By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: 1.300 Jemaah Meninggal Saat Musim Haji 2024, Akibat Panas Ekstrem
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » 1.300 Jemaah Meninggal Saat Musim Haji 2024, Akibat Panas Ekstrem

Terkini

1.300 Jemaah Meninggal Saat Musim Haji 2024, Akibat Panas Ekstrem

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Arab Saudi mengumumkan pada Minggu, 23 Juni 2024 bahwa lebih dari 1.300 jemaah haji meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di tengah cuaca yang sangat panas. Sebagian besar jemaah yang meninggal diketahui tidak memiliki izin resmi.

“Sayangnya, jumlah kematian mencapai 1.301, dengan 83 persen di antaranya tidak sah menunaikan ibadah haji dan berjalan jauh di bawah sinar matahari langsung, tanpa tempat berlindung atau kenyamanan yang memadai,” tulis kantor berita Saudi Press Agency.

Jemaah yang meninggal berasal dari lebih dari 10 negara, termasuk Amerika Serikat dan Indonesia. Angka kematian ini kemungkinan akan berubah seiring pembaruan data dari berbagai negara.

Baca Juga: Jemaah Haji Asal Bogor Wafat, Jenazah Dimakamkan di Arab Saudi

Panas ekstrem menjadi faktor utama yang menyebabkan kematian dan cedera di kalangan jemaah haji tahun ini. Makkah, kota suci yang menjadi pusat ibadah haji, mengalami suhu hingga 125 derajat Fahrenheit atau 51,6 derajat Celsius.

Pemerintah Arab Saudi mewajibkan setiap jemaah untuk mendapatkan salah satu dari 1,8 juta izin yang tersedia untuk mengakses Makkah secara resmi dan legal. Jemaah yang tidak memiliki izin biasanya melakukan perjalanan tidak terorganisir, sehingga minim layanan seperti bus ber-AC atau akses ke air minum dan makanan.

Dilansir dari Reuters, sebagai akibat dari kejadian ini, Presiden Tunisia Kais Saied memberhentikan Menteri Agama Ibrahim Chaibi setelah puluhan warga Tunisia meninggal selama ibadah haji 2024. Pemberhentian ini terjadi setelah kritik luas dari publik mengenai kematian banyak warga Tunisia saat haji.

Baca Juga: Viral Video Jemaah Haji Wafat di Jalanan Mekkah, Kemenag Angkat Bicara

Dilaporkan bahwa setidaknya 49 warga Tunisia meninggal akibat panas ekstrem di Arab Saudi dalam sepekan terakhir. Beberapa jemaah haji Tunisia masih mencari anggota keluarga yang hilang. Presiden Tunisia Kais Saied tidak memberikan alasan spesifik di balik pemecatan Ibrahim Chaibi, namun keputusan ini bertepatan dengan berita kematian puluhan jemaah Tunisia di Arab Saudi.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Husein Ali Rafsanjani, Guru Muda ASN Pangandaran yang Viral Gegara Pungli
Belajar Bisnis dan Literasi Keuangan dari Raffi Ahmad di LPS Financial Festival 2025

Baca Juga: Profil dan Biodata Gelandang Persib Levy Clement Madinda Fokus Menang di Kandang

Menteri Agama Chaibi menyatakan bahwa sebagian besar jemaah haji Tunisia yang meninggal dunia melakukan perjalanan ke Arab Saudi dengan visa turis, bukan melalui program haji resmi.

Pemerintah Mesir juga berencana mengambil tindakan setelah ratusan jemaah haji dari negara tersebut meninggal dunia di Arab Saudi. Mesir menuding agen travel melakukan kesalahan yang berujung pada kematian banyak jemaah haji.

Jumlah jemaah yang meninggal dunia selama musim haji 2024 mencapai 1.100 orang, menurut pernyataan resmi dari berbagai negara dan laporan diplomat yang terlibat. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya adalah jemaah haji asal Mesir.

12Next Page

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article PKS Usung Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024, PKB: Belum Punya Golden Ticket
Next Article Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Ditunda hingga 1 Juli Akibat Sosok Ini Absen
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index