By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Negosiasi Iran dan AS Masuki Tahap Final, Trump Sebut Perang Segera Berakhir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Negosiasi Iran dan AS Masuki Tahap Final, Trump Sebut Perang Segera Berakhir

Internasional

Negosiasi Iran dan AS Masuki Tahap Final, Trump Sebut Perang Segera Berakhir

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
2 Min Read
Ilustrasi Iran. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Potensi tercapainya perjanjian damai antara Iran dan Amerika Serikat disebut dapat membuka jalan penghentian konflik di berbagai lini kawasan Timur Tengah. Informasi tersebut dilaporkan kantor berita Tasnim pada Minggu.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa salah satu poin penting yang tengah dibahas adalah penghentian serangan Israel di Lebanon. Selain itu, Amerika Serikat juga dikabarkan siap memberikan komitmen untuk mencabut sanksi terhadap sektor minyak Iran selama proses negosiasi berlangsung.

Jika kesepakatan benar-benar tercapai, kondisi di Selat Hormuz disebut tidak akan sepenuhnya kembali seperti sebelum perang terjadi. Namun, jumlah kapal yang diizinkan melintas di jalur strategis tersebut akan dipulihkan secara bertahap dalam kurun waktu 30 hari.

Tasnim melaporkan Iran tetap menegaskan hak kedaulatannya atas Selat Hormuz. Pemerintah Teheran disebut akan menerapkan sejumlah langkah yang detailnya akan diumumkan kemudian.

Selain itu, Iran juga menuntut pencairan sebagian aset negara yang selama ini dibekukan. Kesepakatan potensial tersebut turut mencakup pembukaan jendela negosiasi selama 60 hari terkait program nuklir Iran.

Teheran juga mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Menurut laporan tersebut, tidak akan ada perubahan pengaturan di Selat Hormuz apabila blokade masih diberlakukan.

Setiap perubahan terkait jalur navigasi dan aktivitas transit di Selat Hormuz juga disebut akan bergantung pada implementasi komitmen lain dari pihak Amerika Serikat yang tertuang dalam nota kesepahaman.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (23/5) mengungkapkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran sebenarnya sudah hampir rampung.

Trump menyebut proses negosiasi telah berjalan cukup jauh dan kini tinggal menunggu tahap finalisasi.

Baca Juga :

Zodiak Hari Ini! Siap Upgrade Mood & Energi Positif Kamu?
Kartini Day itu Nggak Cuma Soal Kebaya! Lo Harus Kenal Sosok Super Keren Ini

Terobosan diplomatik tersebut muncul setelah Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir melakukan kunjungan ke Teheran. Kunjungan itu menjadi yang kedua dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, gencatan senjata dalam konflik Amerika Serikat dan Iran yang pecah sejak 28 Februari disebut pertama kali dimediasi oleh Pakistan pada 8 April lalu.

Situasi ini pun menjadi sorotan dunia internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas geopolitik kawasan Timur Tengah hingga jalur perdagangan global, khususnya distribusi energi melalui Selat Hormuz.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis
TAGGED:Iran-ASPerdamaian
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026
Next Article Viktor Axelsen Nikmati Kehidupan Baru Bersama Keluarga Setelah Gantung Raket
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

3 weeks ago
Internasional

Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H

4 weeks ago
Sembilan aktivis dan jurnalis WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang sempat menjadi korban penculikan Tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. IG/Kemluri)
InternasionalTerkini

Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index