By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fakta-fakta Salt Therapy, Cara Nikita Willy Lindungi Anak dari Polusi Udara Jakarta
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Salt Therapy, Cara Nikita Willy Lindungi Anak dari Polusi Udara Jakarta

Terkini

Fakta-fakta Salt Therapy, Cara Nikita Willy Lindungi Anak dari Polusi Udara Jakarta

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Nikita Willy membagikan cara untuk melindungi anak dari polusi udara Jakarta yang semakin hari terus memburuk. Hal itu dilakukan untuk anaknya, Issa Xander Djokosoetono atau baby Izz.

Contents
Dapat Mengobati Paru-paruAtasi Kondisi Kulit dan AlergiSejarah Salt TherapyCara Mengatasi Polusi Udara ala Nikita Willy

Setelah menikah dan memiliki anak, Nikita Willy memang dikenal sebagai artis dengan gaya parenting yang kerap disorot dan bisa dijadikan contoh.

Salt Therapy merupakan salah satu pengobatan alami yang melibatkan garam kering untuk dihirup. Biasanya dilakukan di ruangan yang nyaman dan banyak diterapkan untuk anak-anak.

Lalu bagaimana fakta-fakta salt therapy? Berikut rangkumannya.

Dapat Mengobati Paru-paru

Terapi garam atau haloterapi memang dianggap sebagai pengobatan alternatif untuk masalah paru-paru, khususnya untuk mengatasi kondisi asma, bronkitis dan batuk.

Atasi Kondisi Kulit dan Alergi

Dilansir dari WebMD, saat melakukan terapi garam, seseorang dapat menghirup udara dengan partikel garam kecil untuk meningkatkan pernapasan.

Biasanya haloterapi ini dilakukan di ruang garam seperti spa. Bahkan terapi ini juga dapat membantu rileks serta mengatasi kondisi kulit dan alergi.

Sejarah Salt Therapy

Kemudian dikutip dari Salt of the Earth, terapi garam ini pertama kali ditemukan oleh seorang dokter Polandia, yakni Felix Boczkowski tahun 1843.

Dokter Felix saat itu menemukan fakta bahwa dibandingkan dengan orang luar lainnya, orang-orang yang bekerja di tambang garam sangat sedikit mengalami masalah pernapasan.

Baca Juga :

Hasil Empoli vs AS Roma, Azzurri Selamat dari Degradasi Bersama Udinese
Sumur Rakyat Bahlil Meledak! Produksi Minyak Tembus 400 Barel per Hari

Kemudian ia menghubungkan kejadian itu dengan aerosol garam yang dihirup para penambang. Saat para pekerja menambang garam, partikel garam berukuran mikro tersebar ke udara.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, tambang atau gua garam Eropa Timur menjadi tujuan wisata populer. Orang-orang dari seluruh dunia pun berkunjung untuk menghirup udara asin dan meredakan masalah paru mereka.

Cara Mengatasi Polusi Udara ala Nikita Willy

Diberitakan sebelumnya bahwa Nikita Willy mengajak putranya untuk bermain di sebuah lokasi serupa dengan gula pasir dan garam. Perempuan 29 tahun itu pun menyebut metode tersebut sebagai salt therapy.

Dalam unggahannya, Nikita Willy mengatakan bahwa sang anak bernama Issa itu tengah batuk/pilek. Namun karena udara di Jakarta tidak sehat, ia [un mencoba untuk melakukan salt therapy seminggu sekali.

“Issa sedang tidak batuk/pilek, tapi karena udara Jakarta tidak bagus jadi aku coba seminggu sekali melakukan salt therapy,” tulis Nikita lewat Instagram Storynya.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tips Lindungi Anak dari Polusi Udara ala Nikita Willy, Main Pasir Garam
Next Article Fakta-fakta Budiman Sudjatmiko Dipecat dari PDIP karena Dukung Prabowo Subianto
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index