By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: ‘Agak Laen: Menyala Pantiku!’ Tembus 9,15 Juta Penonton, Masuk Tiga Besar Film Terlaris Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » ‘Agak Laen: Menyala Pantiku!’ Tembus 9,15 Juta Penonton, Masuk Tiga Besar Film Terlaris Indonesia

Film

‘Agak Laen: Menyala Pantiku!’ Tembus 9,15 Juta Penonton, Masuk Tiga Besar Film Terlaris Indonesia

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
8 Min Read
Poster Agak Laen Menyala Pantiku!. (Foto: IG Imajinari)
SHARE

INVERSI.ID – Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! kembali mencatatkan sejarah baru dalam industri perfilman nasional. Dalam waktu kurang dari satu bulan penayangan, film kedua dari grup siniar Agak Laen tersebut berhasil melampaui capaian penonton film pertamanya, Agak Laen, yang sebelumnya mencetak rekor fantastis di bioskop Tanah Air.

Contents
Rekor Penonton dan Rasa Syukur Para KreatorAgak Laen, dari Siniar ke Fenomena Layar LebarIde Nazar dan Rencana Gentayangan ke Tiga KotaFenomena Film Komedi dan Masa Depan Agak Laen

Hingga pukul 13.00 WIB pada Kamis, Agak Laen: Menyala Pantiku! tercatat telah meraih lebih dari 9.150.000 penonton. Angka tersebut sekaligus menandai keberhasilan film ini menembus dominasi film-film box office Indonesia dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tontonan paling diminati masyarakat sepanjang 2025.

Capaian ini terbilang istimewa mengingat film pertamanya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai angka serupa. Keberhasilan Agak Laen: Menyala Pantiku! menunjukkan bahwa daya tarik komedi khas kwartet Agak Laen masih sangat kuat, bahkan mampu melampaui ekspektasi banyak pihak, termasuk para kreatornya sendiri.

Kesuksesan besar ini juga berdampak langsung pada peta film Indonesia terlaris sepanjang masa. Dengan raihan lebih dari 9,15 juta penonton, Agak Laen: Menyala Pantiku! kini resmi menempati posisi tiga besar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa. Sementara itu, film Agak Laen yang sebelumnya berada di posisi tersebut harus rela turun satu peringkat dan kini berada di urutan keempat.

Rekor Penonton dan Rasa Syukur Para Kreator

Penulis sekaligus sutradara Agak Laen: Menyala Pantiku!, Muhadkly Acho, mengaku tidak menyangka film keduanya bersama grup Agak Laen mampu menembus dan bahkan melampaui capaian film pertama. Dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta, Kamis, Acho menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang berada di luar perhitungan logisnya.

“Selama ini saya selalu bilang kalau mustahil bisa 9 juta lagi, ternyata saya salah. Kalkulator saya beda sama kalkulator Tuhan. Mustahil buat saya, ternyata hal kecil buat Tuhan. Bahkan, kini bisa melewati film pertamanya. Terima kasih untuk teman-teman penonton yang sudah menemani perjalanan film Agak Laen: Menyala Pantiku!” kata Acho.

Pernyataan tersebut mencerminkan rasa haru sekaligus syukur dari sang sutradara atas antusiasme publik yang terus mengalir sejak hari pertama penayangan. Menurut Acho, pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penonton setia yang telah mengikuti perjalanan Agak Laen sejak masih berbentuk siniar hingga kini menjelma menjadi kekuatan besar di layar lebar.

Produser film Agak Laen: Menyala Pantiku!, Ernest Prakasa, turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penonton. Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi bahan bakar utama yang membuat film ini terus bertahan di bioskop dan meraih jumlah penonton yang terus bertambah.

“Terharu sekali melihat antusiasme dari penonton Indonesia yang sudah ikut meramaikan film Agak Laen: Menyala Pantiku! Terima kasih teman-teman penonton, ternyata nyala api untuk film ini masih sangat membara, dan berkat dukungan penonton film kami masih tayang sampai hari ini. Buat yang belum, gaskan! Mumpung liburan,” produser Ernest Prakasa menambahkan.

Baca Juga :

Fakta-fakta Kecelakaan Beruntun di GT Halim, Akibat Truk Ugal-ugalan hingga Sopir Minibus Selamat
Ciptakan Efisiensi Waktu, DPR Apresiasi Pembukaan Tol Serpong-Cinere-Raya Bogor

Ernest juga menilai momentum libur akhir tahun turut berperan dalam lonjakan jumlah penonton. Namun demikian, ia menegaskan bahwa faktor utama keberhasilan film ini tetap terletak pada kedekatan cerita dan humor yang relevan dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Agak Laen, dari Siniar ke Fenomena Layar Lebar

Kesuksesan Agak Laen: Menyala Pantiku! tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang grup Agak Laen itu sendiri. Kwartet Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga awalnya dikenal luas melalui siniar dengan gaya komedi spontan, absurd, dan dekat dengan realitas anak muda perkotaan.

Ketika film Agak Laen pertama kali dirilis, banyak pihak meragukan apakah humor khas siniar tersebut mampu diterjemahkan secara efektif ke medium film layar lebar. Namun keraguan itu terjawab dengan pencapaian luar biasa film pertama yang menembus angka 9 juta penonton dan menjadi salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Keberhasilan tersebut ternyata bukan sekadar fenomena sesaat. Agak Laen: Menyala Pantiku! hadir sebagai sekuel yang tidak hanya mempertahankan formula lama, tetapi juga menawarkan dinamika baru yang membuat penonton lama tetap terhibur dan penonton baru tertarik untuk ikut menyaksikan.

Cerita yang ringan, karakter yang sudah akrab, serta dialog yang terasa natural menjadi kekuatan utama film ini. Hal tersebut membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! menjadi pilihan tontonan lintas usia, terutama di kalangan anak muda dan keluarga.

Ide Nazar dan Rencana Gentayangan ke Tiga Kota

Beberapa waktu sebelum pencapaian ini terjadi, para personel Agak Laen sempat melontarkan pertanyaan kepada warganet terkait kemungkinan nazar jika film Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil melewati jumlah penonton film pertamanya. Pertanyaan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan memancing beragam usulan kreatif dari para penggemar.

Indra Jegel mengungkapkan bahwa hingga kini mereka masih membaca dan mempertimbangkan berbagai masukan dari warganet terkait nazar tersebut.

“Kalau melewati film pertama, kami ngapain? Pertanyaan itu sempat kami lempar ke netizen. Jadi sekarang kami lagi baca-bacain usul dari netizen, dan nanti akan kami umumkan apa yang akan dilakukan,” ujar Indra Jegel.

Selain nazar, kwartet Agak Laen juga tengah menyiapkan agenda khusus sebagai bentuk apresiasi kepada penonton. Mereka merencanakan parade ‘gentayangan’ ke tiga kota dengan jumlah penonton terbanyak pada periode 17 Desember hingga 31 Desember 2025.

Agenda gentayangan ini dirancang sebagai bentuk terima kasih langsung kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan luar biasa sejak awal penayangan film. Dalam kegiatan tersebut, para personel Agak Laen dijadwalkan menyapa penonton secara langsung di bioskop dan menghadirkan berbagai kejutan.

Hingga 24 Desember 2025, tercatat tiga kota dengan jumlah penonton tertinggi untuk film Agak Laen: Menyala Pantiku! yakni Tangerang, Bekasi, dan Medan. Ketiga kota tersebut berpeluang besar menjadi tujuan utama parade gentayangan di penghujung tahun.

Fenomena Film Komedi dan Masa Depan Agak Laen

Keberhasilan Agak Laen: Menyala Pantiku! sekaligus menegaskan bahwa film komedi masih memiliki tempat yang sangat kuat di hati penonton Indonesia. Di tengah maraknya film bergenre drama dan horor, komedi dengan pendekatan segar dan relevan terbukti mampu menarik jutaan penonton ke bioskop.

Fenomena ini juga menunjukkan perubahan pola konsumsi hiburan di kalangan anak muda. Karakter-karakter yang lahir dari dunia digital, seperti siniar dan media sosial, kini mampu bersaing dan bahkan mendominasi layar lebar ketika dikemas dengan tepat.

Bagi industri film nasional, pencapaian Agak Laen: Menyala Pantiku! menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara kreator digital dan rumah produksi film memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Sementara bagi para personel Agak Laen, kesuksesan ini membuka peluang baru untuk eksplorasi karya di masa depan.

Dengan capaian lebih dari 9,15 juta penonton dan posisi tiga besar film Indonesia terlaris sepanjang masa, Agak Laen: Menyala Pantiku! tidak hanya menjadi sekuel sukses, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan grup Agak Laen di industri hiburan Tanah Air.

You Might Also Like

Prilly Latuconsina Siapkan Program Baru FFI 2026 untuk Cetak Sineas Masa Depan
Film Tanah Runtuh Siap Tayang, Sajikan Perjuangan Bertahan Hidup di Tengah Konflik Poso
Ario Bayu Ungkap Alasan Morgan Oey dan Nirina Zubir Dipilih Jadi Duta FFI 2026
Jakarta Gandeng Netflix, Siap Wujudkan Ambisi Jadi Kota Sinema Asia Tenggara
Gandeng Bayu Skak, Sinemart Garap Animasi Unik Berlatar Madura
TAGGED:Agak LaenFilm Bioskoprekor penonton
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Natal Tahun Ini, Dunia Menundukkan Kepala untuk Palestina dan Ukraina
Next Article UMK Jawa Barat 2026 Resmi Ditetapkan, Kota Bekasi Tertinggi Hampir Rp6 Juta
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Woody hingga Buzz Sambut Pengunjung, Toy Story 5 Ramaikan Cinema XXI

1 week ago
Film

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap

4 weeks ago
Film

‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda

4 weeks ago
Film

Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index