By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Lewat Program Makmur, BUMN Dorong Kapasitas Petani Kopi dan Tingkatkan Produktivitas Tebu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Lewat Program Makmur, BUMN Dorong Kapasitas Petani Kopi dan Tingkatkan Produktivitas Tebu

Terkini

Lewat Program Makmur, BUMN Dorong Kapasitas Petani Kopi dan Tingkatkan Produktivitas Tebu

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas petani kopi di Indonesia untuk mendorong kualitas hasil produksi.

Contents
Peningkatan Produktivitas Dilakukan Tiga SisiTingkatkan Produktivitas Tebu

Upaya ini untuk meningkatkan produksi kopi di Indonesia, sinergi BUMN melalui inisiatif PMO Kopi Nusantara akan meningkatkan jumlah luas lahan kebun kopi yang menjadi area implementasi program Makmur Kopi di lima wilayah.

Adapun lima wilayah tersebut mencakup Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Bagian Selatan, dan Sumatera Bagian Utara.

Artinya dengan meningkatkan luas lahan tersebut, diharapkan replikasi model bisnis yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan produktivitas lahan dapat dilakukan secara masif di lokasi lainnya.

Peningkatan Produktivitas Dilakukan Tiga Sisi

Jadi peningkatan produktivitas akan dilakukan dari tiga sisi yaitu kenaikan kuantitas, penguatan kualitas, dan pengembangan adaptasi petani terhadap iklim.

Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara, Dwi Sutoro mengatakan jika produktivitas kopi rakyat Indonesia belum bisa bersaing dengan negara tetangga. Bisa saja dampak dari budidaya kopi yang belum menjadi komoditas utama bagi petani.

“Kalau kita melihat produktivitas kopi rakyat di Indonesia yang belum bisa bersaing dengan negara tetangga, bisa jadi adalah dampak dari budidaya kopi yang belum menjadi komoditas utama bagi petani,” kata Dwi Sutoro, Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara yang ditunjuk Menteri Erick Thohir menjadi nahkoda inisiatif Project Management Officer (PMO) Kopi Nusantara.

Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif untuk mendorong agar petani bisa fokus membudidayakan kopi sebagai mata pencaharian.

Bahkan kementerian BUMN juga berharap dengan implementasi program Makmur Kopi oleh PMO Kopi Nusantara dapat memajukan industri kopi di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan para petani kopi.

Baca Juga :

Jelang Nataru, Sat Lantas Polres Semarang Matangkan Skema Quick Response Kecelakaan
Gaya Fashion Anak Skena dan Starboy yang Viral di Media Sosial, Ekspresi Unik Remaja Masa Kini

Tingkatkan Produktivitas Tebu

Selain kopi, Kementerian BUMN juga berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu melalui program makmur di Desa Pasirbungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang Jawa Barat.

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto mengungkapkan bahwa panen tebu berhasil untuk meningkatkan produktivitas tanaman tebu dari 60 ton menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73%.

Lewat keberhasilan itu, Nugroho pun berharap agar petani tebu lainnya dapat bergabung dalam program Makmur sehingga bisa mendapatkan pendampingan dan meningkatkan produktivitas tanamannya.

“Melalui program Makmur, Pupuk Indonesia mendukung peningkatan produktivitas tanaman tebu dengan komitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan serta turut mengawal budidaya tebu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan swasembada gula,” demikian ungkap Nugroho saat mengikuti panen tebu bersama Pupuk Kujang Cikampek dan ID FOOD yang dihadiri oleh Asisten Deputi Industri Pangan Dan Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon.

Lebih lanjut Nugroho mengungkapkan bahwa keuntungan para petani tebu pun mengalami peningkatan 271% yaitu dari 7,06 juta per hektar menjadi Rp 26,2 juta per hektar.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Dapat Dukungan Jokowi, Erick Thohir Bentuk Dua Satgas untuk Percepat Bersih-Bersih PSSI
Next Article Produktivitas Petani Jagung di Karo Meningkat Usai Ikuti Program Makmur Erick Thohir
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index