By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Perjalanan Karier Prof Dr Sulianti Saroso, Pahlawan Kesehatan Masyarakat Rentan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perjalanan Karier Prof Dr Sulianti Saroso, Pahlawan Kesehatan Masyarakat Rentan

Terkini

Perjalanan Karier Prof Dr Sulianti Saroso, Pahlawan Kesehatan Masyarakat Rentan

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Prof Dr Sulianti Saroso merupakan salah satu dokter wanita pertama di Indonesia, yang juga merupakan pahlawan kesehatan masyarakat rentan untuk mendapatkan akses kesehatan berkualitas. Ini perjalanan kariernya.

Contents
Pahlawan Kesehatan Masyarakat RentanPerjalanan Kerier Prof Dr Sulianti Saroso

Selain itu, sosok Prof Dr Sulianti Saroso juag diabadikan oleh Google Doodle hari ini, Rabu, 10 Mei 2023, sebab pada hari ini juga dirinya berulang tahun yang ke-106.

Karena, Prof Dr Sulianti Saroso sendiri lahir di Karang Asem, Bali pada 10 Mei 1917 lalu.

Pahlawan Kesehatan Masyarakat Rentan

Nama Prof Dr Sulianti Saroso diabadikan oleh Goggle lewat Google Doodle, bukan tanpa alasan. Sebab, dirinya disebut sebagai pahlawan kesehatan masyarakat yang rentan untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas.

Memiliki nama asli Julie Sulianti Saroso, merupakan anak dari seorang dokter yang menematkan pendidikan di keokterannya pada 1942 di Sekolah Tinggi Kedokteran di Batavia bernama Sekolah Geneeskundige Hoge.

Kemudian, Prof Dr Sulianti Saroso melanjutkan pendidikannya di Inggris dan Amerika Serikat hingga mendapatkan beasiswa dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Saat menerima beasiswa dari WHO, Prof Dr Sulianti Saroso mempelajari ilmu kesehatan ibu dan anak di Eropa, yang kemudian menjadi bekal berharga di Indonesia.

Perjalanan Kerier Prof Dr Sulianti Saroso

Perjalanan karier Prof Dr Sulianti Saroso, dimulai saat pulang ke Tanah Air pada 1952 dan langsung membantu meingkatkan edukasi terhadap pengendalian kelahiran dan keluarga berencana.

Kemudian, Prof Dr Sulianti Saroso bergabung dengan Kementerian Kesehatan untuk memimpin sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan akses kesehatan bagi perempuan, anak, dan penduduk desa.

Baca Juga :

Zodiak Update! Saatnya Anak Muda Ngulik Diri Lewat Energi Bintang
Hadapi Cuaca Panas, Ini Pesan Sekjen Kemenag pada Jemaah Haji

Prof Dr Sulianti Saroso, lalu mengajar di Universitas Airlangga pada 1969 dan melatih generasi dokter dan tenaga kesehatan agar lebih baik, untuk saat itu.

Dokter wanita pertama di Indonesia yang pernah menjabat sebagai Presiden Majelis Kesehatan Dunia, juga merupakan sosok wanita kedua yang menduduki posisi itu.

Bahkan, Prof Dr Sulianti Saroso pernah berhasil meyakinkan komisi internasional WHO bidang pemberantasan penyakit cacar bahwa Indonesia telah terbebas dari penyakit cacar yang kala itu tengah melanda dunia.

Jasa yang sangat besar yang telah diberikan olehnya dalam dunia kedokteran, membuat, namanya disematkan Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Viral di Instagram Hingga Tiktok, Siapakah Wes Anderson?
Next Article Jokowi Apresiasi Kamboja Atas Upaya Membantu WNI Korban Perdagangan Manusia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index