By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tidur Siang Bisa Bikin Fokus Belajar Meningkat?
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tidur Siang Bisa Bikin Fokus Belajar Meningkat?

Kesehatan

Tidur Siang Bisa Bikin Fokus Belajar Meningkat?

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – SMP Negeri 39 Surabaya menjadi perhatian publik dan viral di media sosial setelah menerapkan program tidur siang di sekolah. Langkah ini dinilai inovatif karena berpotensi meningkatkan fokus belajar dan kesehatan mental siswa, terutama di tengah padatnya aktivitas pendidikan.

Contents
Waktu Ideal dan Lingkungan Tidur yang NyamanMenuju Sekolah yang Peduli Kesehatan Mental

Program ini masih dalam tahap uji coba, namun sudah mendapat respons positif, termasuk dari kalangan medis. Dokter spesialis kesehatan tidur, dr. Andreas Prasadja, menyambut baik ide ini. Menurutnya, tidur siang memberikan berbagai manfaat, khususnya bagi remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan.

“Tidur siang sangat baik untuk meningkatkan fungsi otak, kemampuan kognitif, kestabilan emosi, serta kesehatan mental anak-anak,” ujar Andreas.

Waktu Ideal dan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Andreas menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk tidur siang adalah sekitar pukul 12.00 hingga 13.00, bertepatan dengan waktu istirahat makan siang. Durasi tidur siang yang disarankan di sekolah cukup 30 menit. Meski anak SMP masih bisa tidur hingga dua jam, ia menyarankan durasi tersebut dilakukan di rumah.

Selain durasi, kenyamanan lingkungan juga sangat penting.

“Ruangan harus sejuk, pencahayaan diredupkan, dan suasana tidak bising,” jelas Andreas.

Ia menambahkan bahwa posisi tidur bisa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing siswa, baik berbaring di kasur lipat maupun duduk santai.

Menuju Sekolah yang Peduli Kesehatan Mental

Pihak SMPN 39 Surabaya menyatakan bahwa program tidur siang ini merupakan salah satu langkah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan holistik. Mereka percaya bahwa pendidikan tidak hanya soal nilai akademik, tetapi juga kesejahteraan fisik dan mental siswa.

Dengan hasil awal yang cukup menggembirakan, tidak menutup kemungkinan bahwa program serupa akan diadopsi oleh sekolah lain di masa mendatang. Tidur siang bukan lagi dianggap sebagai kemalasan, tapi justru sebagai strategi cerdas untuk meningkatkan performa belajar.***

Baca Juga :

Resmikan Hunian Milenial di Depok, Jokowi Beri Apresiasi Erick Thohir
Rekam Jejak Bojan Hodak, Pelatih Persib Langganan Bawa Klub ke Final

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:BelajarTidur Siang
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Waspada! Narkoba dalam Bentuk Vape Jadi Ancaman Baru Bagi Generasi Muda
Next Article Lebih dari Sekadar Fashion, Gaya Busana ‘Oversized’ Simbol Kebebasan Anak Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index