INVERSI.ID – Pelatih tim nasional Turki, Vincenzo Montella, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah timnya menelan kekalahan 0-2 dari Australia pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion BC Place, Kanada, Minggu.
Meski gagal meraih poin, Montella menilai anak asuhnya sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun, dominasi yang ditunjukkan Arda Guler dan rekan-rekannya tidak diiringi efektivitas dalam menyelesaikan peluang menjadi gol.
“Kami sangat sedih dan tahu masih ada waktu untuk bangkit di fase grup,” kata Montella dalam laman FIFA seusai pertandingan.
Turki Dominan, Tapi Gagal Maksimalkan Peluang
Secara statistik, Turki tampil lebih agresif dibandingkan Australia sepanjang pertandingan. Tim berjuluk Crescent-Stars itu mencatatkan penguasaan permainan yang lebih baik dan lebih sering mengancam pertahanan lawan.
Montella mengungkapkan bahwa timnya berhasil menciptakan total 30 upaya serangan ke arah gawang, jauh lebih banyak dibandingkan Australia yang hanya membukukan sembilan percobaan.
Dari jumlah tersebut, delapan tembakan Turki mengarah tepat ke sasaran, sedangkan Australia hanya mencatatkan empat tembakan tepat sasaran.
Meski unggul dalam berbagai aspek statistik, Turki tetap gagal mencetak gol. Menurut Montella, masalah utama timnya terletak pada penyelesaian akhir yang belum maksimal.
Namun dominasi tersebut, tambah Montella, tidak mampu dikonversi menjadi gol karena kurangnya penyelesaian akhir yang efektif.
Dia menyatakan, tim menciptakan banyak peluang mencetak gol namun sulit untuk diwujudkan.
Sepanjang pertandingan, Turki beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan Australia. Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan, tetapi tidak satu pun mampu dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, Australia menunjukkan permainan yang lebih efisien. Tim berjuluk Socceroos mampu memanfaatkan peluang yang datang dengan sangat baik.
Australia Lebih Efektif
Australia membuka keunggulan melalui gol yang dicetak Nestory Irankunda pada menit ke-27. Gol tersebut membuat Turki harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
Ketika Turki terus berupaya menyamakan kedudukan, Australia justru berhasil menambah keunggulan pada menit ke-75 lewat aksi gelandang Connor Metcalfe.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan usai dan memastikan Socceroos mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup D.
Berkat kemenangan tersebut, Australia kini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup D dengan koleksi tiga poin.
Jumlah poin yang dimiliki Australia sama dengan tuan rumah Amerika Serikat yang berada di puncak klasemen. Namun, tim Negeri Paman Sam unggul dalam perhitungan selisih gol sehingga berhak menduduki posisi pertama.
Sementara itu, Turki dan Paraguay harus puas menghuni posisi ketiga dan keempat setelah sama-sama menelan kekalahan pada laga pembuka mereka.
Meski memulai turnamen dengan hasil mengecewakan, peluang Turki untuk melaju ke fase berikutnya masih terbuka. Arda Guler dan kolega kini dituntut segera bangkit pada pertandingan selanjutnya agar bisa menjaga asa lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.