By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Gunungkidul Darurat Antraks hingga Tradisi Mbrandu Disebut Jadi Biang Keladi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gunungkidul Darurat Antraks hingga Tradisi Mbrandu Disebut Jadi Biang Keladi

Terkini

Gunungkidul Darurat Antraks hingga Tradisi Mbrandu Disebut Jadi Biang Keladi

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Gunungkidul tengah darurat antraks hingga tradisi mbrandu disebut jadi biang keladi penyebaran antraks di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Contents
Pengambilan Sampel TanahTradisi Mbrandu Disebut Jadi Biang Keladi

Dilansir dari akun Instagram, @kotawonosari, Kamis, 6 Juli 2023, usai ada temuan seorang warga meninggal dunia dengan positif antraks dan 87 orang lainnya positif antraks, Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta langsung terjun ke lapangan yang berada di Dusun Jati, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul.

Menggunakan peralatan lengkap sesuai standar penanganan antraks, Tim gabungan dari BBVET dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mengambil sampel tanah, lingkungan dan beberapa sampel lainnya yang berada di lokasi positif antraks.

Pengambilan Sampel Tanah

Pengambilan sampel yang dilakukan oleh tim itu, dilakukan pada seluruh lokasi yang terindikasi terdapat spora antraks.

Beberapa tempat yang diambil sampel tanahnya mulai dari tempat penyembelihan hewan, tempat pemotongan hewan, lokasi kandang hewan hingga lokasi-lokasi lainnya yang dianggap rentan terjangkit antraks.

https://www.instagram.com/reel/CuVwzQqJZl7/?igshid=MzRlODBiNWFlZA%3D%3D

Pengambilan sampel tanah dan lingkungan ini bertujuan untuk mengetahui secara detail apakah masih ada spora antraks yang berkembang di lokasi tersebut.

Tradisi Mbrandu Disebut Jadi Biang Keladi

Kemudian, tradisi mbrandu disebut jadi biang keladi penyebaran antraks di Gunungkidul. Terutama di wilayah Dusun Jati, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu.

Tradisi mbrandu adalah sebuah tradisi masyarakat, di mana warga membeli ternak yang mati milik tetangga di desanya.

Tradisi ini hidup di tengah masyarakat dengan asas gotong royong dan kepedulian dengan maksud meringankan warga yang mengalami kesusahan.

Baca Juga :

Menhub Ajak Masyarakat Gunakan Kereta Bandara Menuju YIA
Fun Fact of The Day! Bikin Hari Kamu Lebih Seru dan Berwarna

Sayangnya, hingga kini pemerintah setempat, baik Gunungkidul maupun DI Yogyakarta, belum menetapkan status kejadian luar biasa atau KLB untuk kasus itu.

Selain itu, penentuan KLB juga melihat faktor jumlah kematian meningkat 50 persen dalam kurun waktu yang sama, serta angka proporsi kasus kejadian juga naik daripada periode sebelumnya.

Kasus antraks di Gunungkidul pada tahun 2023 ini secara akumulasi tidak sebanyak tahun 2022 silam dalam konteks suspect-nya.

Menurut Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto mengatakan penetapan status KLB antraks di Gunungkidul saat ini belum perlu dilakukan.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tips Mencegah Iritasi Kulit saat Menstruasi, Ganti Pembalut setiap Empat Jam
Next Article Pertemuan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, PDIP: Pendekatan Personal Bangun Kesepahaman
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index