By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Sosok dan Fakta Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Berhasil Ditangkap Polisi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sosok dan Fakta Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Berhasil Ditangkap Polisi

Terkini

Sosok dan Fakta Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Berhasil Ditangkap Polisi

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Nama Mbah Slamet ramai diperbincangkan di media sosial karena diciduk menipu hingga membunuh korban secara sadis.

Contents
Sosok Mbah SlametTerima Uang Korban Rp70 juta

Sebelumnya mbah Slamet terungkap membunuh korban berinisial PO (53) warga Sukabumi, Jawa Barat karena kesal terus ditagih menggandakan uang.

Korban dikubur di kebun Mbah Slamet di hutan Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Lantas siapa sosok dukun pengganda uang yang diketahui bernama Mbah Slamet? Berikut penjelasannya.

Sosok Mbah Slamet

Mbah Slamet alias Slamet Tohari diketahui berumur 45 tahun. Ia diketahui sebagai dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Usai diperiksa oleh kepolisian, Mbah Slamet dukun pengganda uang ini rupanya residivis kasus peredaran uang palsu pada 2019 lalu. Slamet berhasil ditangkap Polres Pekalongan di Wiradesa, Pekalongan.

Tak hanya dia, Slamet menjalankan aksi mengedarkan uang palsi bersama dua pelaku lainnya yaitu Aziz (32) warga Wonosobo dan Ahmad Murtadi (49) warga Banyumas.

Polisi pun menyita 1.491 lembar uang palsu yang terdiri dari beberapa pecahan uang, termasuk pecahan Rp100.000.

Uang palsu itu rencananya akan diedar ke wilayah Pekalongan dengan harapan mendapatkan hasil Rp70 juta.

Baca Juga :

Pemanfaatan Bahan Pangan di SPPG Ciangsana Perkuat Nilai Kepedulian Sosial
Mengenal Malaria Knowlesi yang Mulai Serang Manusia, Akibat Pembukaan Lahan

Mereka dijerat Pasal 36 Ayat 2 dan Pasal 34 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Terima Uang Korban Rp70 juta

Saat menjalani pemeriksaan oleh kepolisian Banjarnegara, Mbah Slamet mengakui jika dirinya telah menerima uang korban sebesar Rp70 juta yang diberikan secara bertahap. Ia menjanjikan uang Rp50 juta bisa digandakan hingga jadi Rp5 Miliar.

“Total uang yang saya terima mencapai Rp70 juta, dan saya menjanjikan bisa digandakan sampai Rp 5 miliar,” kata Slamet.

Melalui Kapolres Banjarnegara AKBP Hendriyanto, Mbah Slamet mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan terhadap para korban sudah dilakukan sejak 2020.

“Jadi hasil tadi malam kita periksa, tersangka mengaku membunuh korbannya sejak tahun 2020,” jelas Hendriyanto.

Lanjut Hendriyanto, Mbah Slamet mengaku bahwa dirinya tidak siapa saja yang telah direnggut nyawanya lantaran kebanyakan korban yang dibunuh berasal dari luar Banjarnegara.

“Tapi dia lupa nama-nama identitasnya karena kebanyakan warga luar Banjarnegara katanya. Makanya di sini kami juga ada kendala melakukan identifikasi korban”, kata Hendri.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fenomena Quarter-Life Crisis Pada Mahasiswa, Begini Cara Mangatasinya!
Next Article Apple Siap Luncurkan Update iOS 16.4.1 untuk iPhone, Ada Peningkatan Keamanan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index