By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

Jack
By
Jack
15 seconds ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi - Wisatawan mancanegara tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali. (Foto: Kemenpar)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan bahwa kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di industri pariwisata global. Kemudahan akses masuk bagi wisatawan asing dinilai mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan sekaligus memperbesar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.

Dalam keterangan resminya yang disampaikan di Jakarta, Rabu, Kemenpar menjelaskan bahwa Indonesia pernah menerapkan kebijakan bebas visa secara luas pada 2016 dengan memberikan fasilitas tersebut kepada 169 negara.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan World Travel & Tourism Council (WTTC) bersama Oxford Economics, kebijakan itu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata nasional. Salah satunya terlihat dari meningkatnya permintaan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 24 persen serta terciptanya sekitar 400 ribu lapangan kerja baru.

Setelah dilakukan pembaruan perhitungan menggunakan data realisasi kunjungan wisatawan asing pada 2018, dampak kebijakan bebas visa diperkirakan lebih besar lagi. Kemenpar menyebut peningkatan permintaan wisatawan berpotensi mencapai 32,4 persen.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa kebijakan fasilitasi perjalanan memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan,” demikian keterangan Kementerian Pariwisata.

Menurut Kemenpar, kebijakan bebas visa tidak hanya berkaitan dengan aturan keimigrasian semata. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat aksesibilitas, mempermudah perjalanan wisatawan, dan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi internasional.

Kemudahan masuk ke suatu negara menjadi salah satu pertimbangan utama wisatawan saat menentukan tujuan perjalanan. Faktor ini semakin penting mengingat sejumlah negara pesaing di kawasan Asia Tenggara terus memperkuat kebijakan yang mendukung mobilitas wisatawan internasional.

Selain berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan, kebijakan bebas visa juga diyakini mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Mulai dari meningkatnya belanja wisatawan, terbukanya peluang kerja baru, hingga bertumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di destinasi wisata.

Data dari WTTC menunjukkan bahwa kebijakan visa-free secara global mampu menghasilkan median pertumbuhan kedatangan wisatawan sebesar 16,6 persen setiap tahun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kebijakan penerapan jenis visa baru yang rata-rata hanya mendorong kenaikan kunjungan sebesar 8,1 persen per tahun.

Baca Juga :

Ada Spider-Man dalam Rilis Update OB40 Free Fire yang Bertemakan Jurasyik
Biodata dan Profil Rio Akbar Bahari, Guru Olahraga Peraih Medali Emas di SEA Games Filipina

Kemenpar juga menyoroti pentingnya peningkatan daya saing kebijakan visa Indonesia dibandingkan negara-negara lain di kawasan ASEAN. Saat ini jumlah negara yang mendapatkan fasilitas bebas visa ke Indonesia masih lebih sedikit dibandingkan Malaysia, Singapura, Thailand, maupun Vietnam.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan visa tetap harus mempertimbangkan berbagai aspek penting seperti keamanan nasional, prinsip resiprositas, serta kepentingan strategis negara.

Di sisi lain, Indonesia juga perlu memastikan sektor pariwisatanya tetap kompetitif di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Temuan dari kajian Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) turut memperkuat pandangan tersebut. Studi itu menunjukkan bahwa penyederhanaan maupun penghapusan sejumlah persyaratan masuk dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara antara 7,2 persen hingga 27 persen.

Karena itu, Kementerian Pariwisata berharap kolaborasi antar kementerian dan lembaga dapat terus diperkuat untuk merumuskan kebijakan bebas visa yang ideal. Tujuannya adalah menjaga kepentingan nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar bagi industri pariwisata Indonesia.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
TAGGED:Bebas VisaPariwisata
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

2 weeks ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

4 weeks ago
Travel

Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index