By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Setelah Mazhab Soekarno, Panji Gumilang Perkenalkan Mazhab Karto Suwiryo, Tokoh NII yang Ditumpas RI
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Setelah Mazhab Soekarno, Panji Gumilang Perkenalkan Mazhab Karto Suwiryo, Tokoh NII yang Ditumpas RI

Terkini

Setelah Mazhab Soekarno, Panji Gumilang Perkenalkan Mazhab Karto Suwiryo, Tokoh NII yang Ditumpas RI

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang kembali membuat pernyataan yang kontroversial dengan menyebut soal mazhab Karto Suwiryo.

Contents
Pernyataan Panji Gumilang soal Mazhab Karto SuwiryoSosok Karto Suwiryo

Sebelumnya pernyataan dari Panji Gumilang juga jadi kontroversial yaitu menyebut soal mazhab Soekarno di depan pegawai Kantor Kementerian Agama Jawa Barat. 

Hal itu dilihat dari video yang beredar hingga viral di media sosial. Dalam video itu, Panji Gumilang terlihat sedang berbincang dengan beberapa orang di sebuah ruangan.

Dalam video itu, Panji Gumilang terlihat mengenakan pakaian berwarna hijau. Panji Gumilang pun mengomentari viralnya mazhab Soekarno yang diterapkan di Ponpes Al Zaytun. 

“Orang baru disentil mazhab Soekarno aja geger kan,” kata Panji, dilihat dari akun TikTok @alzaytun.indramayu.

Pernyataan Panji Gumilang soal Mazhab Karto Suwiryo

Kemudian beberapa orang yang ada di sekitar Panji Gumilang menanggapi pernyataan itu dengan senyuman. Panji pun membahas soal mazhab Karto Suwiryo.

“Apalagi disentil Mazhab Kartosuwiryo,” tambah Panji Gumilang, sambil menunjuk ke arah depan. 

Dalam kesempatan itu, Panji Gumilang pun menjelaskan jika sesama muslim masih mencaci maki saudaranya, artinya itu belum Rahmatan Lil lamin.  

Lebih lanjut, ia menjelaskan alasannya membiarkan hal tersebut karena nantinya masyarakat akan mengetahuinuya.

Baca Juga :

Golden Ticket & Piala Wali Kota: GENSA 2025 Bikin Pelajar Makin Gaspol!
Biodata dan Profil Keiani Mabe, Lengkap dengan Umur, Instagram, Hingga Youtube

“Namun bagi kita biarkan saja. Itulah toleransi. Dan itulah damai. Ndak usah takut ribut-ribut,” tandasnya.

Sosok Karto Suwiryo

Setelah video itu viral, banyak yang penasaran dengan sosok Karto Suwiryo. Dikutip dari laman Wikipedia, Karto Suwiryo dengan nama lengkap Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo merupakan tokoh Islam Indonesia.

Sosok Karto Suwiryo ini dikenal mendirikan gerakan Darul Islam untuk melawan pemerintah Indonesia dari tahun 1949 hingga tahun 1962.

Karto Suwiryo bersama para pengikutnya bertujuan mendirikan Negara Islam Indonesia berdasarkan hukum syariah. Kemudian Kartosoewirjo memproklamirkan NII pada 7 Agustus 1949 dan diikuti di beberapa daerah terutama Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Aceh.

Pemerintah Indonesia kemudian bereaksi dengan menjalankan operasi untuk menangkap Kartosoewirjo. Gerilya NII melawan pemerintah berlangsung lama.

Pemberontakan Kartosoewirjo berakhir ketika aparat keamanan menangkapnya setelah melalui perburuan panjang di wilayah Gunung Rakutak di Jawa Barat pada 4 Juni 1962.

Setelah itu, Pemerintah Indonesia kemudian menghukum mati Kartosoewirjo pada 5 September 1962 di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, Jakarta.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Jelang Laga Semifinal SEA Games 2023 Indonesia Melawan Vietnam, Erick Thohir Bicara Hati ke Hati Dengan Pemain Timnas
Next Article Kim Young-dae sebut Lagu Tulus ‘Hari-Hati di Jalan’ Bikin Nyaman
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index