By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fakta-fakta Gubernur Sumbar Ditolak Mahasiswa UIN Bukittinggi, Tuntut Masalah PSN di Pasaman Barat Segera Diselesaikan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Gubernur Sumbar Ditolak Mahasiswa UIN Bukittinggi, Tuntut Masalah PSN di Pasaman Barat Segera Diselesaikan

Terkini

Fakta-fakta Gubernur Sumbar Ditolak Mahasiswa UIN Bukittinggi, Tuntut Masalah PSN di Pasaman Barat Segera Diselesaikan

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Belum lama ini media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan Gubernur Sumatera Barat (sumbar) Mahyeldi Ansharullah diusir oleh mahasiswa saat menghadiri acara Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK).

Contents
Mahasiswa Orasi dan Tolak Kedatangan MahyeldiTuntut Tuntaskan Masalah PSNTolak Kedatangan Gubernur sebelum Proyek PSN SelesaiDipanggil Rektor UIN

Diketahui bahwa kejadian itu terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek, Bukittinggi.

Lewat video yang beredar, Mahyeldi Ansharullah terlihat duduk di atas panggung di Student Center UIN Bukittinggi. Ratusan mahasiswa baru juga terlihat memakai putih hitam.

Lalu bagaimana fakta-fakta Gubernur Sumbar ditolak oleh mahasiswa UIN Bukittinggi? Berikut rangkumannya.

Mahasiswa Orasi dan Tolak Kedatangan Mahyeldi

Kemudian salah seorang mahasiswa berorasi dan menolak Mahyeldi. Saat mahasiswa itu berorasi, seluruh mahasiswa yang ada bersorak dan memberi tepuk tangan.

Tuntut Tuntaskan Masalah PSN

Mahasiswa itu pun menyampaikan sejumlah tuntutan ke Gubernur, seperti menuntaskan masalah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pasaman Barat.

Bahkan tuntutan itu pun dituangkan dalam spanduk yang bertuliskan ‘Tuntaskan Isu PSN Pak Gub’.

Aksi penolakan Gubernur dibenarkan oleh Presiden Mahasiswa UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Ahmad Zaki.

“Benar, aksi ini dilakukan oleh mahasiswa UIN Sjech M Djamil Padang karena berhubungan dengan Proyek Strategis Nasional,” katanya kepada awak media.

Baca Juga :

Proliga 2024: Bandung bjb Tandamata Siap Bangkit Lawan Jakarta Electric PLN
Gila Sih! Jakarta Fix Puncaki Klasemen Popnas & Peparpenas 2025, Vibesnya Bikin Bangga!

Tolak Kedatangan Gubernur sebelum Proyek PSN Selesai

Pihaknya juga menolak kedatangan Gubernur Sumbar Mahyeldi hingga permasalahan PSN di Pasaman Barat selesai.

“Sebelum permasalahan PSN selesai, kami mahasiswa akan menolak keras kedatangan Gubernur Mahyeldi di kampus,” ungkapnya.

Dipanggil Rektor UIN

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi Ridha Ahida bertemu dengan Ahmad Zaki. Mahasiswa yang menolak kedatangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) di kampusnya.

Ridha pun menegor Ahmad Zaki atas ulahnya itu dan tak terima tamunya dipermalukan. Awalnya Ridha bertanya sikap Ahmad Zaki yang menolak kedatangan Mahyeldi untuk mengisi materi pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK).

Zaki pun menanggapi bahwa dirinya menolak kedatangan Mahyeldi karena yang bersangkutan enggan masyarakat Air Bangis saat aksi di Padang.

“Kami selama lima hari di Padang berjuang dengan masyarakat Air Bangis dia tidak mau datang. Namun di sini ketika dikasih panggung dia mau datang. Dia juga orang yang mengusung isu proyek strategis itu, berapa banyak orang yang tertindas sama dia,” kata Zaki.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Biodata dan Profil Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Sumbar Ditolak Mahasiswa UIN Bukitinggi
Next Article Buntut Kasus Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Sekjen PDIP sebut Elektabilitas Ganjar Pranowo Meningkat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index