By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo

Travel

Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo

Jack
By
Jack
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Tokyo, Jepang. (Foto: Jepang Travel)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Jepang yang dipimpin Partai Liberal Demokrat (LDP) resmi mengajukan rancangan undang-undang (RUU) ke Parlemen Jepang untuk membentuk sistem “ibu kota kedua”. Kebijakan ini dirancang guna mendukung pelaksanaan fungsi ibu kota Tokyo sekaligus mempercepat agenda desentralisasi pemerintahan di Negeri Sakura.

RUU tersebut diserahkan pada Rabu oleh LDP bersama mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang (JIP) yang berbasis di Osaka. Kedua partai menargetkan regulasi tersebut dapat disahkan sebelum masa sidang parlemen berakhir pada 17 Juli mendatang.

Jika nantinya disetujui, aturan tersebut akan menjadi landasan penting bagi ambisi JIP dalam mentransformasi Osaka menjadi kawasan metropolitan yang memiliki peran setara dengan Tokyo. Salah satu langkah yang direncanakan adalah pembentukan distrik-distrik khusus guna memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Gagasan mengenai sistem ibu kota ganda ini merupakan bagian dari kesepakatan politik antara LDP yang dipimpin Perdana Menteri Sanae Takaichi dan JIP. Kesepakatan tersebut tercapai pada Oktober tahun lalu sebagai bagian dari kerja sama koalisi kedua partai.

Dukungan politik dari JIP juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Takaichi memperoleh mayoritas suara di parlemen, sehingga mencatat sejarah sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang.

Sebelumnya, rencana JIP untuk mengubah Osaka menjadi metropolis sempat menghadapi penolakan dari LDP. Bahkan, usulan tersebut gagal mendapatkan dukungan publik dalam dua referendum tingkat kota yang digelar pada 2015 dan 2020 dengan selisih suara yang sangat tipis.

Dalam upaya meningkatkan peluang keberhasilan referendum di masa depan, JIP sempat mengusulkan perluasan cakupan referendum hingga mencakup seluruh wilayah Prefektur Osaka. Usulan itu awalnya dimasukkan ke dalam draf RUU melalui pasal tambahan yang memungkinkan pelaksanaan referendum tingkat prefektur.

Namun, demi menjaga soliditas koalisi, JIP akhirnya menyetujui permintaan LDP untuk menghapus pasal tersebut. Sejumlah anggota LDP menilai referendum tingkat prefektur berpotensi bertentangan dengan prinsip otonomi daerah yang dijamin dalam konstitusi Jepang.

Saat ini, posisi politik koalisi LDP dan JIP berada dalam kondisi sangat kuat. Pada pemilihan anggota DPR Jepang Februari 2026, kedua partai berhasil menguasai sekitar tiga perempat kursi parlemen.

Baca Juga :

Polisi Belum Periksa Supir Bus Pariwisata yang Alami Kecelakaan di Ciater Subang
Ibu Kota Pindah ke IKN, Tito Karnavian Sebut Jakarta Tetap Jadi Pusat Ekonomi

Dominasi tersebut memberikan kekuatan besar bagi koalisi pemerintah, termasuk kemampuan untuk membatalkan penolakan majelis tinggi terhadap suatu rancangan undang-undang.

Selain mengajukan RUU terkait ibu kota kedua, LDP dan JIP juga menyerahkan rancangan aturan lain yang berfokus pada reformasi parlemen melalui pengurangan jumlah kursi di majelis rendah.

Dalam proposal tersebut, sebanyak 45 kursi yang berasal dari sistem perwakilan proporsional akan dihapus dari total 465 kursi DPR. Langkah itu akan diberlakukan apabila tidak tercapai kesepakatan alternatif mengenai pengurangan jumlah kursi dalam waktu satu tahun setelah RUU disahkan.

Rencana memangkas sekitar 10 persen jumlah kursi DPR tersebut juga merupakan bagian dari kesepakatan politik yang telah disepakati kedua partai dalam pembentukan koalisi pemerintahan.

Jika terealisasi, kebijakan itu akan menjadi salah satu reformasi politik terbesar Jepang dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus memperkuat agenda restrukturisasi pemerintahan yang tengah didorong oleh koalisi LDP dan JIP.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Komuter ?
Liburan ke Banyuwangi? Ini Deretan Event Seru Menjelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026
Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Moriyasu Ungkap Kekecewaan usai Jepang Kalah Dramatis dari Brasil
Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Soroti Mental Juara Selecao
TAGGED:Ibu kota baruJepangTokyo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Persaingan Makin Panas, Vinicius, Mbappe dan Haaland Kejar Messi
Next Article Polisi Bongkar Fakta Penangkapan Tersangka Penyekapan YTR yang Sempat Viral
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hendri Satrio Buka Suara soal Teddy Nyetir Mobil Golf saat Dampingi Prabowo dan Modi

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Sayonara Jepang! Pengalaman Seleção Jadi Penentu di Menit-Menit Akhir

2 weeks ago
Pildun 2026Terkini

Jepang Jaga Muka Asia! Lolos Usai Imbang Lawan Swedia

3 weeks ago
Travel

Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal

3 weeks ago
Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index