprov Jabar
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
EkonomiHukumPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

4 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index