INVERSI.ID – Di tengah perkembangan mode yang terus berubah, gaya busana oversized kini menjadi pilihan utama generasi muda. Pakaian dengan potongan longgar dan besar ini bukan hanya soal penampilan, tapi juga menyuarakan nilai kebebasan, kenyamanan, dan ekspresi diri.
Alih-alih terikat pada standar tubuh ideal atau tren ketat yang membentuk siluet, anak muda masa kini memilih gaya yang santai dan fleksibel. Mereka mengadopsi oversized look sebagai bentuk protes halus terhadap stigma sosial dan tuntutan penampilan yang seragam.
Kenapa Oversized Jadi Tren?
Gaya oversized memberikan kesan effortless namun tetap stylish. Potongannya yang longgar memberi ruang gerak maksimal dan cocok digunakan dalam berbagai aktivitas—baik saat nongkrong, kuliah, hingga konser musik. Tidak heran jika tren ini dengan cepat menyebar di kalangan remaja dan mahasiswa.
“Baju gede itu nyaman banget. Mau gerak juga bebas, dan tampilannya tetap keren,” ujar Adi (21), mahasiswa asal Bandung yang kerap mengenakan kaus dan jaket oversized dalam kesehariannya.
Budaya pop juga berperan besar dalam mengangkat tren ini. Banyak selebriti, mulai dari musisi hip-hop hingga idol Korea, tampil memukau dengan busana longgar yang tetap modis. Dari situlah, gaya ini terasa relatable dan makin digemari.
Lebih dari Sekadar Gaya, Tapi Juga Simbol Sikap
Tren oversized bukan hanya tentang kenyamanan. Di balik itu, terdapat pesan kuat tentang penerimaan diri dan penolakan terhadap label sempit soal gender dan bentuk tubuh. Banyak anak muda yang merasa lebih aman dengan pakaian longgar karena bisa menyembunyikan bagian tubuh yang membuat mereka tidak percaya diri.
Di sisi lain, potongan netral dari gaya ini turut mengaburkan batas antara busana pria dan wanita. Unisex fashion menjadi wujud dari semangat inklusif dan kesetaraan, dua nilai yang sangat dijunjung generasi Z.
“Gue ngerasa nggak harus maskulin banget atau feminin banget. Pakai baju oversized itu nyaman dan nggak perlu mikirin stereotip,” kata Rani (20), mahasiswi seni rupa yang kerap memadukan hoodie besar dengan rok mini.
Kreativitas Tanpa Batas
Gaya oversized juga membuka peluang untuk eksplorasi gaya. Mulai dari layering (menumpuk pakaian) hingga mix and match warna dan tekstur, semua bisa dilakukan dengan bebas. Tidak ada aturan baku, yang penting adalah mengekspresikan kepribadian.
Industri mode pun cepat beradaptasi. Brand lokal hingga internasional berlomba-lomba merilis koleksi oversized yang terjangkau, modis, dan fungsional. Ini mempertegas bahwa tren ini bukanlah sekadar fase sesaat, melainkan bagian dari perubahan arah fashion secara global.***