INVERSI.ID – Prestasi mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad kembali mencuri perhatian di kancah nasional. Kali ini, para mahasiswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) X yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, pada 29–31 Juli 2025. Kompetisi yang menampilkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan praktis mahasiswa vokasi seluruh Indonesia ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dalam ajang tersebut, delegasi Sekolah Vokasi Unpad berhasil memborong enam medali dan dua gelar juara harapan dua dari berbagai kategori lomba, memperlihatkan kapasitas vokasi Unpad yang semakin kompetitif.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad tidak hanya terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan hasil dari kerja keras, persiapan matang, dan kolaborasi antaranggota tim. Tim-tim yang dikirimkan tidak hanya sekadar berlaga, tetapi juga menampilkan performa yang inovatif dan kreatif, sesuai dengan tema OLIVIA X, yaitu “Unlocking The Wonders of Tomorrow”. Ajang ini menekankan pentingnya pengembangan keahlian praktis mahasiswa vokasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari sekadar lomba, prestasi mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad di OLIVIA X juga menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan. Delegasi Unpad tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan praktis di berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga teknologi, pariwisata, hingga komunikasi kreatif. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi yang menekankan kompetensi kerja sekaligus inovasi.
Raihan Medali dan Gelar Juara Delegasi Unpad
Dalam OLIVIA X, mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad berhasil meraih prestasi yang membanggakan di berbagai kategori lomba. Berikut daftar raihan medali dan juara:
Medali Emas:
- Tim Biyo – kategori Business Plan
- Tim Vokapuccino – kategori Barista
- Tim MPM VOX – kategori Public Service Announcement (PSA)
Medali Perak:
- Tim Jalur Langit – kategori Finance & Banking
Medali Perunggu:
- Tim SaTiR – kategori Finance & Banking
- Khalis Ramadhan – kategori Visual Storytelling
Juara Harapan 2:
- Tim Marine Wanderers – kategori Tourism Planning
- Tim Zision – kategori Business Case
Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad mampu bersaing dalam berbagai bidang keahlian, mulai dari bisnis, perbankan, pariwisata, hingga kreativitas media. Setiap tim dan individu menunjukkan keunggulan masing-masing dengan strategi yang matang, inovasi dalam penyajian, serta kemampuan memecahkan masalah secara kreatif.
Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec., Dekan Sekolah Vokasi Unpad, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga atas capaian ini. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, berinovasi, dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya. Pernyataan ini menekankan bahwa prestasi mahasiswa bukan hanya untuk kepuasan individu, tetapi juga sebagai cerminan kualitas pendidikan vokasi di Unpad.
Dampak Prestasi bagi Pendidikan Vokasi dan Mahasiswa
Keikutsertaan dan keberhasilan delegasi Unpad dalam OLIVIA X diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa vokasi untuk aktif berkompetisi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Prestasi mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad tidak hanya mengangkat nama universitas, tetapi juga memperkuat posisi pendidikan vokasi sebagai pilar penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pendidikan vokasi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pendidikan akademik konvensional. Mahasiswa vokasi dilatih untuk menguasai keterampilan praktis yang langsung relevan dengan kebutuhan industri. Keberhasilan mahasiswa Unpad di OLIVIA X membuktikan bahwa pendekatan pendidikan yang menggabungkan teori dan praktik secara seimbang mampu mencetak lulusan yang kompetitif, kreatif, dan siap bersaing di pasar kerja global.
Lebih jauh, prestasi ini juga memberikan dampak positif terhadap motivasi mahasiswa. Dengan adanya pengakuan dari ajang nasional seperti OLIVIA X, mahasiswa terdorong untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta menjajaki peluang baru dalam karier maupun proyek kreatif. Selain itu, pencapaian ini juga memperkuat jejaring antar-mahasiswa vokasi dari berbagai universitas, membuka kesempatan kolaborasi, pertukaran ide, dan pengembangan proyek bersama yang lebih besar di masa depan.
Selain membawa prestise, kompetisi semacam OLIVIA X juga membantu mahasiswa vokasi memahami pentingnya kerja sama tim, komunikasi efektif, manajemen waktu, dan ketahanan menghadapi tekanan lomba. Keterampilan ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi karier profesional mereka nantinya.
Ke depan, Sekolah Vokasi Unpad berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru maupun senior untuk aktif berpartisipasi dalam kompetisi serupa. Dengan dukungan penuh dari pihak universitas, termasuk fasilitas laboratorium, mentor berpengalaman, serta bimbingan teknis, mahasiswa Unpad memiliki peluang besar untuk terus menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dr. Kurniawan menambahkan bahwa keberhasilan mahasiswa vokasi tidak hanya menjadi kebanggaan internal universitas, tetapi juga mempertegas kontribusi pendidikan vokasi bagi pembangunan bangsa. “Pendidikan vokasi adalah jembatan antara ilmu pengetahuan dan praktik profesional. Prestasi mahasiswa di OLIVIA X membuktikan bahwa lulusan vokasi mampu bersaing, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri,” ujarnya.
Prestasi ini juga diharapkan mampu mengubah persepsi masyarakat tentang pendidikan vokasi, khususnya di luar kota besar. Banyak yang masih menganggap pendidikan vokasi kurang prestisius dibandingkan pendidikan akademik, padahal kompetensi lulusan vokasi sangat relevan dengan kebutuhan industri, bisnis, dan layanan publik. Keberhasilan mahasiswa Unpad di OLIVIA X menjadi bukti konkret bahwa vokasi tidak kalah bersaing dan bahkan mampu menghasilkan karya inovatif yang membanggakan.