By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

Jack
By
Jack
2 days ago
Share
3 Min Read
Ilustrsi cuaca panas ekstrim. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Korea Selatan meningkatkan status siaga gelombang panas ke level “peringatan” di hampir separuh wilayah negara itu menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan suhu ekstrem akan terus berlangsung hingga akhir pekan.

Contents
Pemerintah Fokus Lindungi Kelompok RentanBaru Dilanda Banjir, Kini Dihantam Cuaca Panas

Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya risiko kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang beraktivitas di luar ruangan.

Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan menyatakan status siaga resmi dinaikkan pada Jumat sore waktu setempat setelah kondisi cuaca diperkirakan terus memburuk dalam beberapa hari ke depan.

“Hingga pukul 15.00 waktu setempat [06.00 GMT], tingkat siaga bencana terkait cuaca panas telah dinaikkan dari ‘waspada’ (caution) menjadi ‘peringatan’ (warning),” kata Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korsel dalam pernyataan resminya.

Pemerintah menjelaskan, status tersebut kini berlaku di 116 dari total 235 zona peringatan khusus yang tersebar di seluruh Korea Selatan. Wilayah-wilayah tersebut diprediksi akan mengalami suhu tinggi secara berkelanjutan.

Mengacu pada laporan kantor berita Yonhap, status “peringatan” diterapkan ketika suhu maksimum diperkirakan mencapai atau melebihi 35 derajat Celsius selama sedikitnya dua hari berturut-turut.

Badan Meteorologi Korea memproyeksikan suhu udara pada siang hari dapat menyentuh 37 derajat Celsius di sejumlah wilayah sepanjang akhir pekan. Sementara itu, kawasan selatan diperkirakan mengalami suhu sekitar 35 derajat Celsius.

Pemerintah Fokus Lindungi Kelompok Rentan

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah Korea Selatan memperkuat berbagai langkah mitigasi untuk mengurangi dampak gelombang panas.

Kementerian telah menginstruksikan seluruh instansi terkait agar meningkatkan pemantauan terhadap kelompok masyarakat yang paling berisiko mengalami sengatan panas, seperti lanjut usia, petani, hingga pekerja lapangan yang beraktivitas di bawah terik matahari.

Baca Juga :

Fakta-fakta Dishub Medan yang Viral Akibat Martabak, Diduga Difitnah hingga Dirujak Netizen
Yandri Susanto: PAN Tetap Usung Erick Thohir sebagai Cawapres dengan Siapa Pun Koalisinya

Selain itu, patroli di area terbuka dan kawasan persawahan juga akan diperbanyak sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan maupun kerusakan pada sektor pertanian akibat suhu ekstrem.

Baru Dilanda Banjir, Kini Dihantam Cuaca Panas

Gelombang panas datang hanya beberapa hari setelah Korea Selatan diterjang hujan monsun dengan intensitas tinggi.

Curah hujan yang mengguyur pada Rabu dan Kamis menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, merendam permukiman warga, merusak infrastruktur jalan, serta memaksa ratusan orang mengungsi.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Yonhap hingga Jumat, sebanyak 758 warga telah dievakuasi akibat bencana tersebut. Selain itu, satu orang dilaporkan hilang dan lebih dari 400 fasilitas infrastruktur mengalami kerusakan.

Perubahan cuaca yang berlangsung dalam waktu singkat dari hujan ekstrem menuju gelombang panas menjadi tantangan baru bagi pemerintah Korea Selatan dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap sektor pertanian dan infrastruktur.

You Might Also Like

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!
Hong Myung-bo Jadi Sasaran Kemarahan Publik usai Korea Selatan Tersingkir di Piala Dunia 2026
TAGGED:Cuaca EkstremCuaca panasKorea Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Next Article Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan

2 weeks ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

3 weeks ago
EkonomiInternasionalTerkini

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

3 weeks ago
Pildun 2026

Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index