By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Pelajar Solo Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Smartwatch untuk Lansia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pelajar Solo Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Smartwatch untuk Lansia

Terkini

Pelajar Solo Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Smartwatch untuk Lansia

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Tujuh siswa dari berbagai SMA/SMK di Solo yang tergabung dalam Tim SmartEly berhasil mengembangkan jam tangan pintar (smartwatch) untuk lansia. Inovasi mereka, yang berfungsi sebagai sistem pemantauan kesehatan berbasis internet, sukses meraih Gold Award di Malaysia Technology Expo 2025 untuk kategori Healthcare, Personal Care Technology, Biotechnology and Life Sciences, serta mendapat Special Award dari Chinese Innovation and Invention Society Taiwan.

Ketua Tim SmartEly, Arya Pradana Putra, menjelaskan bahwa ide ini lahir dari kebutuhan akan teknologi yang lebih mudah diakses oleh lansia.

“Kami melihat masih ada kesenjangan antara kebutuhan kesehatan lansia dan teknologi yang tersedia. Karena itu, kami ingin menghadirkan solusi yang lebih tepat guna,” ujarnya di Solo, Sabtu (1/3/2025).

Dilengkapi Sensor Canggih dan Fitur Darurat

SmartEly dirancang dengan mempertimbangkan keterbatasan literasi digital lansia Indonesia serta mengadopsi nilai-nilai lokal dalam sistem rekomendasi kesehatannya. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor detak jantung, accelerometer, gyroscope untuk mendeteksi jatuh, serta GPS untuk pemantauan lokasi.

Selain itu, terdapat tombol SOS yang memungkinkan pengguna mendapatkan bantuan cepat dalam situasi darurat. Semua data kesehatan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi berbasis cloud.

Pengembangan perangkat ini mendapat bimbingan dari Andreas Wegiq Adia Hendix, mentor dari Mersif Academy. Selama tiga bulan persiapan, tim melakukan riset mendalam mengenai kebutuhan lansia, mengembangkan prototipe melalui beberapa tahap uji coba, serta menjalin kemitraan dengan berbagai institusi kesehatan dan teknologi di Solo, termasuk Klinik Wijaya Kusuma Health Care, Endang Medical Clinic, dan Rumah Sakit UNS.

Anggota Tim SmartEly

Tim SmartEly terdiri dari tujuh siswa dari lima sekolah di Solo, yaitu:

Baca Juga :

Navigating the Thrilling World of Android Gaming with Cutting-Edge
Sosok dan Profil Inge Anugrah, Istri Ari Wibowo yang Digugat Cerai
  • Arya Pradana Putra
  • Selena Dahayu Larasati (SMA Negeri 5)
  • Athira Marwa Arrofifah (SMA Negeri 2)
  • Sarah Larasati (SMA Negeri 1)
  • Athala Wiksa Pradipta (SMK Negeri 5)
  • Risang Gading Bhamakerti (SMA Negeri 1)
  • Safira Putri Destinari (SMA Negeri 4)

Keberhasilan SmartEly menunjukkan bahwa inovasi anak muda Indonesia memiliki daya saing di tingkat internasional. Dengan teknologi yang semakin berkembang, solusi seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya lansia.***

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fakta-Fakta Epic Games, Bagikan Game Gratis hingga Tawarkan Diskon Gede
Next Article FIFA Berikan Kartu Kuning ke RI, Sinyal Piala Dunia U-17?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index