By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Laga Perdana Timnas Indonesia U17 di Piala Dunia U17 2023 Ditahan Imbang oleh Ekuador U17
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Laga Perdana Timnas Indonesia U17 di Piala Dunia U17 2023 Ditahan Imbang oleh Ekuador U17

Terkini

Laga Perdana Timnas Indonesia U17 di Piala Dunia U17 2023 Ditahan Imbang oleh Ekuador U17

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
5 Min Read
SHARE

Inversi.id – Laga Timnas Indonesia U17 kontra Ekuador U17 di Grup A Piala Dunia U17 2023 telah selesai digelar. Hasilnya, Skuad Garuda Asia -julukan Timnas Indonesia U17- ditahan imbang oleh Ekuador U17 dengan skor 1-1.

Seperti yang disaksikan dari laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo itu, awalnya Indonesia U17 unggul duluan lewat gol Arkhan Kaka di menit ke-22. Berselang 6 menit, Ekuador U17 menyamakan skor lewat gol Allen Obando.

Dengan hasil itu, Indonesia dan Ekuador sementara berada di posisi kedua serta ketiga. Di puncak ada Maroko dengan tiga poin usai mengalahkan Panama 2-0.

Jalannya Pertandingan

Indonesia langsung ditekan sejak pluit dibunyikan oleh sang pengadil. Bahkan, di menit ke-2, gawang Indonesia nyaris bobol.

Berawal dari upaya kapten Ekuador Michael Bermudez yang melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Bola bisa ditepis Ikram Al Giffari sebelum diamankan.

Tidak juga berselang lama, pertahanan Indonesia kembali terbuka dan memudahkan Ekuador mendapatkan ruang tembak. Kali ini dari Keny Aroyo tapi masih melebar.

Ekuador memang lebih menguasai pertandingan selama lima menit awal, meski Indonesia sempat mencapai kotak penalti lawan sebelum dihentikan.

Anak asuh Bima Sakti menciptakan peluang pertamanya pada menit kesembilan dari kaki Jehan Pahlevi dan Kafiatur Rizky, tapi masih melayang di atas mistar.

Baca Juga :

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Kementerian ESDM Jalin Kerja Sama dengan Eramet Indonesia
6 Daftar Bahan Alami yang Bisa Obati Ambeien

Indonesia perlahan mulai bisa menyentuh pertahanan Ekuador dengan mengandalkan permainan dari sisi sayap. Pada menit ke-16, Figo Dennis punya kans untuk mencetak gol, tapi sepakannya belum menemui sasaran.

Semenit kemudian giiran Kafiatur Rizky, yang hasilnya sama saja, belum dapat membahayakan gawang Ekuador yang dikawal Cristian Loor.

Di menit ke-22 Skuad Garuda Asia berhasil membuka keunggulan lewat gol Arkhan Purwanto. Diawali serangan dari sisi kiri yang dibandung Riski Afrisal, bola kemudian dikirim ke depan gawang.

Baca juga: Presiden Jokowi Beri Tanda Kehormatan Bintang Jasa Kepada Presiden FIFA Gianni Infantino

Loor gagal menggapai dan Arkhan dengan mudah mencocor bola untuk membawa Indonesia memimpin 1-0.

Ekuador menyamakan skor 1-1 enam menit kemudian lewat Allen Obando. Dari sisi kanan, bola dikirimkan ke depan gawang dan ditanduk Obando dengan tanpa bisa dihalau Ikram Al Giffari.

Setelah melewati setengah jam, pertandingan relatif sengit dengan Indonesia berupaya meredam gelombang serangan Ekuador.

Gawang Indonesia sempat bobol pada menit ke-44 setelah Jair Collahuazo mencocor bola dari jarak dekat dalam situasi kemelut di kotak penalti. Ikram sempat menepisnya tapi malah masuk ke gawang.

Selebrasi Ekuador cuma bertahan sesaat setelah gol itu dianulir VAR, karena Collahuazo terjebak offside. Skor 1-1 menutup babak pertama Indonesia vs Ekuador.

Memasuki babak kedua, Indonesia coba mengambil inisiatif serangan di awal. Umpan terobosan ke kotak penalti nyaris digapai Arkhan andaikan tidak cepat digapai Loor.

Di menit ke-54, Ekuador hampir menjebol gawang Indonesia ketika crossing ke tiang jauh disundul Obando menuju depan gawang. Michael Bermudez coba menggapai bola tapi sepakannya melebar, setelah diganggu bek Indonesia.

Di menit ke-80, Ekuador hampir juga bikin gawang Indonesia bobol andaikan Santiago Sanchez tak mengarahkan bola umpan rekannya ke mistar gawang. Tapi, peluang itu akhirnya dihitung karena terjebak offside.

Pemain Ekuador Keny Aroyo mendapat kartu kuning pada menit ke-85 karena dianggap diving, saat ditekel Welber Jardim.

Al Giffari kembali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan pada menit ke-88. Free kick Aroyo dari sisi kanan mengarah langsung ke gawang, tapi bola bisa ditepis Al Giffari.

Wasit memberi tambahan waktu 13 menit di babak kedua karena beberapa insiden yang terjadi. Al Giffari masih sigap untuk mengamankan bola sundulan pemain Ekuador dari situasi korner.

Ekuador terus berupaya menambah gol di sisa injury time yang terbilang panjang, tapi tidak ada gol tercipta lagi sehingga laga selesai 1-1.

Starting XI Timnas Indonesia U17 Vs Ekuador U17

Indonesia: Ikram Al Giffari, Andre Pangestu (Rizdjar Nurviat 44′), Figo Dennis (Hanif Ramadhan 65′), Iqbal Gwijangge, Sultan Zaky, Welber Jardim, Kafiatur Rizky (Tonchi Shouter 73′), Rizky Afrisal, Ji Da-bin (Achmad Zidan 72′), Jehan Pahlevi (Nabil Asyura 65′), Arkhan Kaka

Ekuador: Cristian Loor, Jair Collahuazo, Ivis Davis, Jesos Polo, Elkin Ruiz (Yorkaeff Caicedo 91′), Jairo Reyes (Erick Zambrano 76′), Juan Rodriguez, Keny Arroyo (Geremy de Jesus 91′), Allen Obando, Santiago Sanchez (Isaac Sanchez 91′), Michael Bermudez (Yandri Vasquez 76′)

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Panggung Spektakuler Pembukaan Piala Dunia U-17, Delapan Menit Bersejarah Bagi Indonesia
Next Article Talak Tilu Lagu Sunda Populer Berkisah Jeritan Seorang Istri Alami Perceraian
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index