By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Sistem Zonasi Dihapus, Sekolah Maung Jawa Barat Hanya Terima Siswa Jalur Prestasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sistem Zonasi Dihapus, Sekolah Maung Jawa Barat Hanya Terima Siswa Jalur Prestasi

Pendidikan

Sistem Zonasi Dihapus, Sekolah Maung Jawa Barat Hanya Terima Siswa Jalur Prestasi

Jack
By
Jack
2 weeks ago
Share
3 Min Read
Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Bandung. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar akan segera membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk program Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung pada 25 hingga 29 Mei mendatang.

Program sekolah unggulan tersebut dipastikan hanya menerima siswa melalui jalur prestasi, baik akademik maupun nonakademik, dengan total kuota mencapai sekitar 21 ribu peserta didik baru.

Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan sosialisasi resmi terkait pelaksanaan SPMB Sekolah Maung sudah mulai dilakukan sejak 18 Mei 2026.

“Tanggal 18 Mei kami memulai dibukanya sosialisasi secara resmi tentang SPMB yang dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat yang kami mulai dari tanggal 25 sampai 29 Mei, kami akan membuka SPMB Sekolah Maung,” kata Purwanto di Bandung, Senin.

Purwanto menegaskan sistem zonasi tidak lagi digunakan dalam proses penerimaan siswa di Sekolah Maung. Menurutnya, seluruh proses seleksi akan sepenuhnya berbasis pencapaian dan kompetensi siswa.

“Ini nanti tidak menggunakan lagi sistem zonasi. Sekolah Maung ini adalah sekolah yang hanya menggunakan jalur prestasi baik prestasi akademik maupun nonakademik. Jadi mohon maaf nanti di Sekolah Maung ini tidak ada lagi sistem zonasi,” kata Purwanto.

Program Sekolah Maung sendiri telah diterapkan di 41 sekolah negeri yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Rinciannya terdiri dari 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri yang ditetapkan menjadi sekolah unggulan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sekolah yang telah ditetapkan oleh Pak Gubernur sebanyak 28 SMA negeri di Jawa Barat dan 13 SMK negeri di Jawa Barat,” ujarnya.

Dalam proses seleksi jalur akademik, Disdik Jabar akan mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari potensi akademik, kemampuan belajar, hingga kategori siswa dengan kecerdasan dan bakat istimewa.

Baca Juga :

Pulih Kembali, Produsen Mobil Jepang Kuasai 14,98 Persen Pasar Korsel
Monorel Ragunan–Setu Babakan Disiapkan, DKI Bidik Transportasi Ramah Lingkungan

Sementara untuk jalur nonakademik, calon siswa dapat menggunakan sertifikat prestasi yang pernah diraih di berbagai bidang seperti seni, olahraga, keagamaan, maupun kepemimpinan.

“Yang nonakademik bisa menggunakan sertifikat-sertifikat kejuaraan baik dalam bidang seni, olahraga, maupun keagamaan dan kepemimpinan,” ucap dia.

Disdik Jabar berharap masyarakat dapat memahami sistem penerimaan baru tersebut sebelum masa pendaftaran resmi dimulai pekan depan. Sosialisasi terus dilakukan agar informasi mengenai Sekolah Maung bisa menjangkau seluruh daerah di Jawa Barat.

“Mudah-mudahan ini nanti bisa disosialisasikan semuanya ke masyarakat kita, ada 41 totalnya Sekolah Maung ini, jenjang SMA dan SMK,” kata Purwanto.

Program Sekolah Maung diharapkan menjadi langkah baru dalam menciptakan sekolah unggulan berbasis kompetensi sekaligus mendorong lahirnya siswa berprestasi dari berbagai bidang di Jawa Barat.

You Might Also Like

Peluang Emas! UMB Sediakan Beasiswa Hingga Gratis Kuliah Bagi Peserta SNBT
Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 34 Resmi Lulus, Ini Pesan Penting Panglima TNI
KPK Bongkar Modus Pungli dan Titipan Siswa dalam SPMB 2026
Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Semua Jenjang Sekolah
Dedi Mulyadi Larang Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung, Ancam Pecat hingga Proses Hukum
TAGGED:BeasiswaDinas PendidikanJawa BaratSekolah Maung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Moving Season 2 Mulai Produksi, Kang Full Janji Lebih Spektakuler
Next Article BI Pangkas Batas Beli Dolar Tanpa Dokumen Jadi 25 Ribu Dolar AS
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Universitas Indonesia Gandeng Kampus Top China untuk Tingkatkan Riset dan Pertukaran Mahasiswa

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

1 week ago
Pendidikan

Peluang Magang di Eropa Terbuka untuk Mahasiswa FISIP Undip

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Hadirkan Pentas Pelajar 2026, Ribuan Siswa Tunjukkan Bakat Terbaik

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index