By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Lebih dari Sekadar Fashion, Gaya Busana ‘Oversized’ Simbol Kebebasan Anak Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Lebih dari Sekadar Fashion, Gaya Busana ‘Oversized’ Simbol Kebebasan Anak Muda

LifeStyle

Lebih dari Sekadar Fashion, Gaya Busana ‘Oversized’ Simbol Kebebasan Anak Muda

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di tengah perkembangan mode yang terus berubah, gaya busana oversized kini menjadi pilihan utama generasi muda. Pakaian dengan potongan longgar dan besar ini bukan hanya soal penampilan, tapi juga menyuarakan nilai kebebasan, kenyamanan, dan ekspresi diri.

Contents
Kenapa Oversized Jadi Tren?Lebih dari Sekadar Gaya, Tapi Juga Simbol SikapKreativitas Tanpa Batas

Alih-alih terikat pada standar tubuh ideal atau tren ketat yang membentuk siluet, anak muda masa kini memilih gaya yang santai dan fleksibel. Mereka mengadopsi oversized look sebagai bentuk protes halus terhadap stigma sosial dan tuntutan penampilan yang seragam.

Kenapa Oversized Jadi Tren?

Gaya oversized memberikan kesan effortless namun tetap stylish. Potongannya yang longgar memberi ruang gerak maksimal dan cocok digunakan dalam berbagai aktivitas—baik saat nongkrong, kuliah, hingga konser musik. Tidak heran jika tren ini dengan cepat menyebar di kalangan remaja dan mahasiswa.

“Baju gede itu nyaman banget. Mau gerak juga bebas, dan tampilannya tetap keren,” ujar Adi (21), mahasiswa asal Bandung yang kerap mengenakan kaus dan jaket oversized dalam kesehariannya.

Budaya pop juga berperan besar dalam mengangkat tren ini. Banyak selebriti, mulai dari musisi hip-hop hingga idol Korea, tampil memukau dengan busana longgar yang tetap modis. Dari situlah, gaya ini terasa relatable dan makin digemari.

Lebih dari Sekadar Gaya, Tapi Juga Simbol Sikap

Tren oversized bukan hanya tentang kenyamanan. Di balik itu, terdapat pesan kuat tentang penerimaan diri dan penolakan terhadap label sempit soal gender dan bentuk tubuh. Banyak anak muda yang merasa lebih aman dengan pakaian longgar karena bisa menyembunyikan bagian tubuh yang membuat mereka tidak percaya diri.

Di sisi lain, potongan netral dari gaya ini turut mengaburkan batas antara busana pria dan wanita. Unisex fashion menjadi wujud dari semangat inklusif dan kesetaraan, dua nilai yang sangat dijunjung generasi Z.

“Gue ngerasa nggak harus maskulin banget atau feminin banget. Pakai baju oversized itu nyaman dan nggak perlu mikirin stereotip,” kata Rani (20), mahasiswi seni rupa yang kerap memadukan hoodie besar dengan rok mini.

Kreativitas Tanpa Batas

Gaya oversized juga membuka peluang untuk eksplorasi gaya. Mulai dari layering (menumpuk pakaian) hingga mix and match warna dan tekstur, semua bisa dilakukan dengan bebas. Tidak ada aturan baku, yang penting adalah mengekspresikan kepribadian.

Baca Juga :

Prabowo-Gibran Dapat Nomor Urut 2, Ketua TKN: Cerminkan Kemenangan-Kesuksesan
Studi Tur Sekolah Rakyat ke Museum BI: Strategi Inklusif Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda

Industri mode pun cepat beradaptasi. Brand lokal hingga internasional berlomba-lomba merilis koleksi oversized yang terjangkau, modis, dan fungsional. Ini mempertegas bahwa tren ini bukanlah sekadar fase sesaat, melainkan bagian dari perubahan arah fashion secara global.***

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:Anak MudaFashionOversize
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tidur Siang Bisa Bikin Fokus Belajar Meningkat?
Next Article Dinilai Kurang Humanis, Anggota DPR Kritik Pendidikan Barak Militer untuk Anak Nakal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index