By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fakta-Fakta Indonesia Peringkat 3 di Asia Tenggara soal Serangan Ransomware
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-Fakta Indonesia Peringkat 3 di Asia Tenggara soal Serangan Ransomware

Terkini

Fakta-Fakta Indonesia Peringkat 3 di Asia Tenggara soal Serangan Ransomware

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Indonesia berada diperingkat ke-3 di Asia Tenggara soal serangan ransomware.

Fakta tersebut diungkapkan oleh Palo Alto Networks yang merupakan sebuah perusahaan keamanan siber terkemuka.

Serangan ransomware sendiri, adalah sejenis virus malware yang menyerang perangkat dengan sistem enkripsi file, yang mengakibatkan komputer atau laptop tidak dapat membaca data.

Namun, virus malware ini dapat dihilangkan selama ada kode enkripsi, agar serangan ransomware yang berbahaya dapat hilang.

Di Indonesia sendiri, serangan ransomware meningkat mendekati angka 30 persen dan 14 kasus lainnya dilaporkan di berbagai kasus utama dalam kehidupan seseorang.

Masih menurut laporan Palo Alto Networks, serangan ransomware dilakukan oleh para pelaku untuk menekan organisasi.

Bahkan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebutkan bahwa serangan ransomware merupakan sebuah serangan siber yang paling umum terjadi selama 2022, selain pembobolan.

Indonesia sendiri dalam hal serangan siber, kata BSSN, telah menyumbang sebanyak 50 persen kasus pada tahun 2022.

Gangguan serangan ransomware, biasanya terjadi lewat panggilan telpon dan email yang meminta pada seorang individu sejumlah tebusan.

Baca Juga :

Usai Rilis Vision Pro, Apple Ketahuan Akuisisi Startup Pembuat Headset Militer
Tips Tetap Sehat Usai Puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024

Berdasarkan data ini, Palo Alto Networks menyebut, Indonesia menempati posisi 3 soal serangan ransomware di Asia Tenggara.

Selain di Indonesia dan Asia Tenggara, di Asia Pasifik sendiri, serangan ransomware meningkat sebanyak 35,4 persen dengan total serangan ransomware sebanyak 302.

Taktik-taktik pemerasan yang dilakukan oleh para pelaku serangan ransomware sangat besar, demi mendapatkan tembusan yang juga besar.

Dalam empat jam saja, jumlah korban dari serangan ransomware berjumlah satu orang dan diunggah di situs peretas.

Dengan hampir dari total serangan ransomware terjadi di Indonesia, selama 2022 berjumlah hampir 30 persen.

Tentu saja, para serangan ransomware tidak peduli siapa saja target korban dari serangan siber ini.

Bahkan, serangan ransomware semakin menyerang masyarakat rentan. Seperti rumah sakit dan sekolah.

Soal cara kerja, serangan ransomware akan menyusup dan menduplikasikan dirinya dalam sebuah file sistem Windows dan mengenkripsi seluruh file dengan cepat dalam hitungan detik.

Setelah itu, korban serangan ransomware akan mendapatkan peringatran untuk menebus data-data tersebut dengan sejumlah uang. Biasanya, berupa Bitcoin sebagai alat pembayaran.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Kabur Aja Dulu? Lebih Baik Cari Beasiswa Dulu! 5 Peluang Emas Kuliah S1 di Luar Negeri
Next Article Ciburial, Surga Tersembunyi di Jantung Bandung Barat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index