By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kemensos Jadikan Sekolah Rakyat Model Sekolah Aman Bencana: Inovasi Pendidikan Tangguh Hadapi Risiko Bencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemensos Jadikan Sekolah Rakyat Model Sekolah Aman Bencana: Inovasi Pendidikan Tangguh Hadapi Risiko Bencana

Pendidikan

Kemensos Jadikan Sekolah Rakyat Model Sekolah Aman Bencana: Inovasi Pendidikan Tangguh Hadapi Risiko Bencana

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Kemensos
Kemensos
SHARE

Indonesia sebagai negara rawan bencana membutuhkan sistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan tanggap darurat. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menetapkan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Kabupaten Bandung Barat sebagai model nasional Sekolah Aman Bencana.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Sekolah Rakyat Aman Bencana (SRAB) yang digagas oleh Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung. Tujuannya adalah membangun kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan pendidikan, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.

Pada 4–5 November 2025, Kemensos menggelar simulasi penyelamatan bencana di SRMA 14. Kegiatan ini menjadi implementasi perdana dari Panduan Pelaksanaan Sekolah Rakyat Aman Bencana (PPSRAB) yang telah ditandatangani oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Simulasi dimulai dengan safety briefing, dilanjutkan skenario gempa bumi yang menyebabkan kebakaran. Para siswa dan tenaga pendidik melakukan evakuasi mandiri, mendirikan shelter, dan menjalankan koordinasi terpadu untuk layanan psikososial, logistik, pemadaman, serta pertolongan pertama.

Program SRAB tidak berjalan sendiri. Kemensos menggandeng berbagai mitra strategis, antara lain:

  • BNPB dan BMKG Bandung untuk pemetaan risiko dan edukasi kebencanaan
  • Unicef, YKMI, IPSPI, dan Rumah Zakat untuk dukungan teknis dan sosial
  • Yayasan Adaptasi Bencana Indonesia (YABI) dan Disaster Management Centre Dompet Dhuafa (DMC DD) untuk pelatihan komunitas
  • Tagana, PREDIKT, dan MPBI sebagai pelaksana lapangan dan fasilitator

Dukungan juga datang dari Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung Barat, BPBD, Damkar, Basarnas, Puskesmas Jayagiri, Polsek dan Koramil Lembang, serta relawan lokal.

Program SRAB dirancang melalui delapan tahapan strategis:

  1. Diskusi bersama pemangku kepentingan pusat dan daerah
  2. Penyusunan Panduan Pelaksanaan SRAB
  3. Sosialisasi dan uji publik panduan
  4. Pemetaan risiko bencana di sekolah
  5. Bimbingan teknis bagi guru dan pengelola sekolah
  6. Rapat koordinasi lintas sektor
  7. Gladi bersih dan pengecekan jalur evakuasi
  8. Simulasi penyelamatan dan evaluasi

Setiap tahapan dirancang untuk memastikan bahwa sekolah benar-benar siap menghadapi berbagai skenario bencana, dari gempa bumi hingga kebakaran.

SRMA 14 dipilih sebagai model nasional karena lokasinya yang berada di wilayah rawan bencana serta komitmen tinggi dari pengelola dan komunitas sekolah. Ke depan, model ini akan direplikasi di 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Baca Juga :

Greysia Polii Luncurkan Buku Biografi Menembus Garis Batas, Perjalanan Karir Bulutangkis
Pejabat Kejagung Dibuntuti Densus 88, Anggota DPR Desak Sampaikan Informasi Resmi

Kepala BBPPKS Bandung, Iyan Kusumadiana, menegaskan pentingnya membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika bencana terjadi, civitas Sekolah Rakyat mampu bertindak cepat, tenang, dan sesuai prosedur penyelamatan. Kesiapan adalah kunci untuk mengurangi risiko korban,” ujarnya.

Simulasi SRAB mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Perwakilan Basarnas menyebut bahwa koordinasi lintas instansi membuat simulasi terasa realistis dan edukatif. Tim penilai dari BPBD, Dinas Sosial, Damkar, dan Puskesmas memberikan rekomendasi teknis untuk:

  • Penyempurnaan jalur evakuasi
  • Penambahan titik kumpul aman
  • Kesiapan alat pemadam dan komunikasi darurat

Kegiatan ditutup dengan demonstrasi penggunaan APAR (alat pemadam api ringan), edukasi pertolongan pertama, dan pemeriksaan kesehatan bagi peserta.

Baca Juga : https://inversi.id/lulusan-sekolah-rakyat-kini-bisa-kuliah-lewat-beasiswa-kemensos-dan-kemendiktisaintek/

Penetapan SRMA 14 sebagai model Sekolah Aman Bencana menandai langkah penting dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh terhadap bencana. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi risiko bencana dengan tenang dan terlatih.

Karena pendidikan yang aman adalah hak setiap anak, dan kesiapsiagaan adalah investasi untuk masa depan yang lebih kuat dan berdaya tahan.

You Might Also Like

Peluang Emas! UMB Sediakan Beasiswa Hingga Gratis Kuliah Bagi Peserta SNBT
Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 34 Resmi Lulus, Ini Pesan Penting Panglima TNI
KPK Bongkar Modus Pungli dan Titipan Siswa dalam SPMB 2026
Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Semua Jenjang Sekolah
Dedi Mulyadi Larang Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung, Ancam Pecat hingga Proses Hukum
TAGGED:2025Anak Mudagen zKemensosPendidikanremajaSekolah Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilustrasi Graduation Biar Nggak Cuma Pintar Teori, Tapi Juga Siap Hadapi Dunia Nyata, Ini Dia Cara Seru Belajar Soft Skill di Kampus
Next Article Fasilkom UI Sabet Juara Umum Gemastik XVIII 2025, Bukti Dominasi di Bidang TIK Nasional!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Universitas Indonesia Gandeng Kampus Top China untuk Tingkatkan Riset dan Pertukaran Mahasiswa

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

1 week ago
Pendidikan

Peluang Magang di Eropa Terbuka untuk Mahasiswa FISIP Undip

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Hadirkan Pentas Pelajar 2026, Ribuan Siswa Tunjukkan Bakat Terbaik

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index