INVERSI.ID – Peminat kuliah ke Swedia dari kalangan anak muda Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, tercatat lebih dari 900 pelajar Indonesia diterima di berbagai universitas terkemuka di Swedia. Angka ini melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 160 pelajar.
Hal ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert, dalam peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Swedia yang digelar di Jakarta pada Sabtu, 12 April 2025.
“Tahun ini, kita merayakan 75 tahun hubungan bilateral kedua negara, dan saya senang melihat semakin banyak pelajar Indonesia yang antusias melanjutkan studi di Swedia,” ujar Blockert.
Pameran Pendidikan dan Karier Swedia Hadir di Jakarta
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Kedutaan Besar Swedia menggelar acara Join Sweden – Study & Career Fair di Hotel Artatel Gelora Senayan. Acara ini menjadi platform strategis untuk mempertemukan calon mahasiswa dan profesional Indonesia dengan institusi pendidikan serta perusahaan asal Swedia.
Berbagai kegiatan menarik dihadirkan dalam pameran ini, seperti talk show bersama perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Swedia, alumni yang telah bekerja di Swedia, serta perwakilan universitas dan perusahaan.
Universitas dan Perusahaan Bergengsi Ikut Serta
Beberapa universitas ternama yang turut serta dalam pameran antara lain:
- Chalmers University of Technology
- KTH Royal Institute of Technology
- Lund University
- Stockholm University
- Uppsala University
Sementara dari sektor industri, hadir pula perusahaan multinasional seperti Epiroc, Ericsson, Scania, dan Volvo Cars yang membuka peluang karier bagi talenta muda Indonesia.
Swedia Jadi Pilihan Favorit Studi dan Karier Global
Tingginya minat pelajar Indonesia terhadap pendidikan di Swedia menunjukkan adanya penguatan hubungan bilateral yang berdampak langsung pada sektor pendidikan dan tenaga kerja. Swedia semakin dikenal sebagai negara tujuan studi yang tidak hanya unggul dalam kualitas pendidikan, tapi juga menawarkan prospek karier global.
Acara ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi Swedia dan profesional muda Indonesia yang ingin berkembang dalam lingkungan internasional.***