By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Urgensi Deteksi MODY & Medicine Diabetes bagi Generasi Muda!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Urgensi Deteksi MODY & Medicine Diabetes bagi Generasi Muda!

LifeStyle

Urgensi Deteksi MODY & Medicine Diabetes bagi Generasi Muda!

Adrian
By
Adrian
7 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) Profesor Em Yunir Soal MODY, Jakarta. (Sumber Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin).
Foto : Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) Profesor Em Yunir Soal MODY, Jakarta. (Sumber Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin).
SHARE

Inversi. Data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan adanya pergeseran epidemiologi diabetes yang mengkhawatirkan: prevalensinya terus meningkat, kini mencapai 11,7 persen, dan yang paling mencolok, terjadi pergeseran drastis pada kelompok usia penderita.

Contents
MODY: Membuka Gerbang Menuju Precision MedicineUrgensi Tes Genetik MODYPanel Genetik MODY RSCM: Realisasi Transformasi TeknologiInspiratif dan Edukatif Generasi Muda

Jika tiga puluh tahun lalu, diagnosis diabetes umumnya ditemukan pada usia 50 hingga 70 tahun, kini kasus diabetes usia muda (di bawah 40 tahun, bahkan 20 tahun) semakin banyak ditemukan di poliklinik.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), Prof. Em Yunir, menegaskan bahwa tren ini tak lagi dapat disederhanakan hanya sebagai konsekuensi dari gaya hidup (lifestyle) semata.

“Dulu sebelum ada istilah MODY ini, kita selalu menganggap ya sudah (karena) lifestyle sebagai penyebab terjadinya lonjakan diabetes ini. Ternyata, kalau kita identifikasi selain lifestyle, ada faktor gen yang diturunkan dari orang tua (Maturity-Onset Diabetes of The Young atau MODY),” kata Prof. Yunir.

MODY, yang merupakan jenis diabetes langka yang diturunkan secara genetik, bertanggung jawab atas sekitar satu dari 20 kasus diabetes yang didiagnosis. Kehadiran faktor genetik ini menjelaskan mengapa individu dengan gaya hidup relatif sehat pun dapat didiagnosis diabetes di usia yang sangat muda.

MODY: Membuka Gerbang Menuju Precision Medicine

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa pengenalan dan identifikasi tipe diabetes, terutama pada anak dan dewasa muda, amatlah krusial. MODY, yang bukan termasuk diabetes tipe satu maupun tipe dua, memerlukan pendekatan pengobatan yang spesifik.

“Mengenali tipe diabetes pada anak amat penting. Bisa saja diabetesnya bukan tipe satu atau dua, melainkan tipe MODY. Dengan deteksi tipe diabetes, maka penanganan pun dapat lebih personal dan presisi,” ujar Dante.

Inilah inti dari Precision Medicine atau pengobatan presisi: pengobatan yang disesuaikan berdasarkan profil genetik unik pasien.

Urgensi Tes Genetik MODY

Tes genetik MODY direkomendasikan untuk remaja atau dewasa muda (di bawah 25 tahun) yang didiagnosis diabetes, terutama jika mereka tidak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan memiliki riwayat keluarga diabetesyang kuat.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Arro Kontestan MasterChef Tereliminasi
Dari Nongkrong ke Digital, Kebiasaan Unik Mahasiswa Gaul Masa Kini

Mengetahui gen penyebab diabetes memiliki dampak transformatif:

  • Personalisasi Terapi: Pasien MODY yang seringkali diobati dengan protokol umum diabetes tipe 1 atau 2, kini bisa mendapatkan terapi yang jauh lebih tepat, seringkali berbeda secara fundamental dari pengobatan standar.
  • Penilaian Risiko Keluarga: Diagnosis akurat memungkinkan perencanaan pencegahan yang lebih efektif bagi anggota keluarga lain yang memiliki kecenderungan genetik serupa.

Dulu, pemeriksaan genetik MODY harus dilakukan di luar negeri. Namun, berkat transformasi teknologi kesehatan, kini panel diagnosis genetik MODY telah dikembangkan di dalam negeri, menjadikan pemeriksaan ini lebih terjangkau dan mudah diakses.

Panel Genetik MODY RSCM: Realisasi Transformasi Teknologi

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) secara resmi meluncurkan Layanan Panel Diagnosis Genetik MODY sebagai bagian dari Precision Medicine Clinic di Advanced Diabetes Centre RSCM Kencana. Langkah ini adalah realisasi nyata dari arahan Kementerian Kesehatan RI terkait transformasi teknologi kesehatan.

Direktur Utama RSCM, dr. Supriyanto, Sp.B, FINACS, M.Kes, menegaskan bahwa layanan ini sangat penting:

“Panel Genetik MODY dikembangkan untuk mengidentifikasi penyebab genetik diabetes pada anak, remaja, dan dewasa muda secara lebih tepat. Dengan diagnosis akurat sejak awal, pasien dapat memperoleh terapi yang sesuai profil genetik, meminimalkan risiko komplikasi, serta membantu perencanaan pencegahan bagi anggota keluarga.”

Inspiratif dan Edukatif Generasi Muda

Kisah MODY membawa pesan kritis bagi generasi muda, yang dikenal sebagai generasi yang melek informasi:

  1. Self-Advocacy Kesehatan: Jangan berasumsi bahwa diabetes hanya disebabkan oleh gaya hidup buruk. Jika Anda didiagnosis diabetes di usia muda, terutama tanpa faktor risiko obesitas, dorong diri Anda dan dokter Anda untuk mengeksplorasi pemeriksaan genetik seperti MODY. Jadilah advokat bagi kesehatan Anda sendiri.
  2. Memutus Rantai Genetik: Mengetahui diagnosis MODY berarti Anda memiliki kekuatan untuk memutus rantai risiko bagi generasi mendatang melalui perencanaan hidup sehat dan kesadaran risiko.
  3. Hargai Precision Medicine: Penerapan teknologi genomik di Indonesia menunjukkan bahwa penanganan kesehatan semakin maju. Manfaatkan kemajuan ini untuk mendapatkan pengobatan yang paling personal dan paling efektif. Penanganan yang terstruktur dan tepat sejak awal akan menjamin kualitas hidup yang optimal.

Kesadaran terhadap faktor genetik seperti MODY adalah langkah maju dalam perang melawan diabetes, menggeser fokus dari sekadar menyalahkan gaya hidup menuju penanganan yang personal, presisi, dan berbasis ilmiah.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:DiabetesGenerasiGenerasi mudaMedicineModymudaUrgensi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Promo TGIF Grand Filano Hybrid hadir di 4 coffee shop ternama. Dapatkan kopi gratis, lihat modifikasi spesial, hingga peluang bawa pulang motor! (Sumber Foto : Ayopurwakarta.com) Kopi Lifestyle Anak Muda! Kunci Sukses Yamaha Membangun Brand Loyalty di 4 Kota Besar
Next Article Foto : Pertamina menyajikan pengalaman yang memadukan edukasi, hiburan, dan manfaat langsung bagi pengunjung dalam Festival Teman Kota 2025 (Sumber Foto : Katadata.co.id) Pertamina Ajak Gen Z Dengan Literasi Digital & Mental Wellness!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index