By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kemensos Jadikan Sekolah Rakyat Model Sekolah Aman Bencana: Inovasi Pendidikan Tangguh Hadapi Risiko Bencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemensos Jadikan Sekolah Rakyat Model Sekolah Aman Bencana: Inovasi Pendidikan Tangguh Hadapi Risiko Bencana

Pendidikan

Kemensos Jadikan Sekolah Rakyat Model Sekolah Aman Bencana: Inovasi Pendidikan Tangguh Hadapi Risiko Bencana

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
4 Min Read
Kemensos
Kemensos
SHARE

Indonesia sebagai negara rawan bencana membutuhkan sistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan tanggap darurat. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menetapkan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Kabupaten Bandung Barat sebagai model nasional Sekolah Aman Bencana.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Sekolah Rakyat Aman Bencana (SRAB) yang digagas oleh Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung. Tujuannya adalah membangun kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan pendidikan, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.

Pada 4–5 November 2025, Kemensos menggelar simulasi penyelamatan bencana di SRMA 14. Kegiatan ini menjadi implementasi perdana dari Panduan Pelaksanaan Sekolah Rakyat Aman Bencana (PPSRAB) yang telah ditandatangani oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Simulasi dimulai dengan safety briefing, dilanjutkan skenario gempa bumi yang menyebabkan kebakaran. Para siswa dan tenaga pendidik melakukan evakuasi mandiri, mendirikan shelter, dan menjalankan koordinasi terpadu untuk layanan psikososial, logistik, pemadaman, serta pertolongan pertama.

Program SRAB tidak berjalan sendiri. Kemensos menggandeng berbagai mitra strategis, antara lain:

  • BNPB dan BMKG Bandung untuk pemetaan risiko dan edukasi kebencanaan
  • Unicef, YKMI, IPSPI, dan Rumah Zakat untuk dukungan teknis dan sosial
  • Yayasan Adaptasi Bencana Indonesia (YABI) dan Disaster Management Centre Dompet Dhuafa (DMC DD) untuk pelatihan komunitas
  • Tagana, PREDIKT, dan MPBI sebagai pelaksana lapangan dan fasilitator

Dukungan juga datang dari Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung Barat, BPBD, Damkar, Basarnas, Puskesmas Jayagiri, Polsek dan Koramil Lembang, serta relawan lokal.

Program SRAB dirancang melalui delapan tahapan strategis:

  1. Diskusi bersama pemangku kepentingan pusat dan daerah
  2. Penyusunan Panduan Pelaksanaan SRAB
  3. Sosialisasi dan uji publik panduan
  4. Pemetaan risiko bencana di sekolah
  5. Bimbingan teknis bagi guru dan pengelola sekolah
  6. Rapat koordinasi lintas sektor
  7. Gladi bersih dan pengecekan jalur evakuasi
  8. Simulasi penyelamatan dan evaluasi

Setiap tahapan dirancang untuk memastikan bahwa sekolah benar-benar siap menghadapi berbagai skenario bencana, dari gempa bumi hingga kebakaran.

SRMA 14 dipilih sebagai model nasional karena lokasinya yang berada di wilayah rawan bencana serta komitmen tinggi dari pengelola dan komunitas sekolah. Ke depan, model ini akan direplikasi di 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Baca Juga :

Gratis! Ramaikan GiveAway Turun Minum Berhadiah Tiket Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Vietnam
Timnas Indonesia vs Guinea, Ini Prediksi Bojan Hodak

Kepala BBPPKS Bandung, Iyan Kusumadiana, menegaskan pentingnya membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika bencana terjadi, civitas Sekolah Rakyat mampu bertindak cepat, tenang, dan sesuai prosedur penyelamatan. Kesiapan adalah kunci untuk mengurangi risiko korban,” ujarnya.

Simulasi SRAB mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Perwakilan Basarnas menyebut bahwa koordinasi lintas instansi membuat simulasi terasa realistis dan edukatif. Tim penilai dari BPBD, Dinas Sosial, Damkar, dan Puskesmas memberikan rekomendasi teknis untuk:

  • Penyempurnaan jalur evakuasi
  • Penambahan titik kumpul aman
  • Kesiapan alat pemadam dan komunikasi darurat

Kegiatan ditutup dengan demonstrasi penggunaan APAR (alat pemadam api ringan), edukasi pertolongan pertama, dan pemeriksaan kesehatan bagi peserta.

Baca Juga : https://inversi.id/lulusan-sekolah-rakyat-kini-bisa-kuliah-lewat-beasiswa-kemensos-dan-kemendiktisaintek/

Penetapan SRMA 14 sebagai model Sekolah Aman Bencana menandai langkah penting dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh terhadap bencana. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi risiko bencana dengan tenang dan terlatih.

Karena pendidikan yang aman adalah hak setiap anak, dan kesiapsiagaan adalah investasi untuk masa depan yang lebih kuat dan berdaya tahan.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:2025Anak Mudagen zKemensosPendidikanremajaSekolah Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilustrasi Graduation Biar Nggak Cuma Pintar Teori, Tapi Juga Siap Hadapi Dunia Nyata, Ini Dia Cara Seru Belajar Soft Skill di Kampus
Next Article Fasilkom UI Sabet Juara Umum Gemastik XVIII 2025, Bukti Dominasi di Bidang TIK Nasional!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index