By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

Jack
By
Jack
16 seconds ago
Share
2 Min Read
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Antara)
SHARE

 INVERSI.ID – Presiden AS Donald Trump, Kamis, mengatakan bahwa kesepakatan kerja sama nuklir dengan Arab Saudi akan bergantung pada bergabungnya Riyadh ke dalam Perjanjian Abraham (Abraham Accords).

“Kesepakatan Nuklir Sipil (Tidak akan ada pengayaan material!) yang dibuat antara Departemen Energi Amerika Serikat dan Arab Saudi, yang hanya berkaitan dengan penggunaan non-militer seperti yang sudah dimiliki Iran dan UAE (dan negara lain), akan disetujui,” tulis Trump di platform Truth Social.

Trump mengatakan bahwa perjanjian tersebut “sepenuhnya bergantung pada bergabungnya Arab Saudi ke dalam Perjanjian Abraham yang sangat dihormati dan sukses,” seraya menambahkan bahwa AS “tidak menentang Fasilitas Nuklir Sipil (Non-Pengayaan).”

Perjanjian Abraham adalah perjanjian normalisasi yang ditandatangani antara Israel dan beberapa negara mayoritas Muslim selama masa jabatan pertama Trump.

Saat ini, empat negara telah bergabung dengan perjanjian perdamaian tersebut: Bahrain, Maroko, Sudan, dan Uni Emirat Arab.

Sebelumnya pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan melalui persetujuan Kongres dan akan memiliki pengamanan yang berlaku.

“Setiap perjanjian yang akan kita buat dengan negara mana pun di dunia tentang energi nuklir sipil akan memiliki pengamanan untuk memastikan bahwa itu tidak dapat diubah menjadi program senjata,” kata Rubio kepada wartawan di Filipina.

Departemen Energi AS, Rabu (22/7), mengatakan bahwa AS dan Arab Saudi telah menandatangani perjanjian kerja sama nuklir.

Menteri Energi AS Chris Wright dan Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menandatangani perjanjian kerja sama nuklir damai, yang dikenal sebagai Perjanjian 123, bersama dengan perjanjian pengamanan bilateral, kata lembaga pemerintahan AS tersebut dalam pernyataan resminya.

Baca Juga :

PPP Berpeluang Sodorkan Cawapres Pendamping Ganjar, Jika Sodorkan Sandiaga Uno
Rekam Jejak Vinicius Junior, Samai Rekor Messi saat Real Madrid Juara

You Might Also Like

Impor Minyak Rusia Dieksekusi, Stok BBM Nasional Dijaga Tetap Aman
Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas
AS Gempur Bandara Iranshahr, Infrastruktur Listrik Iran Lumpuh dan Warga Terluka
Iran Klaim Serang Pangkalan Militer AS di Tiga Negara Teluk
Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
TAGGED:Arab SaudiAsDonald TrumpNUKLIR
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Putri KW Waspadai Tomoka Miyazaki di Perempat Final China Open 2026, Soroti Bola Atas dan Keuletan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Survei LSI: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Ini Faktor Pendorongnya

Momen Prabowo Guyon soal “Pemimpin Kancil” Warnai Puncak Harlah ke-28 PKB

Prabowo Ungkap Dana Efisiensi Rp300 Triliun Digunakan untuk Program Prioritas Nasional

Tabung CNG Akan Dibuat PT Pindad? Ternyata Sudah Lama Produksi Tabung Gas Nasional

MK Putuskan Izin Tambang ke Ormas Tak Bisa Tunjuk Langsung, Bahlil Siapkan Aturan Baru

Jaksa Agung Mutasi Pejabat Kejaksaan, Rinaldi Umar Resmi Jadi Dirdik Jampidsus

Bandara Husein Bandung Resmi Beroperasi Lagi Mulai Agustus 2026, Layani Rute Domestik dan Regional

Dedi Mulyadi Siapkan Kertajati Jadi Pusat Industri Pertahanan, Husein Fokus Penerbangan Komersial

BRI Perkuat Benteng Lawan Judi Online, Andalkan Teknologi untuk Putus Aliran Dana

Bahlil Bongkar Masa Depan! Mobil Hidrogen Diprediksi Saingi EV dalam 10 Tahun

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

2 weeks ago
Pildun 2026Terkini

Dibantai Belgia 4-1, AS Tinggalkan Piala Dunia dengan Luka Mendalam

2 weeks ago
Internasional

Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum

2 weeks ago
InternasionalTerkini

Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index