By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: LockBit Sebarkan 1,5 TB Data Penting BSI, Pakar: Bayar Tembusan Tak Selamanya Selesaikan Masalah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » LockBit Sebarkan 1,5 TB Data Penting BSI, Pakar: Bayar Tembusan Tak Selamanya Selesaikan Masalah

Terkini

LockBit Sebarkan 1,5 TB Data Penting BSI, Pakar: Bayar Tembusan Tak Selamanya Selesaikan Masalah

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

LockBit yang merupakan kelompok ransomware, akhirnya menyebarkan 1,5 TB data nasabah dan karyawan Bank Syariah Indonesia karena tak membayar sejumlah tembusan yang diminta di internet. Padahal, menurut pakar tidak selamanya membayar tembusan selesaikan masalah.

Contents
Rekomendasi dari Kelompok Ransomware LockBitBayar Tembusan Tidak Selamanya Selesaikan Masalah

Kelompok ransomware LockBit sendiri, telah memberikan tenggat waktu kepada BSI sampai tanggal 15 Mei 2023 pukul 21:09:46 UTC atau 16 Mei 2023 pukul 4:09 WIB.

Rekomendasi dari Kelompok Ransomware LockBit

Meski telah menyebarkan 1,5 TB data nasabah dan karyawan BSI, kelompok ransomware LockBit, menurut akun Twitter @darktracer_int, juga tidak ingin memberikan cara bagaimana mereka masuk dan menyusup dalam sistem keamanan BSI.

Bayar Tembusan Tidak Selamanya Selesaikan Masalah

Pakar keamanan siber Pratama Persadha mengatakan, pembobolan sistem keamanan data BSI oleh kelompok ransomware LockBit, dan meminta sejumlah tembusan untuk dibayarkan, tidak selamanya dapat selesaikan sebuah masalah.

Sebab, dengan membayar tembusan, tidak menjamin kelompok ransomware LockBit bakal membuka data berupa file-file yang telah dicuri oleh kelompok hacker tersebut.

LockBit geng ransomware yang kerap melakukan serangan siber. Beberapa nama seperti Ryuk, NetWalker, Maze, Conti, dan Hive, juga punya kemampuan menyerang sistem yang kuat.

Atas kejadian itu, Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan permintaan maafnya atas gangguan yang terjadi di sistem BSI. Bahkan ia juga memastikan keamanan dana dan data milik nasabah tetap aman.

BSI juga terus melakukan proses normalisasi dengan fokus utama untuk menjaga dana dan data nasabah tetap aman serta proses normalisasi layanan telah dilakukan dengan baik.

“Proses normalisasi layanan Bank Syariah Indonesia telah kami lakukan, dengan prioritas utama untuk meyakinkan dana dan data nasabah tetap aman di Bank Syariah Indonesia,” kata Hery.

Baca Juga :

Zodiak Hari Ini: Siap-Siap Baper dan Banyak Kejutan
Jelang Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lebaran Berpotensi Serentak?

Hery juga mengungkapkan terkait dengan dugaan adanya serangan cyber yang menjadi penyebab layanan ATM dan BSI mobile bermasalah, BSI akan melakukan penelusuran.

Kemudian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta kepada pihak PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat sistem keamanan pada teknologi informasi perusahaan.

Erick Thohir menyampaikan agar BSI dapat memperbaiki kualitas keamanan IT agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, yaitu gangguan pada aplikasi atau mobile banking dan jaringan BSI.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Sering Viral, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ngaku Pusing hingga Minta Wartawan Hapus Videonya
Next Article Niki Zefanya akan Gelar Konser Bertajuk ‘Nicole World Tour 2023’ di Jakarta
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index